NEWSNUSANTARA.COM, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (9/6).
Kegiatan strategis ini menjadi tonggak penting dalam penyediaan data ekonomi yang andal, yang akan menjadi dasar utama penyusunan kebijakan pembangunan daerah maupun nasional yang tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda rutin nasional yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali, dan pelaksanaan tahun 2026 ini merupakan yang kelima kalinya digelar di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung serentak di seluruh wilayah Indonesia mulai Mei hingga Agustus 2026 ini memiliki tujuan utama untuk menghasilkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan berkualitas tinggi.
“Data yang berkualitas adalah fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang bermanfaat dan tepat sasaran. Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita akan mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai struktur ekonomi daerah, perkembangan dunia usaha dan UMKM, pertumbuhan ekonomi digital, hingga dinamika ekonomi lingkungan yang ada di Kaltara,” tegas Gubernur Zainal.
Ia menambahkan, pelaksanaan sensus ini memiliki makna yang sangat strategis bagi Kalimantan Utara, terlebih di tengah besarnya peluang ekonomi yang terbuka saat ini.
Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN), Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, serta berbagai proyek strategis nasional lainnya menjadikan data ekonomi yang akurat sebagai kebutuhan mendesak untuk memetakan potensi dan arah pengembangan daerah.
Lebih dari sekadar pendataan pelaku usaha, Sensus Ekonomi 2026 juga dirancang untuk memotret kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih luas dan mendalam.
Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai potensi, tantangan, dan kebutuhan pembangunan yang ada di setiap wilayah Kaltara.
Gubernur Zainal juga menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS atau pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Ia mengapresiasi peran petugas sensus yang akan turun ke lapangan, serta mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan penuh.
“Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 adalah tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak pemerintah daerah, Forkopimda, anggota DPRD, dunia usaha, media massa, hingga seluruh masyarakat Kaltara untuk berpartisipasi aktif. Berikan data yang lengkap, jujur, dan benar kepada petugas,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Gubernur Zainal mengingatkan bahwa data yang dikumpulkan saat ini akan menjadi penentu arah kebijakan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa depan. “Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Catat seluruh potensi ekonomi dan kondisi masyarakat kita dengan sebaik-baiknya, demi kemajuan Kalimantan Utara yang lebih sejahtera dan maju,” pungkasnya.
Acara pencanangan ini dihadiri oleh Kepala BPS Provinsi Kaltara, Dr. Mustaqim, SST., S.E., M.Si., beserta jajaran pimpinan BPS dari seluruh kabupaten dan kota se-Kaltara, unsur Forkopimda, anggota DPRD Kaltara, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. (ANS)






