Operasi Zebra 2022 Bakal Digelar, Ada 7 Sasaran Prioritas

Kasatlantas Polres Berau AKP Edo Damara Yudha

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB – Satuan Lalu Lintas Polres Berau, akan melaksanakan Operasi Zebra 2022.

Operasi yang akan digelar selama dua pekan mulai 3 Oktober 2022 ini, menyasar pada pengendara yang tidak melengkapi kelengkapan berkendara atau kendaraan tanpa surat.

“Sasaran yang menjadi prioritas saat Operasi Zebra adalah pengendara yang tidak melengkapi kelengkapan berkendara. Tak hanya itu, juga akan ditindak pengendara roda dua dan empat yang melanggar seperti melawan arus,” ujar Kasatlantas Polres Berau AKP Edo Damara Yudha, Rabu (28/9/2022).

Ia meminta masyarakat tidak saja mematuhi aturan lalu lintas saat polisi melakukan operasi penertiban, tapi juga dibiasakan setiap waktu demi keselamatan bersama.

“Tujuan dari Operasi Zebra untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara serta menekan kecelakaan yang sering terjadi. Meskipun operasi nanti berakhir, kami harap masyarakat tetap patuh pada aturan lalu lintas,” katanya.

Selama Operasi Zebra 2922, polisi tetap akan bersikap tegas dengan tetap mengedepankan tindakan preemtif atau imbauan dan pendeketan kepada masyarakat.

Sedikitnya, ada 7 prioritas pelanggaran yang akan ditindak, berikut rinciannya.

1. Berkendara sambil main HP
2. Pengemudi dibawah umur
3. Berbonceng lebih dari 1 orang
4. Tidak menggunakan helm SNI
5. Mengemudi dalam pengaruh alkohol
6. Melawan arus
7. Pengemudi kendaraan roda empat tidak menggunakan safety belt

“Kita harap para pengendara patuh dan tertib pada peraturan berlalu-lintas,” pungkasnya.

Bagikan :

Polisi Dicegat Tersangka yang Hendak Ngatar Sabu Sabu

Pelaku yang berinisial MD (45) jadi tersangka,karena jadi kurir mengantar sabu sabu .tersangka diamankan di Polsek sambaliung 

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB – Seorang pria diringkus Polsek Sambaliung lantaran diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika, di Jalan Tanjung Baru I Kelurahan Sambaliung Kecamatan Sambaliung, pada Senin (26/9/2022).

Kapolsek Sambaliung AKP Iwan Purwanto menuturkan, awalnya, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya dugaan peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Sambaliung. Pihaknya pun segera melakukan penyelidikan.

“Didapat satu orang yang diduga pengedar narkoba. Petugas pun membuntuti pelaku yang berkendara menuju Jalan Tanjung Baru I, Kelurahan Sambaliung,” jelasnya, Selasa (27/9/2022).

Pelaku yang berinisial MD (45) itu pun segera diringkus polisi. Dari hasil penggeledahan terhadap pelaku, didapat satu poket kecil yang diduga narkotika jenis sabu yang disimpan didalam plastik klip kecil dan dibungkus selembar tisu.

“Sabu itu didapat di dalam saku celana pelaku,” bebernya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu poket kecil diduga narkotika jenis sabu, satu telepon seluler warna biru, satu lembar tisu yang digunakan sebagai tempat menyimpan tisu dan satu unit sepeda motor warna biru muda.

“Berat kotor satu poket kecil sabu tersebut adalah 0,65 gram,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam Pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) dan atau pasal 127 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Karena ternyata dari hasil pemeriksaan tes urine, pelaku juga merupakan pengguna,” bebernya.

Saat ini pelaku telah dibawa ke Mapolres Berau untuk diproses lanjut. Pihaknya pun saat ini masih melakukan penyelidikan terkait asal dari barang tersebut.

“Masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Bagikan :

Pastikan Pelaksanaan Porprov Siap, Wabup Tinjau PB Porprov

Ketua Harian PB Porprov Kaltim 2022, Wakil Bupati Berau Gamalis saat mengunjungi Sekretariat PB Porprov di Tanjung Redeb, Selasa (27/9).

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Wakil Bupati Berau, Gamalis meninjau Sekretariat PB Porprov Kaltim 2022 di Jalan Mangga II, Tanjung Redeb, untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Porprov pada November mendatang. Sekaligus melihat persiapan efektivitas sekretariat tersebut.

Gamalis juga melihat kesiapan administrasi pelaksanaan Porprov. Termasuk, di dalamnya pemantapan venue yang terus dimatangkan. Namun, belum turunnya hibah dari Dispora Kaltim ini, tentu menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi pihak panitia penyelenggara.

“Kalau melihat waktu, ini sangat kurang dalam mengejar target menjadikan Porprov ini ideal. Namun jika anggarannya bisa segera turun, kami optimis bisa lancar dan meriah penyelenggaraannya,” terangnya, usai meninjau Sekretariat PB Porprov Kaltim 2022 di Tanjung Redeb, Selasa (27/09/2022)

Ketua Harian PB Porprov Kaltim 2022, Wakil Bupati Berau Gamalis saat mengunjungi Sekretariat PB Porprov di Tanjung Redeb, Selasa (27/9).

Dirunya berharap kepada Pemprov Kaltim, agar dana hibah Rp 50 miliar untuk pelaksanaan dapat segera dicairkan oleh Pemprov Kaltim, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)Kaltim.

Pasalnya, tahapan yang diperlukan untuk pengajuan proposal pencairan sudah diserahkan. Baik itu berupa rancangan anggaran biaya (RAB), melaksanakan kegiatan rapat, menggelar sosialisasi terkait mekanisme pencairan dana tersebut.

“Bagaimana mau diselenggarakan dengan maksimal, kalau dana hibah belum bisa dicairkan. Padahal, proposalnya sudah selesai dan telah diserahkan. Porprov ini bukan untuk Berau saja, tapin seluruh Kabupaten/kota se Kaltim,” jelasnya.

Diterangkannya, waktu pelaksanaan Porprov Kaltim 2022 digelar pada 12 November mendatang. Di mana, waktu yang dibutuhkan tidak kurang 1,5 bulan saja lagi. Meski begitu, diakuinya saat ini, kesiapan pelaksanaan Porprov sebenarnya sudah kurang lebih 90 persen.

Tinggal kata Gamalis, menunggu turunnya dana hibah dari Dispora Kaltim. Artinya, ketika dana hibah sudah turun, maka persiapan yang belum selesai dapat dikerjakan dengan cepat oleh PB Porprov VII Kaltim.

“Disamping itu, kita juga harus melihat kondisi KONI Berau, jangan sampai kita tersibukkan dengan persiapan Porprov, tapi anak (Kontingen Berau) tidak terpedulikan,” pungkasnya. (/ADV).

Bagikan :

Bupati Berau Sampaikan Rancangan APBD 2023 Sebesar Rp 2,102 Triliun

Bupati Berau Sri Juniarsih saat menghadiri rapat paripurna Raperda APBD 2023 di Gedung DPRD Berau, Senin (26/9).

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Bupati Berau hadiri rapat paripurna yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, pada Senin (26/9/2022). Sri Juniarsih yang didampingi Wakil Bupati, Gamalis, menyampaikan, rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2023 dengan rancana anggaran sebesar Rp 2,102 triliun.

Rapat paripurna itu dipimpin Ketua DPRD, Madri Pani bersama Wakil Ketua, Syarifatul Syadiah dan Ahmad Rifai, serta dihadiri Jajaran Forkopimda dan OPD di lingkungan Pemkab Berau.

Bupati Sri Juniarsih menyampaikan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan rencana keuangan tahunan pemerintah daerah, yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD. Yang mana, ditetapkan dengan peraturan daerah.

“Dalam rangka mewujudkan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat untuk tercapainya visi misi pemerintah daerah,” ujarnya.

Bupati Berau Sri Juniarsih

lebih lanjut kata dia, tahun 2023 mendatang, diperkirakan efek pandemi Covid-19 bakal berangsur hilang, dan kehidupan kembali seperti semula. Sehingganya, pembangunan di tahun mendatang, merupakan langkah awal bagi Pemerintah Kabupaten Berau, dalam menjalankan rencana jangka menengah.

Makanya kata Sri, perlu dilakukan pertimbangan yang mendalam untuk menentukan sasaran, prioritas dan program kegiatan. Agar, dalam pembangunan selanjutnya pemerintah daerah mempunyai pijakan yang lebih kuat dan mampu menyelenggarakan pembangunan dengan optimal. Atas pertimbangan tersebut maka tema pembangunan Kabupaten Berau Tahun 2023 adalah

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang menguasai iptek dan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal”.

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2023, dengan mengacu kepada kebijakan pendapatan dan penerimaan pembiayaan yang dijelaskan diatas, maka Tahun Anggaran 2023 direncanakan sebesar Rp. 2.102.400.000.000,00,- (Dua Trilyun Seratus Dua Milyar Rupiah Lebih).

Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah disampaikan bupati, telah siap sepenuhnya untuk bersama sama membahas rancangan APBD tahun anggaran 2023.

“semoga pembahasan nantinya dapat kita selesaikan tepat pada waktunya, agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai waktu yang telah direncanakan,” tandasnya. (/ADV)

Bagikan :

Ribuan Barang Bukti Dimusnahkan Kejaksaan Negeri Berau

Pemusnahan barang bukti tindak kejahatan yang sudah berkekuatan hukum tetap di halaman belakang Kantor Kejari Berau, Selasa (27/9).

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Rbuan barang bukti dari 155 perkara yang sudah memiliki ketetapan hukum, dari Maret hingga September 2022, dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau, pada Selasa (27/9). Pemusnahan itu dilakukan, di bagian halaman belakang kantor Kejari.

Dalam pemusnahan barang bukti itu juga, turut dihadiri Wakil Bupati Berau Gamalis, Ketua DPRD Berau Madri Pani, perwakilan Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, dan Kapolres Berau AKBP Shindu Brahmarya.

Kepala Kejari Berau, Nislianudin mengatakan, 155 perkara tersebut diantaranya, narkotika sebanyak 53 perkara, kemudian untuk kasus keamanan dan ketertiban umum (Kamtibum) dan tindak pidana imum dan lainnya (Tpul) Sebanyak 45 Perkara.

Kasus orang dan harta benda (Oharda) sebanyak 44 Perkara, obat obatan Doubel L 1.080 Butir.

“Kami juga memusnahkan barang bukti minuman Keras (Miras) Sebanyak 1884 Botol yang terdiri dari 15 Perkara,” jelasnya.

Ribuan barang bukti itu, dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat mini, Bomag untuk perkara minuman keras. Sementara, barang bukti lain, seperti perkara narkoba, pencurian, kekerasan seksual dan perkara lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar.

Namun lanjut Nislianudin, untuk barang bukti narkoba, disampaikannya sudah banyak di musnahkan di Mapolres Berau oleh pihak kepolisian saat penyidikan.

Adapun yang dimusnahkan bersama barang bukti dari perkara lain tersebut, hanya sebagian kecil, atau sisa dari sampel uji lab. Termasuk dengan alat bukti lainnya, berupa handphone, timbangan, hingga plastik pembungkus narkoba.

“Itu juga untuk antisipasi agar narkoba itu, tidak disalahgunakan oleh aparat, baik dari kepolisian maupun kejaksaan,” tuturnya.

Sementara itu, pemusnahan ribuan miras tersebut, dikatakan Nislianuddin, merupakan komitmen Kejari Berau dalam memberantas peredaran Miras di Kabupaten Berau. Di mana, dengan dilakukannya pemusnahan itu, menandakan, bahwa tidak ada pilih kasih atau pembiaran bagi peredaran Miras di Kabupaten Berau.

“Jadi tudingan yang disampaikan bahwa ada pembiaran terkait miras, itu tidak benar. Yang jelas semua akan ditindak tegas, dan aparat penegak hukum di Berau ini tidak tidur,” jelasnya.

Dirinya juga menyebut, dengan banyaknya barang bukti yang dimusnahkan oleh pihaknya, menandakan, bahwa tindak kejahatan dan kecenderungan oknum masyarakat melanggar hukum masih cukup tinggi.

“Ini baru yang tertangkap, tidak termasuk dengan yang belum terdeteksi keberadaannya,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis mengatakan, sangat mengapresiasi kepada aparat keamanan yang sejauh ini berkomitmen menindak tegas para pelaku tindak kejahatan.

Dirinya juga menegaskan, Pemkab Berau tidak pernah melakukan pembiaran peredaran miras di Kabupaten Berau. Dalam hal ini, baik Kepolisian, Kejaksaan, Satpol PP, maupun aparat penegak hukum lainnya, terus berupaya menjaga Kamtibmas dengan mengantisipasi peredaran miras.

“Pemusnahan kali ini adalah sebuah bukti, bahwa Pemkab Berau dan penegak hukum lainnya itu sudah melakukan gerakan. Dan terbukti adanya pemusnahan. Yang jelas siapapun pelaku tindak kejahatan melanggar hukum akan ditindak tegas,” pungkasnya. (/)

Pemusnahan barang bukti tindak kejahatan yang sudah berkekuatan hukum tetap di halaman belakang Kantor Kejari Berau, Selasa (27/9).
Bagikan :

Kolaborasi Pemkab Berau dan TNI dalam Pencanganan KB Bagi Masyarakat

Bupati Berau Sri Juniarsih saat menngahdiri Pencanangan Keluarga Berencana (KB) bersama TNI, di Museum Batiwakkal, Kelurahan Gunung Tabur, Senin (26/09/2022).

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Bupati Berau, Sri Juniarsih membuka acara pencanangan Keluarga Berencana (KB) bersama TNI tahun 2022 di Museum Batiwakkal, Gunung Tabur, Sekitar Pukul 10.30 Wita, Senin (26/9/2022).

Dalam sambutannya, Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, perubahan lingkungan strategis yang terjadi pada tahun 2021, di mana BKKBN ditunjuk sebagai ketua pelaksana percepatan penurunan stunting, perlu dilakukan penyesuaian arah program kebijakan bangga kencana. Tentunya dengan berkolaborasi bersama TNI dalam percepatan program penurunan stunting di Kabupaten Berau.

Saat ini, tujuan pemerintah yakni pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas merupakan pilar bagi pencapaian Visi Indonesia 2045. Di mana manusia Indonesia yang memiliki kecendasan tinggi, berbudaya, religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika.

“Sehingga penting, untuk mengatasi berbagai persoalan terjadi, dengan menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan cerdas,” jelasnya.

Dikatakan Sri Juniarsih, dengan memanfaatkan momentum Bhakti TNI Manunggal Bangga Kencana-Kesehatan Terpadu Tahun 2022, dan juga Hari Jadi ke-69 Kabupaten Berau, peran jajaran TNI dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana.

Diharapkan kedepan, dapat memberikan hasil optimal dan dampak signifikan. Baik dalam kerangka pengendalian pertumbuhan penduduk, maupun dalam mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera.

“Mari kita sukseskan kegiatan TNI Manunggal Bangga Kencana dan Kesehatan Tahun 2022. Mari kita sukseskan program Bangga Kencana dalam rangka mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan masyarakat sehat sejahtera,” tuturnya.

Dirinya juga berpesan, kegiatan TNI Manunggal KB dan Kesehatan mampu mencapai sasatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan memanfaatkan instalasi dan sarana pelayanan kesehatan yang dimiliki, baik oleh pemerintah daerah, institusi kesehatan TNI maupun swasta.

“Melalui kolaborasi ini juga diharapkan beberapa target sasaran strategis dapat diwujudkan untuk Kabupaten Berau yang lebih baik dan berkualitas,” pungkasnya. (/ADV)

Bagikan :

Bentuk Kedisiplinan dan Semangat Belajar PT Berau Coal Gelar Bintalsik dan Penyerahan Beasiswa

Bersama peserta bintalsik dan Penerima Beasiswa Politeknik Sinar Mas Berau Coal, Senin (26/9)

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB, NEWSNUSANTARA- Politeknik Sinar Mas Berau Coal menggelar ceremonial pembukaan bina mental dan fisik (Bintalsik) untuk mahasiswa angkatan 2020, 2021, dan 2022 atau mahasiswa baru pada Senin (26/9). Di acara itu juga, diberikan bantuan beasiswa secara simbolis oleh Bupati Berau kepada mahasiswa Politeknik.

Dalam acara itu, dihadiri pejabat tinggi PT Berau Coal, perwakilan mitra kerja, Bupati Berau, Komandan Skadron 13 Serbu, dan seluruh peserta bintalsik

Dalam kesempatan itu, Bupati Berau Sri Juniarsih mengapresiasi event bintalsik yang diselenggarakan Politeknik Sinar Mas Berau Coal dalam membentuk karakter mahasiswa menjadi lebih disiplin dan bermental baja.

“Ini sangat positif sekali. Saya sangat mengapresiasi sekaligus cukup bangga dengan Politeknik Sinar Mas Berau Coal. Apalagi, banyak dari mahasiswa baru itu masuknya melalui jalur beasiswa dari Berau Coal,” jelasnya.

Dirinya kemudian berharap, mahasiswa baru tersebut dapat menempuh pendidikan dengan baik dan sungguh-sungguh di politeknik tersebut. Sehingga, ketika lulus nanti siap terjun ke dunia kerja, sesuai dengan bidang keilmuan yang digeluti.

“Kepada Sinar Mas Berau Coal, juga dapat membantu mereka ketika lulus untuk bekerja di perusahaan yang menjadi mitranya. Saya juga menekankan kepada perusahaan yang ada di berau untuk memprioritaskan tenaga kerja asal Berau,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal, Horas Parsaulian Pardede mengatakan, untuk latihan bintalsik, tidak hanya mahasiswa baru angkatan 2022 saja, tetapi juga untuk mahasiswa angkatan 2021, dan angkatan 2020 dengan total sebanyak 190 orang. Sebab di dua tahun sebelumnya, bintalsik belum bisa dilakukan karena pandemik COVID-19.

Adapun untuk mahasiswa baru, ada sebanyak 86 orang, di mana 43 mahasiswa masuk melalui jalur beasiswa. Beasiswa dari Berau Coal diberikan full, mulai dari biaya masuk, SPP, hingga biaya hidup selama berkuliah di Politeknik Sinar Mas Berau Coal.

Adanya beasiswa ini merupakan komitmen PT Berau Coal dalam meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Kabupaten Berau.

Pihaknya memang berfokus pada dua pilar pendidikan dan peningkatan ekonomi di Berau. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemkab Berau.

Sementara itu, Direktur politeknik Sinar Mas Berau Coal, Krisna Adi Nugraha mengatakan, dalam menerima mahasiswa baru, pihaknya harus menyesuaikan dengan tempat praktek yang ada. Agar, ketika praktek berlangsung semua mahasiswa mendapatkan tempat.

Namun, untuk tahun 2022 ini, pihaknya akan kembali membuka penerimaan mahasiswa baru pada Desember mendatang untuk angkatan tahun 2023. Sementara, untuk angkatan 2018, akan dilksanakan program diploma IV, yang direncanakan di akhir tahun 2022 ini. Di mana, tahun 2022 itu merupakan tahun pertama, yang akan mewisuda sebanyak 20 orang.

“Paling lambat itu diawal tahun 2023 atau Januari, tapi bisa dilakukan pada Desember ini,” jelasnya.

Komandan Skadron 13 Serbu, Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita mengatakan, dalam pelatihan bintalsik, ada beberapa latihan yang diberikan, seperti kemampuan fisik, baris berbaris, mental, hingga materi jalan malam.

“Pada intinya melatih fisik dan mental mereka. Harapannya, meskipun hanya kurang lebih 5 sampai 6 hari, tapi memberikan manfaat bagi seluruh peserta bintalsik,” jelasnya.

Salah seorang mahasiswa baru peserta bintalsik, Jeffryel Yusuf mengucapkan rasa terimakasihnya kepada kepada Sinar Mas Berau Coal, yang telah memberinya kesempatan menempuh pendidikan di politeknik, melalui jalur beasiswa.

“Saya mewakili rekan-rekan yang masuk politeknik melalui jalur beasiswa, mengucapkan banyak terima kasih kepada Sinar Mas Berau Coal. Saya, belajar dengan baik, dan mengikuti semua aturan yang diterapkan,” pungkasnya. (/)

Bentuk Karakter Disiplin dan Mental BADJA Melalui Bintalsik
Bagikan :

Gelar Silaturahmi, Bupati Berau Sampaikan Belum Putuskan Kenaikan Tarif Perumda Air Minum

Bupati Berau Sri Juniarsih saat menggelar silaturahnin dengan awak media, Minggu (25/9).

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Bupati Berau Sri Juniarsih melakukan silaturahmi dengan insan media, baik media cetak maupun online di salah satu cafe di Tanjung Redeb, Minggu (25/9).

Dalam acara itu, tidak hanya saling bertanya kabar. Tetapi, juga membahas berbagai persoalan yang lagi ramai diperbincangkan. Salah satunya, terkait isu kenaikan tarif air minum dan harga tiket yang mahal.

Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan, ada banyak persoalan yang terjadi di Kabupaten Berau. Namun, dari sekian banyaknya persoalan itu, banyak yang diselesaikan dan ada yang masih beproses.

“Apa yang menjadi persoalan memang tidak bisa diselesaikan secepat mungkin, karena sebagai manusia punya keterbatasan. Tapi bukan berarti tidak ada upaya,” jelasnya.

Saat ini kata dia, Pemkab Berau tengah dihadapkan pilihan yang cukup sulit, yakni menaikkan harga tarif air minum atau tetap dengan harga lama. Namun dikatakannya, untuk sementara ini, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), belum memutuskannya, meskipun sudah mendapat laporan dari Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal.

“Kemarin saya dilaporkan soal hasil sosialisasi penyesuaian tarif. Tapi belum saya putuskan. Banyak hal yang menjadi pertimbangan saya mengapa belum mengclosingkan penyesuaian itu,” katanya.

Bupati Berau Sri Juniarsih saat menggelar silaturahnin dengan awak media, Minggu (25/9).

Salah satu yang membuatnya belum menteken kenaikan tersebut, yakni penyesuaian itu bersamaan dengan kenaikan BBM bersubsidi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Hal itu, tentu saja sangat berdampak beban masyarakat di Kabupaten Berau. Belum lagi disertai kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Sementara, jika kenaikan tarif air minum tetap dilakukan, tentu akan menambah beban masyarakat.

“Jadi sementara ini, kami masih pelajari dulu. Meskipun rencana itu akan tetap dilakukan di masa mendatang,” ujarnya.

Dalam silaturahminya dengan awak media itu, Selain membahas masalah penyesuaian tarif Perumda, Sri Juniarsih juga membahas upaya Pemkab Berau dalam mencari solusi harga tiket mahal, dan rencana penutupan jembatan Sambaliung. Juga menggelar diskusi membangun terkait persoalan-persoalan yang terjadi di Berau.

Perempuan nomor satu di Kabupaten Berau itu juga berharap kepada insan media, untuk ikut serta mengawal pembangunan di Kabupaten Berau, melalui fungsinya yakni kontrol pemerintah.

“Karena kita juga butuh media, selain menjadi mitra dalam menyebarkan informasi pembangunan, juga menjadi kontrol bagi kami,” pungkasnya. (/ADV)

Bagikan :

Miris… Bocah 10 Tahun Dicabuli Pemudah 26 Tahun Sebanyak 3 Kali

Tersangka pencabulan

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Aksi pencabulan di Kabupaten Berau, kembali terjadi. Kali ini, terjadi di Kecamatan Teluk Bayur. Kapolres Berau AKBP Shindu Brahmarya melalui Kasihumas Polres Berau Iptu Suradi mengatakan, korban berinisial MA berusia 10 tahun yang mana pelakunya berinisial OK 26 tahun.

“Saat ini tersangka pencabulan sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

Awal mula aksi pencabulan itu terungkap bermula, 13 September 2022 lalu, Sekitar Pukul 10.00 Wita, salah seorang saksi yang juga guru SD tempat korban sekolah, mendatangi rumah orang tua MA berinisial AN. Kedatangannya, untuk menyampaikan bahwa MA sudah dicabuli oleh OK.

“Saksi ini memberitahu bahwa korban pernah di setubuhi oleh OK sebanyak 3 kali,” jelasnya.

Dari informasi yang disampaikan, pencabulan itu terjadi pertama kali pada awal bulan April 2022, sekira pukul 13.00 Wita di tempat tinggal tersangka.

Mengetahui hal itu, ayah korban, AN kemudian melaporkan OK ke Polsek Teluk Bayur. Pihak kepolisian pun segera mencari keberadaan tersangka, dan mengamankannya tanpa perlawanan.

“Tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun,” pungkasnya. (/)

Bagikan :

Bejat, Kakek 64 Tahun Cabuli Dua Cucunya. Satu diantaranya Sampai Melahirkan

Tersangka pencabulan 64 tahun

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Seorang kakek bejat SA (64) diamankan Polisi lantaran cabuli cucunya yang berinisial PU (16) hingga melahirkan. Padahal, PU baru saja menikah pada Februari 2022 lalu.

Kapolres Berau, AKBP Shindu Brahmarya melalui Kasihumas Polres Berau, Iptu Suradi mengatakan, kejadian itu terungkap, setelah 3 September lalu PU merasakan perutnya sakit ingin melahirkan.

Saat suaminya BE, membawanya ke RSUD dr Abdul Rivai. Setelah melahirkan anak perempuan, PU pun pulang ke rumah. Setelah beberapa hari kemudian, PU kemudian mengaku kepada suaminya bahwa anak yang dilahirkannya bukan anak dari hubungannya dengan suaminya. Melainkan anak dari SA, yakni kakenya sendiri.

“Dari pengakuan korban, kejadian pencabulan itu dilakukan oleh kakenya SA di Sembakungan Kecamatab Gunung Tabur,” ujarnya

Awalnya pelaku kurang yakin mengingat waktu pernikahannya sudah 7 bulan. Guna meyakinkannya, suami korban kemudian mendatangi RSUD dr Abdul Rivai apakah istrinya melahirkan dengan normal 9 bulan atau 7 bulan. Benar saja, petugas rumah sakit mengatakan bahwa istrinya melahirkan secara normal 9 bulan.

Merasa tidak terima, suami korban kemudian melaporkan SA ke Polres Berau. Ternyata, tidak hanya PU saja yang sudah dicabulidicabuli, saudanyanya yang berinisial IL (14) juga menjadi korban pencabulan kakeknya sendiri.

“Dan perbuatan itu sudah dilakukan lebih satu kali kepada IL,” jelasnya.

Saat ini, tersangka pencabulan SA sudah diamankan di Mapolres Berau, untuk proses lebih lanjut. (/)

Bagikan :