DPRD Desak Pemerataan Infrastruktur Pendidikan Hingga ke Pedalaman Berau

Jumat, 14 November 2025 08:49 WITA
PERI KOMBONG, SE Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Berau

NEWSNUSANTARA,BERAU – Upaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah Berau kembali disuarakan DPRD Berau. Anggota Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong menekankan pentingnya pembangunan fasilitas sekolah, terutama di kawasan pedalaman yang masih menghadapi keterbatasan sarana belajar.

Feri menjelaskan bahwa pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) harus menjadi prioritas agar setiap anak di pelosok Berau dapat menikmati akses pendidikan yang layak. Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama Dinas Pendidikan untuk meninjau kembali alokasi anggaran pembangunan pendidikan.

Baca Juga  HUT TNI AL ke-77, Dir Polairud Polda Kaltim Ramaikan Navy Fun Run
Anggota Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong

“Minimal ruang kelas baru ditambah di sekolah yang sudah ada. Ini penting agar kebutuhan masyarakat terhadap ruang belajar bisa terpenuhi,” ujar Feri.

Ia mengungkapkan, porsi anggaran pembangunan fisik sekolah dinilai masih sangat kecil karena tidak mencapai dua persen dari total APBD Berau. Padahal, banyak sekolah di daerah yang memerlukan penambahan ruang kelas maupun perbaikan gedung.

Baca Juga  Berau kembali membangun sebanyak 1073 titik PJU solar cell

“Memang 20 persen APBD sudah dialokasikan untuk sektor pendidikan, tetapi pembangunan sekolah masih harus berbagi dengan banyak kebutuhan lain. Inilah yang menyebabkan anggarannya tampak minim,” jelasnya.

Menurut Feri, kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemkab saat ini seharusnya dapat dimanfaatkan Dinas Pendidikan untuk merelokasi kegiatan yang dianggap kurang prioritas. Ia menilai bahwa anggaran yang tidak mendesak lebih baik dialihkan untuk pembangunan fasilitas pendidikan yang sangat dibutuhkan.

Baca Juga  Bupati Ajak Pelajar Jadi Pelopor Kebersihan Lingkungan

Ia juga menyoroti kondisi lapangan di beberapa sekolah yang kekurangan ruang kelas hingga membuat proses belajar harus dilakukan di luar ruangan. Selain itu, beberapa sekolah bahkan terdampak bencana alam, seperti tanah longsor yang mengakibatkan kerusakan bangunan.

“Semua pihak sepakat bahwa pendidikan adalah sektor vital. Maka fasilitas pendukungnya harus dipastikan memadai agar kualitasnya ikut meningkat,” tegas Feri.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait