Wabup Gamalis Buka Sosialisasi Teknik Negosiasi dan Mini Kompetisi E-Katalog Versi 6

Selasa, 14 Oktober 2025 06:47 WITA

NEWSNUSANTARA.TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah menggelar Sosialisasi Teknik Negosiasi dan Mini Kompetisi pada E-Katalog Versi 6, Senin (13/10/2025), di Ruang RPJPD Bapelitbang Berau.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Berau, H. Gamalis.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Berau, Jimmy, menyampaikan kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pengadaan barang dan jasa yang akuntabel dan transparan, sekaligus mendorong percepatan realisasi belanja daerah.

E-Katalog Versi 6 Diterapkan, Wabup Gamalis Tekankan Transparansi Pengadaan (DiskominfoIKP-AF)

“Belanja Pemerintah Daerah baru mencapai sekitar 6 persen atau senilai Rp259 miliar dari total Rp4 triliun. Melalui penerapan E-Katalog versi 6, diharapkan realisasi belanja dapat meningkat karena sistem ini memiliki banyak keunggulan. E-Katalog terbaru sudah terintegrasi dengan sistem keuangan daerah, sehingga proses menjadi lebih otomatis, akurat, dan dilengkapi dengan tanda tangan digital,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati H. Gamalis menegaskan pentingnya kegiatan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman kepada seluruh perangkat daerah terkait ketentuan terbaru dalam Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

“Melalui pemahaman terhadap regulasi terbaru ini, kita berharap tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan efisien dapat terwujud. Transformasi sistem pengadaan telah berkembang sangat pesat seiring arah kebijakan nasional menuju pemerintahan yang berintegritas dan berbasis digital,” ujar Gamalis.

Menurutnya, E-Katalog merupakan inovasi besar dalam sistem pengadaan elektronik pemerintah yang kini menjadi tulang punggung dalam proses pembelian barang dan jasa. Melalui platform ini, proses pengadaan dapat dilakukan secara terbuka, cepat, transparan, dan akuntabel, serta memberi peluang luas bagi pelaku usaha lokal sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan.

Baca Juga  Jembatan Gebyak Singosari Tahun Depan Akan Lebih Stabil Di Gunakan

Gamalis juga menekankan pentingnya kemampuan negosiasi dalam sistem pengadaan berbasis digital.

“Negosiasi tidak hanya berkaitan dengan harga, tetapi juga menyangkut kualitas, ketepatan waktu, layanan, dan komitmen kerja sama jangka panjang antara pemerintah dan penyedia,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemkab Berau untuk terus menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, inovatif, dan berintegritas, dengan dukungan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Penyedia diharapkan dapat berinteraksi secara profesional, membangun budaya komunikasi yang sehat dan beretika. Kita bersama-sama harus memastikan bahwa setiap rupiah uang rakyat yang dibelanjakan melalui sistem pengadaan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.

Bagikan:
Berita Terkait