Warga Jatisari Mengelola Sampah Organik Dengan budidaya Maggot

NEWSNUSANTARA, Malang _ Masyarakat Desa Jatisari, Kabupaten Malang, memiliki permasalahan sampah yang terbilang cukup serius. Adanya teguran oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat di daerah tersebut  terkait lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sangat dekat dengan jalan raya.
Berawal dari permasalahan tersebut, group KKN OPF Universitas Brawijaya mempunyai inisiatif untuk pengolahan sampah dengan produktif,  yang diketuai oleh Dr. Siti Asmaul Mustaniroh, STP, MP dari Fakultas Teknologi Industri Pertanian ini memanfaatkan Black Soldier Fly untuk mengolah sampah organik dan dapat digunakan untuk pakan ternak.
“Maggot BSF yang sudah di panen dapat digunakan sebagai pakan ternak, dikarenakan mempunyai kandungan asam amino dan protein mencapai 40 hingga 50 persen Pembudidayaan ini sendiri sudah sering dilakukan oleh beberapa masyarakat karena sangat mudah dikerjakan secara massal”, jelas Asmaul, Kamis (29/9/2022) kemarin.
Untuk proses budidaya maggot diawali dengan penyiapan 52 gram telur lalat dan untuk media penetasan telur dalam wadah plastik. “Alat  yang digunakan yaitu dedak yang dicampur dengan air  dalam kondisi lembab. Penambahan air pada dedak dilakukan 2 hari sekali agar tetap dalam kondisi lembab. Telur-telur tersebut diletakkan diatas penampang yang terbuat dari kawat yang memiliki pori-pori kecil dengan dilapisi tisu agar telur tidak bersentuhan langsung dengan media karena telur akan mati. Proses penentasan telur berlangsung selama 3-5 hari”, tambahnya
“Media pembesaran menggunakan rak dari kayu. Pada proses ini, dibutuhkan sampah organik sebagai pakan maggot untuk berkembang. Sampah organik yang digunakan biasanya berasal dari sampah dapur. Sampah-sampah tersebut  dihaluskan terlebih dahulu agar dapat dicerna oleh maggot”, imbuhnya.
Asmaul juga menambahkan “Dalam satu wadah penetasan yang berisi 2 gram telur, membutuhkan 2 kilogram media pembesaran Sedangkan pada saat pembesaran maggot, untuk 1 kg maggot membutuhkan 4 kg sampah organik sebagai pakan maggot. Setelah berumur 15-20 hari maggot dapat dipanen. Proses panen maggot dilakukan dengan menggunakan ayakan senderhana”
“Maggot yang sudah dipanen dapat dijual dan dijadikan sumber protein untuk pakan ternak sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Jatisari”.
Hasil dari kegiatan KKN OPF yaitu dengan adanya teknologi budidaya maggot yang sederhana ini dengan biaya yang rendah ini dapat memproduksi 150 kg maggot yang dijadikan alternatif dalam mengolah sampah organik secara sehat dan ekonomis, yang lebih pentingnya lagi  untuk meningkatkan pendapatan dari masyarakat Desa Jatisari. Tutupnya (Hmz).
Bagikan :

Anggaran Rp 31 Miliar untuk Perbaikan Jalan Dalam Kota

Wakil Bupati Berau Gamalis, tinjau sejumlah titik jalan dalam kota yang mengalami kerusakan

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Wakil Bupati Berau Gamalis meninjau puluhan titik jalan rusak di Kecamatan Tanjung Redeb, Jumat (30/9). Dalam kegiatannya itu, setidaknya ada 35 titik di 6 lokasi kerusakan jalan yang cukup parah. Pemkab anggarkan Rp 31 miliar untuk perbaikan.

Gamalis yang didampingi Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi mengatakan, puluhan titik jalan yang rusak itu akan dilakukan penanganan. Kerusakannya sudah dilakukan inventarisasi, begitu juga kisaran anggarannya.

“Panjang penanganan kurang lebih 7,5 Km. Itu sudah termasuk 35 titik yang jalan rusak tersebar di Tanjung Redeb. Estimasi anggarannya Rp 31 miliar,” jelasnya.

Sementara, untuk sedimen maupun rumput yang ada di drainase di sekitar jalan, dirinya menegaskan juga akan jadi prioritas. Bahkan, dirinya juga sudah meminta DLHK Berau, untuk segera melakukan penanganan. Sebab kata dia, jika itu tidak dibersihkan, akan berdampak pada perbaikan jalan nanti.

Wakil Bupati Berau Gamalis, tinjau sejumlah titik jalan dalam kota yang mengalami kerusakan

Peningkatan jalan dalam kota sangat penting dilakukan. Apalagi, Tanjung Redeb merupakan representasi wajah dari Kabupaten Berau. Makanya kalau memungkinkan, memang harus diperbaiki jalan tengah kota ini. Juga genangan-genangan air, itu kalau boleh sudah tidak ada terjadi lagi.

“Sudah saya instruksikan DLHK agar ditindaklanjuti. Genangannya akan menjadi kendala perbaikan jalan nanti. Terutama ketika hujan. Jadi harus dibersihkan. Apalagi ada beberapa titik jalan, juga tidak ada drainasenya,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi mengatakan, untuk perbaikan jalan lingkar dalam kota tersebut dianggarkan melalui APBD Perubahan 2022. Memang, banyak titik yang harus diperbaiki, karena ada kerusakan jalannya juga berbeda-beda.

“Kami melihat dulu kondisi existingnya. Karena, ada yang bisa dilakukan overlay aspal kalau pondasinya cukup bagus. Tapi, kalau pondasinya rusak, itu diperbaiki dulu pondasinya, dibongkar dan dicor. Ketika sudah bagus, baru kemudian diaspal,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya hanya fokus untuk perbaikan jalan di dalam kota Tanjung Redeb saja. Di katakan Junaidi, untuk sementara ini, pihaknya masih menyelesaikan dokumen lelang fisik yang diperkirakan akan selesai sepekan ke depan.

Meski tidak memiliki banyak waktu tersisa, namun dirinya optimis pekerjaan tersebut dapat selesai pada Desember mendatang. Apalagi, pihaknua juga memiliki pengalaman, untuk satu hari pengaspalan bisa sampai 500 meter dengan lebar 6 meter.

“Contoh saja, untuk Jalan Pulau Derawan panjangnya hanya sekitar 194 meter, sehari bisa selesai. Mudah-mudahan, peralatan dan cuaca tidak kendala, sehingga pekerjaan berjalan cepat, dan pekerjaan kontruksi bisa selesai dengan cepat,” pungkasnya. (/)

Bagikan :

134 Casis Bintara Polri Rekrutmen Proaktif Polda Kaltim Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap I

SELEKSI: Calon Bintara Polri Rekpro Polda Kaltim sebanyak 136 orang dan yang hadir pada Pemeriksaan Kesehatan Tahap I 134 orang

NEWSNUSANTARA, BALIKPAPAN- Diketahui bahwa, pendaftaran Bintara Polri Rekrutmen Proaktif, dimulai 26 September hingga 16 Oktober 2022.

Hal tersebut dibenarkan, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo, SIK MT. “Hari ini penerimaan Bintara Rekpro sudah berada di tahap Pemeriksaan Kesehatan Tahap I”, ujarnya (29/9/2022).

Karo SDM Polda Kaltim Kombes Pol Ari Wibowo SIK MH menjelaskan, untuk diketahui jumlah Calon Bintara Polri Rekpro Polda Kaltim sebanyak 136 orang dan yang hadir pada Pemeriksaan Kesehatan Tahap I 134 orang

Kombes Ari memastikan bahwa pelaksanaan pendaftaran hingga perekrutan Bintara Polri Rekpro bersih bebas dari KKN, serta pendaftaran Bintara Polri Rekpro diselenggarakan secara gratis tidak dipungut biaya.

SELEKSI: Calon Bintara Polri Rekpro Polda Kaltim sebanyak 136 orang dan yang hadir pada Pemeriksaan Kesehatan Tahap I 134 orang

“Maka, oleh sebab itu, kepada calon Bintara Polri Rekpro untuk mempersiapkan diri mengikuti tes dan lulus atau tidaknya kembali kepada diri sendiri,” ucap Kombes Ari. (*/nyo/sar)

Bagikan :

HUT ke-1262 Kabupaten Malang Dimeriahkan dengan Event Kajuaraan Olahraga

62Para peserta Road race dan Supermoto memperingati HUT ke-1262
NEWSNUSANTARA.COM  – MALANG –  Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1262 Kabupaten Malang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, berbagai kegiatan menarik telah disiapkan bahkan sudah di mulai.
Adapun rangkaian kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Malang tersebut, yakni kejuaraan supeemoto 2022.yang di selenggarakan di halaman Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang.
Dalam hal ini , Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Malang, Subur Hutagalung ditunjuk langsung oleh bupati sebagai Ketua panitia ke-1262 Kabupaten Malang.
“Untuk legiatan dalam menyambut HUT Kabupaten Malang Supaya berjalan lancar, maka dilakukan rapat koordinasi (Rakor) yang melibatkan seluruh stekholder yang berkaitan,” ucapnya,  Kamis (29/9/2022).
Digelarnya Rakor itu bertujuan supaya diketahui kesiapan beberapa event yang akan digelar, dimana setiap cabang olahraga harus memaparkan bagaimana kesiapannya secara umum.
“Dapat dikatakan bahwah rakor ini hanya untuk memastikan kesiapan dari berbagai event kegiatan olahraga itu, perizinannya bagaimana, dan venuenya, ada kendala atau tidak,” jelasnya.
Dari berbagai event, beberapa di antaranya sudah digelar. Namun kedepannya masih banyak event yang juga akan diselenggarakan, dengan harapan dorongan dari seluruh masyarakat Kabupaten Malang agar Kabupaten Malang bertambah maju.
“Bahkan Sebelumnya kita sudah menggelar event balap sepeda dan kejuaraan Road race dan Supermoto. Kemudian juga ada event Kejuaraan Renang, Kejurprov Taekwondo, Sepatu Roda Piala Bupati, dan juga event Porwanas”, tandasnya.(Hmz).
Bagikan :

Bersama Kendalikan Inflasi dan Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri

Foto : (kanan) Bupati Berau, Sri Juniarsih mas mengikuti pertemuan pengarahan Presiden RI, Joko Widodo, di Jakarta Convention Center (JCC)

NEWSNUSANTARA,Jakarta – Bupati Berau, Sri Juniarsih mas mengikuti pertemuan pengarahan Presiden RI, Joko Widodo, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/9/2022). Pertemuan ini diikuti para menteri, gubernur, pangdam, kapolda, Kajati, serta bupati dan wali kota se Indonesia.

Dalam arahannya Presiden Jokowi menekankan tiga poin penting untuk menjadi perhatian bersama, diantaranya pengendalian inflasi di daerah, tindak lanjut aksi afirmasi bangga buatan Indonesia dan mengenai pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Arahan langsung Presiden, ditegaskan Bupati Sri Juniarsih menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Berau. Upaya pengendalian inflasi terus dilakukan dengan tim terpadu lintas sektor yang terus melakukan monitoring dan pengawasan dilapangan . Serta kegiatan operasi pasar murah yang secara berkala dilakukan pemerintah melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag). “Tadi bapak Presiden menekan kepada kita semua untuk bersama sama menurunkan angka inflasi. Seperti saat kita bersama menurunkan angka covid-19. Saat ini kita bersama menekan inflasi,” ungkapnya.

Bupati Berau Sri Juniarsih

Selanjutnya dalam penekanan bangga buatan Indonesia dijelaskannya Pemkab Berau telah menindaklanjuti kebijakan pemerintah untuk setiap pengadaan barang dan jasa di pemerintah daerah menggunakan produk dalam negeri. Hal itu menjadi perhatian serius dan telah ditindaklanjuti dengan instruksi ke setiap organisasi perangkat daerah. “Kebijakan ini telah menjadi perhatian serius dan telah kita tindak lanjuti dengan pengadaan barang dan jasa menggunakan produk dalam negeri,” tegasnya.

Pemkab Berau juga terus mendorong dan mengkampanyekan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus menggelorakan bangga buatan Indonesia. Ini tentu akan semakin mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Terutama produk dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang sebelumnya terdampak karena covid-19. “Kita juga terus mendorong pengembangan UMKM yang tersertifikasi sehingga mampu berdaya saing,” ucapnya.

Terkait penekanan angka kemiskinan Bupati Sri Juniarsih menegaskan komitmen Pemkab Berau yang memberikan atensi serius dalam penanganan kesejahteraan rakyat. Melalui program prioritas yang telah ditetapkan muaranya meningkatkan kesejahteraan dan terus berupaya menekan angka kemiskinan. “Sesuai dengan visi dan misi daerah serta program prioritas kita sangat serius dalam upaya percepatan penghapusan angka kemiskinan,” tandasnya (Hms)

Bagikan :

Tingkatkan Koordinasi dan Sinergi, Polda Kaltim Gelar FGD dengan Obvitnas dan Obter Se-Kalimantan Timur

SINERGI: FGD bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas antara Polda Kaltim dengan Obvitnas dan Obter dalam mengantisipasi permasalahan di wilayah Polda Kaltim.

NEWSNUSANTARA, BALIKPAPAN- Polda Kalimantan Timur menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan Pimpinan obvitnas dan obter se Kalimantan Timur terkait Peningkatan Koordinasi dan Sinergitas Obvitnas dan Obter Guna Mengantisipasi Berbagai Permasalahan di Wilayah Hukum Polda Kalimantan Timur. FGD berhasil terlaksana di Hotel Platinum, Kamis (29/9/2022).

Karo Ops Polda Kaltim Kombes. Pol. Frans Barung Mangera, S.I.K.mengungkapkan, FGD tersebut digelar bersama Pimpinan obvitnas dan obter se Kalimantan Timur.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas antara Polda Kaltim dengan Obvitnas dan Obter dalam mengantisipasi permasalahan di wilayah Polda Kaltim ,” ungkap Kombes Barung.(*/nyo)

SINERGI: FGD bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas antara Polda Kaltim dengan Obvitnas dan Obter dalam mengantisipasi permasalahan di wilayah Polda Kaltim.
Bagikan :

Pemkab Berau Lanjutkan Kerja Sama dengan UMY

NEWSNUSANTARA,Yogyakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperpanjang kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Yang ditandai dengan dilakukannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Berau Sri Juniarsih dengan Rektor UMY, Gunawan Budiyanto di Kampus UMY, Rabu (28/9).

Bupati Berau Sri Juniarsih, penandatangan nota kesepahaman antara Universitas Muhammadiyah Yogjakarta dengan pemerintah kabupaten Berau.

Nota kesepahaman ini bertujuan untuk mensinergikan peran dan fungsi masing-masing dengan prinsip saling menguntungkan bagi peningkatan pembangunan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di Kabupaten Berau.

Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengambangan, pengabdian kepada masyarakar, pengembangan sistem teknologi informasi dan inovasi daerah, serta bidang lain yang disepakati Pemkab Berau bersama UMY.

Bupati Berau Sri Juniarsih, menyambut baik kerja sama Pemkab Berau dan UMY dalam kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat melalui pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi.

Para peneliti dan pakar di perguruan tinggi, jelas Sri Juniarsih, memiliki peranan penting dalam mendorong pembangunan daerah. Kebijakan yang diambil pemerintah daerah perlu didukung hasil kajian dari para peneliti dan ahli dari perguruan tinggi.

“Sehingga dengan kerja sama ini kita berharap para peneliti dan pakar dari UMY dapat membantu Pemkab Berau,” harap bupati.

Dalam bidang pendidikan, lanjut bupati, banyak putra-putri Berau yang menempuh pendidikan di UMY. Dengan kerja sama yang dilakukan diharapkan akan semakin banyak lagi anak-anak Berau yang mendapat kesempatan menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia ini.

“Kita berharap ada kemudahan bagi putra-putri daerah yang ingin kuliah di semua jurusan yang ada di UMY,” ucapnya.

Tidak hanya melakukan penandatanganan MoU saja, dalam kesempatan itu, Bupati Sri Juniarsih juga diminta menjadi Public Lecture atau memberikan kuliah umum di Prodi Ilmu Pemerintahan dengan tema Pembangunan Daerah di Era Digital.

Bupati Berau Sri Juniarsih, penandatangan nota kesepahaman antara Universitas Muhammadiyah Yogjakarta dengan pemerintah kabupaten Berau.

Berbagai program dan terobosan yang dilakukan Pemkab Berau sebagai implementasi dari visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Berau dipaparkan dalam kuliah umum.

Bupati juga memaparkan berbagai kebijakan dalam membangun Bumi Batiwakkal yang dimulai dengan membangun dari pinggiran yaitu memperkuat kampung- kampung dengan mengalokasikan anggaran yang cukup besar ke kampung.

“Meskipun secara umum Kabupaten Berau mengalami penurunan anggaran, namun tak terasa bagi pembangunan di kampung-kampung,” pungkasnya. (/ADV)

Bagikan :

Bupati Malang Minta Ada Moratorium Terhadap Penebangan Pohon

Bupati Malang Sanusi  saat menghadiri penanaman pohon dalam rangka peringatan Hari Gunung .
NEWSNUSANTARA, MALANG – Perihal hutan gundul ,Bupati Malang HM. Sanusi meminta ada moratorium penebangan hutan yang terbilang dilakukan secara masif. Pastinya hutan yang berada di wilayah Kabupaten Malang khususnya.
“Kami pemerintah Kabupaten Malang , berharap kepada para generasi agar bisa menyelamatkan hutan. Dan itu harus kita melopori,” ujar Sanusi saat menghadiri penanaman pohon dalam rangka peringatan Hari Gunung .
Pada situasi hutan yang semakin jarang pohonnya, ia  berharap agar sebagian orang yang berpikir mencari uang di hutan dengan menebang pohon agar bisa menghentikan aktivitas itu.
“Kita tanam , ini yang menanam pohon malah jangan sampai melopori ikut menwbang,” ujar Sanusi.
Bberdasarkan informasi yang dihimpun, Perhutani berencana  melakukan penebangan pohon di lahan seluas hingga 10 hektare di Kabupaten Malang. Bahkan Rencana itu ia sebut akan dilakukan setiap setahun sekali.
“Jadi kita mendapat info , laporannya di Perhutani itu, ada rencana penebangan setiap tahun 10 hektare,” terang Sanusi.
Dirinya meminta agar mahasiswa bisa membuat gerakan dan meminta kepada presiden untuk memoratorium penebangan hutan. Terkhusus, hal itu juga ia sampaikan kepada mahasiswa yang tergabung di organisasi mapala.
“Kita minta mahasiswa untuk bergerak karena masa depan (hutan) ini punya mahasiswa anak cucu kita atau generasi penerus , Kalau hutannya gundul, yang sengsara mahasiswa dan generasi selanjutnya karena oksigen semakin menipis,” kata Sanusi.
Untuk itu pihaknya berharap , untuk aktivitas penebangan pohon yang dilakukan secara liar agar  bisa dihentikan. Sebab, dirinya menilai, dampaknya sudah mulai terlihat. Salah satunya terjadinya banjir bandang di Kota Batu beberapa waktu lalu dan secara tidak langsung juga berdampak ke Kabupaten Malang.
“Yang jelas , Tidak usah ada penebangan, karena dampaknya sudah jelas. Hutan gundul itu, banjir di mana-mana. Batu yang tidak pernah banjir, tahun kemarin banjir. Kekurangan air di mana-mana,” urai  Sanusi.
“Yang jelas pelaku penebangan itu bukan dari masyarakat ,  mana bisa masyarakat nebang. Yang ada bakal dipenjara. Tapi kalau yg nebang puluhan hektare atas nama itu, ya jalan. Makanya saya meminta mahasiswa untuk kelestarian lingkungan, untuk minta ke presiden ada moratorium penebangan hutan,” pungkas Sanusi. (Hmz).
Bagikan :

Operasi Zebra 2022 Bakal Digelar, Ada 7 Sasaran Prioritas

Kasatlantas Polres Berau AKP Edo Damara Yudha

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB – Satuan Lalu Lintas Polres Berau, akan melaksanakan Operasi Zebra 2022.

Operasi yang akan digelar selama dua pekan mulai 3 Oktober 2022 ini, menyasar pada pengendara yang tidak melengkapi kelengkapan berkendara atau kendaraan tanpa surat.

“Sasaran yang menjadi prioritas saat Operasi Zebra adalah pengendara yang tidak melengkapi kelengkapan berkendara. Tak hanya itu, juga akan ditindak pengendara roda dua dan empat yang melanggar seperti melawan arus,” ujar Kasatlantas Polres Berau AKP Edo Damara Yudha, Rabu (28/9/2022).

Ia meminta masyarakat tidak saja mematuhi aturan lalu lintas saat polisi melakukan operasi penertiban, tapi juga dibiasakan setiap waktu demi keselamatan bersama.

“Tujuan dari Operasi Zebra untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara serta menekan kecelakaan yang sering terjadi. Meskipun operasi nanti berakhir, kami harap masyarakat tetap patuh pada aturan lalu lintas,” katanya.

Selama Operasi Zebra 2922, polisi tetap akan bersikap tegas dengan tetap mengedepankan tindakan preemtif atau imbauan dan pendeketan kepada masyarakat.

Sedikitnya, ada 7 prioritas pelanggaran yang akan ditindak, berikut rinciannya.

1. Berkendara sambil main HP
2. Pengemudi dibawah umur
3. Berbonceng lebih dari 1 orang
4. Tidak menggunakan helm SNI
5. Mengemudi dalam pengaruh alkohol
6. Melawan arus
7. Pengemudi kendaraan roda empat tidak menggunakan safety belt

“Kita harap para pengendara patuh dan tertib pada peraturan berlalu-lintas,” pungkasnya.

Bagikan :

Polisi Dicegat Tersangka yang Hendak Ngatar Sabu Sabu

Pelaku yang berinisial MD (45) jadi tersangka,karena jadi kurir mengantar sabu sabu .tersangka diamankan di Polsek sambaliung 

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB – Seorang pria diringkus Polsek Sambaliung lantaran diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika, di Jalan Tanjung Baru I Kelurahan Sambaliung Kecamatan Sambaliung, pada Senin (26/9/2022).

Kapolsek Sambaliung AKP Iwan Purwanto menuturkan, awalnya, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya dugaan peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Sambaliung. Pihaknya pun segera melakukan penyelidikan.

“Didapat satu orang yang diduga pengedar narkoba. Petugas pun membuntuti pelaku yang berkendara menuju Jalan Tanjung Baru I, Kelurahan Sambaliung,” jelasnya, Selasa (27/9/2022).

Pelaku yang berinisial MD (45) itu pun segera diringkus polisi. Dari hasil penggeledahan terhadap pelaku, didapat satu poket kecil yang diduga narkotika jenis sabu yang disimpan didalam plastik klip kecil dan dibungkus selembar tisu.

“Sabu itu didapat di dalam saku celana pelaku,” bebernya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu poket kecil diduga narkotika jenis sabu, satu telepon seluler warna biru, satu lembar tisu yang digunakan sebagai tempat menyimpan tisu dan satu unit sepeda motor warna biru muda.

“Berat kotor satu poket kecil sabu tersebut adalah 0,65 gram,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam Pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) dan atau pasal 127 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Karena ternyata dari hasil pemeriksaan tes urine, pelaku juga merupakan pengguna,” bebernya.

Saat ini pelaku telah dibawa ke Mapolres Berau untuk diproses lanjut. Pihaknya pun saat ini masih melakukan penyelidikan terkait asal dari barang tersebut.

“Masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Bagikan :