Dua Ulama Besar Resmikan TPQ MADIN AL AZIZ Sukorejo Gondanglegi

DIRESMIKAN: Ulama dari Yaman ikut meresmikan TPQ MADIN AL AZIS.

NEWSNUSANTARA.COM – MALANG – Paguyuban sekaligus warga Dusun Mbedali RT 02 RW 01 Desa Sukorejo Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang menggelar acara pemotongan pita sekaligus peresmian TPQ Madin Al-Aziz dengan mengundang beberapa habaib dan para ulama daerah Gondanglegi dan sekitarnya.

Acara peresmian TPQ MADIN AL AZIZ tersebut mengundang majelis sholawat Hubbun Nabi dan dihadiri oleh guru besar dari negara Yaman yaikni Syekh Dr Muhammad Ali Bin Ba’athiyah (Rektor Universitas Imam Syafi’i Yaman) dan KH Nur Hasanuddin (Pengasuh Ponpes Darussa’adah Poncokusumo).

Kedatangan Syekh Ba’athiyah sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat karena di Desa Sukorejo belum pernah kedatangan Syekh Ba’athiyah. Warga juga sangat senang desanya di datangi ulama’besar Seperti beliau.

Acara peresmian TPQ MADIN yang dilaksanakan Rabu (18/11/2022) dikoordinir oleh Parno atau yang lebih akrab di panggil Pakde Parno selaku Ketua Paguyuban di gedung TPQ tersebut. Pakde Parno menggerakkan para warga jalan Purwo untuk bergotong royong agar acara bisa berjalan dengan lancar

Baca Juga  TNI AU Sasar Warga Pedalaman Pada Serbuan Vaksinasi Di Kaltim

Pakde Parno menjelaskan, dengan adanya kegiatan ini jadi kenangan tersendiri bagi kami selaku panitia dan warga yang turut serta membantu demi kelancaran tersebut.

“Kekompakan panitia dan warga yang membuat acara berjalan dengan lancar, saya tidak mengira jika tamu undangan bisa mebludak. Ini suatu kebanggaan bagi paguyuban sekaligus warga khususnya Dusun Mbedali,” tambahnya.

Sementara itu Lilik Saropah selaku Kepala Sekolah TPQ MADIN Al Aziz mengatakan sangat bersyukur dengan acara pemotongan pita sekaligus peresmian TPQ Madin Al-Aziz ini yang di resmikan langsung oleh tokoh ulama besar.

Acara peresmian TPQ tersebut juga di meriahkan oleh Para komunitas RX King dan beberap komunitas lainnya , ditambah dengan adanya kembang api yang menggemparkan warga Sukorejo, membuat acara semakin meriah.

 

“Dengan kedatangan Syekh Ba’athiyah ini semoga mendapat barokah hingga membawa ilmu yang bermanfaat bagi siswa siswi kami, dan menjadi lebih semangat lagi dalam mencari ilmu agar bisa mengembangkan kepada masyarakat luas. Terimakasih juga kepada paguyuban dan warga yang ikut serta dalam acara ini semoga kekompakan kalian di balas lebih oleh Allah SWT,,” ujar Lilik. (mamzah).
[24/11 22.00] Suyonoseridah396@gmail co: Masyarakat, TNI dan POLRI Gotong Royong Bersihkan Aula SDN 04 Bumirejo Dampit yang Roboh

Baca Juga  Menko Luhut Resmikan SPKLU _Green Tourism_ PLN Pertama di Pulau Jawa

NEWSNUSANTARA.COM – MALANG – Masyarakat bersama TNI-Polri di Kabupaten Malang melakukan gotong royong pembersihan sisa material gedung Aula SDN 04 Bumirejo, agar dapat segera dilakukan renovasi.

Bangunan aula SDN 04 Bumirejo, Dampit, Kabupaten Malang, roboh dikarenakan berusia tua sudah rapuh, Kondisi itu direspons TNI-Polri yang turut serta membantu warga membersihkan material bangunan tersebut.

Pada tahapan awal dilakukan pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan atap, yang dikomando langsung oleh Batituud Serma Lasiman dan anggota Koramil 0818/15 Dampit dengan dihadiri oleh Polsek Dampit dan desa.

Dandim 0818 Kabupaten Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat memberikan apresiasi atas pembersihan material bangunan aula SDN 04 Bumirejo yang roboh tersebut.

“Tidak hanya di wilayah Dampit kepada seluruh jajaran, saya sudah perintahkan untuk memantau kondisi sekolah-sekolah, jangan sampai saat pembelajaran terjadi hal yang tidak di inginkan,” terang Letkol Inf Taufik Hidayat, Rabu (23/11/2022).

Baca Juga  Polres Berau Amankan Ribuan Botol Berisi Miras

Taufik Hidayat juga menambahkan, peningkatan kewaspadaan ini sangat perlu dilakukan. “Terutama selalu koordinasikan dengan pihak terkait, mengingat akhir-akhir ini cuaca yang cukup ekstrim,” imbuhnya.

Sementara itu, Danramil Dampit Kapten Inf Reko menjelaskan, robohnya bangunan memang ada beberapa kerangka dari bagian bangunan yang sudah lapuk dimakan usia.

“Saat kejadian tidak ada kegiatan pembelajaran. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini,” terang Kapten Inf Reko.

Menurutnya, dalam hal ini TNI-Polri hanya membantu masyarakat untuk membersihkan maupun mengevakuasi material dari robohnya aula SDN 04 Bumirejo Dampit.

“Selanjutnya kita menunggu proses pembangunan lebih lanjut oleh pemerintah, yang rencana segera akan dilaksanakan,” kata Perwira Pertama atau Pama TNI AD dengan tiga balok di pundaknya.

Dengan dibersihkan material aula SDN 04 Bumirejo Dampit Kabupaten Malang yang ambruk oleh TNI-Polri tersebut dia berharap agar mempermudah aktivitas belajar mengajar di sekolah dan menghindari bayaha di area tersebut.(Hmz).

Bagikan :

Tinggalkan Balasan