Personel Operasi Kepolisian Kewilayahan Nusantara Mahakam Gelar Doa Bersama

SELAMATAN: Tim Satgas Nusantara Mahakam Polda Kaltim menggelar doa bersama di kawasan Pulau Balang.

NEWSNUSANTARA.COM PPU – Personel Ditsamapta Polda Kaltim laksanakan Doa bersama, Tasyakuran dan silaturahmi bersama Pekerja di Kawasan Proyek Jembatan Pulau Balang sembari melaksanakan tugas patroli dan pengamanan di sekitar kawasan pos pam dermaga dan bangunan jalan Tol Pulau Balang Kelurahan Pantai Lango Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (18/11/2022).

Acara Doa Bersama ini dibuka oleh Bapak Hamsa selaku pelaksana KSO denganpembacaan ayat suci Al- Quran oleh Bripda Hasbullah dari personel Dit Samapta Polda Kaltim .

“Acara ramah tamah dan doa bersama ini sebagai wujud rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dan sebagai bentuk permohonan kita agar selama pelaksanaan pengamanan di Kawasan Pulau Balang ini bisa berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif tanpa hambatan apapun,” ungkap Padal Pos Pam Ipda Darwin.

Di samping itu Tim Satgas Nusantara Mahakam juga akan mengawal pembangunannya dari gangguan dan masalah di lapangan seperti sengketa tanah maupun penguasaan tanah oleh oknum tertentu. Hal tersebut dalam rangka tindakan preventif dan penegakan hukum.

Pengamanan ini akan dilakukan selama satu tahun ke depan. Masing-masing regu secara bergantian piket menjaga wilayah IKN setiap hari.

“Kami akan kawal pembangunan serta melakukan pola deteksi dini di lokasi,” tegasnya

Di tempat terpisah Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto, menegaskan bahwa diharapkan dengan adanya doa bersama, proses pelaksanaan pengamanan ini bisa berjalan dengan lancar, aman , dan kondusif tanpa ada hambatan atau gangguan baik eksternal maupun internal.(*/nyo/sar)

Bagikan :

Kapolda Ajak Perusahaan dan Kalangan Mampu Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan Harga BBM

Kapolda: Banyak Warga Bekerja Tak Tetap Terdampak Kenaikan BBM 

NEWSNUSANTARA.COM BALIKPAPAN-Sejak beberapa waktu lalu, Polda Kaltim berbagi ribuan paket sembako kepada warga yang memang harus dibantu. Ada misi penting yang disampaikan oleh jajaran Polda Kaltim. Yakni mengetuk serta mengajak pihak perusahaan dan kalangan mampu untuk berbagi kepada warga yang terdampak kebijakan pemerintah menaikan harga BBM.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto di sela menyalurkan bantuan sembako kepada kalangan jurnalis.
“Kalau dilihat nilai barangnya ini tidak apa-apa. Yang terpenting adalah maksud kami untuk membangun silaturhmi yang baik dengan masyarakat. Kami juga bermaksud mengajak pihak ketiga yang mampu untuk berbagi kepada masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM, ” ujarnya di Mapolda Kaltim, Kamis (18/11) pagi kemarin.

Jajaran Kapolda menyerahkan bantuan ke warga dampak kenaikan BBM

Kapolda mengatakan, secara kasat mata, masyarakat tenang saja setelah harga BBM naik. Namun ditelesik lebih jauh banyak juga masyarakat yang mengalami tekanan kebutuhan ekonomi. “Secara sistematis kenaikan harga BBM, semua harga barang ikut naik. Bagi pekerja tidak tetap yang bekerja hanya untuk memenuhi kebutuhan makan, maka ini hal yang memberatkan. Untuk itulah mereka perlu dibantu, ” ujarnya.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada warga Kaltim yang masih menjaga kondusifitas wilayah meski harga BBM naik. “Sekali lagi saya mengajak pihak ketiga yang mampu untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM, ” pungkasnya.(nyo/sar)

Bagikan :

Pastikan Semua Dirawat Dengan Baik

Bupati Berau, Sri Juniarsih bersama Direktur RSUD dr Abdul Rivai, Jusram melihat kondisi atlet yang alami luka, Kamis (17/11).

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Bupati Berau Sri Juniarsih kunjungi sejumlah atlet dari Kontingen Penajam Paser Utara (PPU) yang dirawat di RSUD dr Abdul Rivai, Tanjung Redeb, Kamis 17/11), sekira pukul 18.30 Wita. Kedatangannya, untuk memastikan dan melihat kondiai atlet yang dirawat di RSUD, dalam kondisi baik dan tidak mengkhawatirkan.

Satu persatu atlet dikunjunginya untuk memastikan kesehatannya. Usai melihat kondisi seluruh atlet yang dirawat, Bupati Berau Sri Juniarsih menyampaikan turut berbelasungkawa atas insiden yang menimpa rombongan kontingen dari PPU tersebut.

Dikatakannya, dari kunjungannya itu, ada beberapa atlet dan beberapa official mengalami luka cukup berat dan ringan. Dirinya juga akan segera berkoordinasi dengan Ketua Harian PB Porprov VII Kaltim dan jajaran pengurus PB Porprov lainnya, untuk menangani atlet-atlet dari PPU. Agar dapat diberikan perawatan dengan baik. Terutama yang mengalami luka. Sementara yang tidak mengalami luka atau hanya luka ringan dapat segera diantar ke tempatnya menginap untuk berisitirahat.

“Saya juga sudah meminta pengurus PB yang membidangi ini, dapat segera berkoordinadi dengan Pengcab PPU atau KONI PPU terkait insiden ini. Dan saya juga sudah minta, panitia agar segera menyiapkan tempat istirahat mereka. Khususnya yang tidak luka atau hanya luka ringan, dapat segera beristirahat,” jelasnya.

Untuk korban yang harus dilakukan rawat inap di RSUD, saya juga sudah minta kepada manajemen RSUD, untuk diberikan perawatan secara intensif. Apalagi, cukup banyak atlet, pelatih, dan official, perlu mendapatkan penanganan intensif dari rumah sakit.

Sebab kata Sri, jika melihat kondisi dan situasi yang dialami para atlwt dari PPU, hampir semua mengalami trauma yang tentu saja, akan berdampak tidak baik bagi keikutsertaannya di Porprov nanti.

“Kami dari PB akan memberikan yang terbaik, terutama bagi korban laka yang mengalami luka berat,” katanya.

Terkait kondisi ini, dirinya mengingatkan semua peserta Porprov dari daerah mana saja di Kaltim, untuk berhati-hati apabila menuju Berau melalui jalur darat. Sebab, kondisi jalanan yang kurang baik yang membuatnya rawan terjadi lakalantas.

“Tidak semua kontingen tahu betul medan jalan di kecamatan kelay menuju Tanjung Redeb. Bisa saja kami sediakan kendaraan untuk memandu rombongan kontingen lain, apabila sudah memasuki wilayah Kabupaten Berau,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Abdul Rivai, dr Jusram mengatakan, dari 9 orang yang dirawat, 3 orang diantaranya mengalami luka cukup berat. Hanya, luka seperti yang dialami pihaknya masih dalam tahap observasi dan foto ronsen.

Sebab menurutnya, kecelakaan seperti bus terbalik dan masuk jurang, umumnya mengalami resiko patah tulang.

“Kami melihat kemungkinan yang mengalami luka berat, itu dua orang laki-laki dan satu perempuan,” jelasnya.

Namun dipastikannya, mereka yang dilarikan ke rumah sakit, akan dilakukan perawatan secara maksimal. Sementara, untuk potensi adanya pasien yang dirujuk, dia juga belum bisa menyimpulkan karena masih menunggu hasil dari foto ronsen dan pemeriksaan mendalam.

“Saat ini, kami masih menunggu hasil rongsen semua korban untuk memutuskan tindakan lebih lanjut,” pungkasnya. (/ADV)

Bagikan :