Komitmen PT Berau Coal Dukung Perayaan Hari Jadi, Hingga Sumbang 1 Ton Ikan Segar

Manajemen PT Beraucoal mensukseskan peringatan hari jadi Kabupaten Berau ke-69

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB- PT Berau Coal dan mitra kerja turut serta mensukseskan peringatan hari jadi Kabupaten Berau ke-69 dan Kota Tanjung Redeb ke-212, yang diperingati pada 15 September. Rangkaian kegiatan peringatan hari jadi tersebut, dilaksanakan oleh Pemkab Berau mulai 10 hingga 18 September 2022.

Berbagai acara keramaian dilaksanakan, diantaranya ada tablig akbar, pawai budaya, pesta hiburan rakyat, Irau Manutung Jukut, lomba perahu panjang, dan masih banyak kegiatan adat lainnya.

PT Berau Coal dan mitra kerjanya yang terdiri dari PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), PT Pamapersada Nusantara, PT Dian Ciptamas Agung, PT Asian Bulk Logistic, PT Madhani Talatah Nusantara, PT Fajar Anugerah Dinamika, PT Kaltim Diamond Coal, PT Ricobana Abadi, PT Mutiara Tanjung Lestari, PT DNX Indonesia dan PT Yusrina Borneo Quantum, mendukung program-program pemerintah daerah. Dan memeriahkan pesta rakyat yang selama ini sudah tertunda dua tahun lamanya akibat pandemik.

Tidak hanya itu, PT Berau Coal dan mitra kerjanya, juga memberikan ikan sebanyak 1 ton kepada masyarakat secara gratis, melalui Pemkab Berau pada acara Irau Manutung Jukut, yang elama ini rutin dilakukan Pemda Berau.

Corporate Communication Superintendent PT Berau Coal, Rudini menyampaikan, dukungan pelaksanaan hari jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb, merupakan bentuk partisipasi Berau Coal dan mitra kerjanya, dalam mensukseskan program pemerintah daerah.

“Partisipas Berau Coal dan mitra kerjanya, pihak swasta lain dan juga Kadin Berau merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi dalam memeriahkan pelaksanaan hari jadi,” ujarnya, Minggu (18/09/2022).

“Selain itu, dukungan kegiatan ini juga untuk mendukung promosi pariwisata Kabupaten Berau, karena agenda di dalamnya cukup banyak kegiatan adat istiadat dan acara yang menjadi daya tarik wisata Berau” tambah Rudini.

Selain itu, Rudini menambahkan dukungan ikan sebanyak 1 ton oleh PT Berau Coal dan mitra kerjanya, merupakan dukungan rutin yang selama ini dilakukan untuk memeriahkan pesta bakar ikan untuk masyarakat Berau.

“Selain itu, kami dan mitra kerja juga melayani masyarakat pada stand bakar ikan yang kami buka. Kami merasa senang, karena stand kami banyak dikunjungi oleh masyarakat Berau. Terima kasih untuk masyarakat Berau yang telah berkunjung,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih mengapresiasi dan Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Khususnya kepada PT Berau Coal dan mitra kerjanya, yang telah membantu Pemkab Berau, dalam menggelar berbagai rangkaian hari jadi, terutama Irau Manurung Jukut dengan menyumbang 1 ton ikan segar.

Menurutnya, selama ini Berau Coal dan mitra kerjanya, selalu turut serta berkontribusi mensukseskan rangakaian acara hari jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb tahun 2022 ini. Tanpa kerja sama semua pihak, perayaan hari jadi tidak akan berlangsung meriah.

“Ini menjadi bukti, bahwa Berau Coal dan mitra kerjanya, sangat pro aktif membantu dan mendukung pemerintah daerah dalam kegiatan perayaan hari jadi ini,” jelasnya.

Lebih lanjut kata dia, meskipun terdapat kekurangan dalam perayaan kali ini, dirinya akan melakukan evaluasi. Dan berjanji akan menggelar Irau Manutung Jukut di tahun depan lebih meriah lagi. Secara keseluruhan, semua peserta dan ribuan masyarakat yang hadir, sangat antusias mengikuti kegiatan Irau Manutung Jukut tersebut.

“Kami meminta maaf jika ada kekurangan dalam penyelenggaraan kali ini. Semoga tahun depan kita bisa rayakan lebih besar dan lebih meriah lagi,” pungkasnya. (/).

Bagikan :

Siapkan 12 ton ikan segar, Bupati Berau Sebut Masyarakat Antusias

Bupati Berau Sri Juniarsih didampingi suami Kombespol Edy Suswanto saat membakar ikan di Irau Manutung Jukut, di Tanjung Redeb, Sabtu (18/09/2022).

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB- Perayaan Irau Manurung Jukut dalam rangka memperingati hari jadi Kota Tanjung Redeb ke 212 dah Kabupaten Berau ke 69, merupakan event yang paling ditunggu masyarakat Berau. Benar saja, Minggu (18/9/2022), sejumlah ruas jalan yang menjadi lokasi tempat bakar ikan dipenuhi ribuan masyarakat pengunjung. Panitia penyelenggara menyiapkan kurang lebih 12 ton ikan segar.

Dalam event itu juga, seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Berau juga turut hadir, dan ikut serta membakar ikan di tepian Jalan Ahmad Yani. Bupati Berau, Sri Juniarsih mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah turut serta mensukseskan Irau Manutung Jukut ini. Di mana kata dia, acara tersebut sudah 2 tahun terakhir, tidak diselenggarakan lantaran Pandemik COVID-19.

“Saya melihat peserta dan masyarakat sangat antusias mengikuti acara ini. Semua senang dan gembira,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, dirinya mengatakan dalam pesta tersebut, penyelenggara kegiatan menyiapkan kurang lebih 12 ton ikan segar yang dibagikan secara gratis kepada peserta. Seperti kelompok RT, sekolah, hingga perguruan tinggi.

Dikatakannya, Irau Manutung Jukut menjadi salah satu agenda yang paling banyak ditunggu masyarakat Kabupaten Berau. Bahkan, kegiatan itu akan menjadi agenda rutin pemerintah daerah setiap tahun. Tidak hanya dalam rangka memperingati hari jadi saja, tetapi juga sebagai bentuk promosi wisata Kabupaten Berau.

“InsyaAllah ini akan jadi agenda tahunan kita,” jelasnya

Lebih lanjut kata dia, meskipun terdapat kekurangan dalam perayaan kali ini, dirinya menegaskan akan melakukan evaluasi dan perbaikan. Dan berjanji, akan menggelar Irau Manutung Jukut di tahun depan lebih meriah lagi.

Secara keseluruhan kata Sri, semua peserta dan ribuan masyarakat yang hadir, sangat antusias mengikuti kegiatan Irau Manutung Jukut tersebut.

“Kami meminta maaf jika ada kekurangan dalam penyelenggaraan kali ini. Semoga tahun depan kita bisa rayakan lebih besar dan lebih meriah lagi,” pungkasnya. (/ADV)

Bagikan :

Cerita Penulis Mendampingi Hari-hari Akhir Prof Azyumardi Azra Ketua Dewan Pers “Sungguh Cahaya”

 

Penulis Bersama Prof Azra Sambil Minum Kopi

NEWSNUSANTARA.COM, JAKARTA -Berikut cerita singkat Yadi Hendriana. “Kang, kapan berangkat ke Padang, saya sudah sampai hari Jumat ini”, di ujung telepon suara Prof Azra yg khas terdengar. Beliau telepon pada Jumat sore, 9 September di Padang. Saat itu Prof Azra akan roadshow di Sumatera Barat didampingi Mas Agung Wakil Ketua Dewan Pers, Mas Totok Anggota Dewan Pers dan Mas Irwan Staf Dewan Pers. Saya rencana ikut roadshow tapi bergantian dengan Mas Totok, saya berangkat Minggu siang.

“Saya berangkat hari Minggu siang Prof, kebetulan acara saya hari Senin di Tanah Datar untuk literasi media bersama Prof dan Mas Waka”, jawab saya. “Oke kang saya tunggu, ” jawab Prof di ujung telepon.

Hari Minggu saya flight ke Padang dilanjutkan perjalanan ke Bukittinggi. Yang mengagetkan saya justru dijemput Mas Agung di air port. “Saya jemput kang Yadi biar bisa bareng bareng beli pesanan Prof ikan bilih di Danau Singkarak, beliau maunya beli di sana, ” kata Mas Agung. “Oke mas kita ke singkarak dulu membeli pesanan Prof, ” saya menyela.

Di tengah perjalanan setelah kami makan siang di Lamun Ombak, Prof kembali WA. “Kang sudah di Padang?,” tanya beliau. “Sudah Prof, saya mau ke Singkarak dulu membeli ikan bilih, ” ungkap saya. “Oke Kang, nanti malam kita makan malam di hotel ya, sambil ngobrol-ngobrol”, tegas Prof di pesan WA.

Setelah kami membeli ikan bilih pesanan Prof, saya bersama Mas Agung melanjutkan perjalanan ke Bukittinggi, sesampainya di hotel, kami tidak sempat bertemu, Prof sedang beristirahat. Sampai pagi baru bertemu sarapan dan jalan satu mobil menuju Tanah Datar untuk literasi media. Sambil menunggu keberangkatan, Prof ngajak berdiskusi tentang kemerdekaan pers, kebetulan tanggal 23 September kami akan memperingati Kemerdekaan Pers tepat 23 tahun disahkan UU Pers No 40 Tahun 1999. Acara juga akan dikemas diskusi tentang pers dan kontestasi 2024 dan launching aplikasi pengaduan. Acara ini kemudian kami undur karena Prof “berpulang”.

Prof mengingatkan, “Pers jangan terlena dengan kebebasan yang diberikan, Dewan Pers terus mengkampanyekan konten-konten sehat biar kebebasan tidak kebablasan, kita harus tunjukkan kepada publik”. Dan pesan ini yang kemudian disampaikan dalam literasi media di Tanah Datar.

Senin sore setelah selesai literasi media di Tanah Datar, kami diajak Prof menuju Desa Wisata Pariangan. Sambil makan kacang dan seruput kopi kawah, Prof menikmati pemandangan tanah leluhurnya, diiringi saluang lagu melayu yang syahdu.

“Saya menikmati betul suasana ini, ” ungkap Prof. Hari senja, kemudian kami kembali ke hotel. Karena lelah, Prof, saya, mas Agung dan mas Irwan sepakat istirahat lebih cepat. “Kang Yadi besok jam 5.30 pagi kita ketemu ya, sebelum kang Yadi ke air port, sarapan bareng, ” katanya.

Tak disangka, jam 05.45 Wib sudah turun dan sempat ngobrol ngalor ngidul sambil menemani sarapan. “Saya setelah dari Padang rencana mau ke Malaysia menghadiri undangan Anwar Ibrahim, ” ungkap Prof. “Prof jaga kesehatan, aktivitas Prof tidak berhenti, ” saya menimpali. Prof tidak menjawab. “Ayo Kang, takut kang Yadi ketinggalan pesawat, ” ujar Prof. Jam menunjukkan pukul 06.45 WIB, Prof meminta saya untuk segera menuju lobby hotel, wajar karena perjalanan Tanah Datar air port 2 jam lebih dan perjalanan tidak bisa diprediksi. Tak seperti biasanya, Prof mengantar saya sampai lobby bahkan sampai saya naik kendaraan. Saya sempat larang Prof. “Prof tidak usah diantar, Prof istirahat saja”. Prof tersenyum, kemudian melambaikan tangan. Saya sempat melihat Prof yang bercahaya, tersenyum dan melambaikan tangan. Saya harus kembali ke Jakarta, tidak bisa menemani Prof yang masih punya agenda bertemu Gubernur Sumbar.

Saya mengenang Prof yang luar biasa, beberapa hari sebelum ke Padang, saya sempat menemani Prof tugas ke Bali dan sama sama makan siang di daerah Ubud. Prof sangat menikmati. “Saya merindukan suasana santai seperti ini”, ungkap Prof. Kami makan di sela sela kesibukan Prof membuka kegiatan penyegaran ahli pers yang digagas Mas Arief Zulkifli dan Mbak Ninik. Sebelumnya Prof terlibat aktif dalam lobby RKUHP, ikut bertemu Prof Mahfud, seluruh Fraksi di DPR, Komisi 3 dan Wamenkumham. Legacy Prof Insya Allah akan lahir, Prof memberikan sesuatu yang luar biasa meskipun singkat berada di Dewan Pers. Kami mencintai Prof, kami sayang sama Prof. Selamat jalan Prof, kami akan ingat dan laksanakan pesan Prof. (Yadi Hendriana)

Bagikan :

Masyarakat Terkena Banjir, Satgas Pamtas Yonarmed 5/105 Tarik/PG Laksanakan Karya Bakti

TERKENA BANJIR: Warga bersama Satgas Pamtas Yonarmed 5/105 Tarik/PG membersihkan material kayu yang menghambat aliran sungai. Juga membantu warga memperbaiki sawah yang diterjang banjir. (Foto/pendam vi)

NEWSNUNTARA.COM,KRAYAN- Selama 2 pekan hujan terus mengguyur seluruh Kecamatan Krayan sehingga terdapat beberapa titik terjadi tanah longsor yang mengakibatkan jalan tidak bisa dilalui warga dan banjir bandang yang mengakibatkan aliran sungai terhambat oleh material kayu dan pasir sehingga aliran sungai terhambat oleh material tersebut. Dampak yang terjadi adalah persawahan warga rusak serta material kayu yang masih menutup aliran sungai.

Atas instruksi Camat Krayan Roni Firdaus dibantu oleh Wadansatgas Mayor Arm Norman Prasetya Budiman, Danramil Krayan Kapten Inf Joan Agus, Kapolsek Krayan Ipda Hermanto, LSM K2TG, Tim dari BPBD dan Tim dari Dinas Pertanian Kabupaten serta Kepala Desa Wa’laya Melkias dan seluruh warga sekitar Desa Wa’laya bersama-sama melaksanakan pembersihan material kayu yang berada di sawah dan sungai yang mengakibatkan aliran air terhambat. Dalam kegiatan Karya Bakti tersebut Kepala Desa Wa’laya Melkias sangat berterima kasih yang tak terhingga atas kegiatan karya bakti tersebut. “Aliran sungai bisa lancar kembali dan tidak terhambat lagi oleh material kayu golondongan yang terbawa oleh banjir bandang tersebut,’ kata Melkias.

TERKENA BANJIR: Warga bersama Satgas Pamtas Yonarmed 5/105 Tarik/PG membersihkan material kayu yang menghambat aliran sungai. Juga membantu warga memperbaiki sawah yang diterjang banjir. (Foto/pendam vi)

Camat Krayan Induk Roni Firdaus yang memimpin Karya Bakti tersebut menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat ditunggu oleh masyarakat karna giat ini adalah bukti bahwa kita sebagai instasi pemerintah harus selalu membantu dan langsung turun tangan untuk memberikan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Dansatgas Mayor Arm Yan Octa Rombenanta menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti adalah upaya Satgas Pamtas Yonarmed 5/105 Tarik/PG untuk membantu masyarakat yang kesusahan. “Sehingga dampak dari adanya bantuan dari Satgas Yonarmed 5 dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (*/noy/sar)

Bagikan :

Pimpinan dan Staf newsnusantara.com Menyampaikan Turut Berduka Cita atas Meninggalnya Ketua Dewan Pers Prof H Azyumardi Azra. Semoga Husnul Khotimah

Bagikan :