Gamalis Harap Abut Barintak Gurimbang Fest 2025 jadi Ajang Mengingat Warisan Budaya Banua

Jumat, 15 Agustus 2025 10:06 WITA

NEWSNUSANTARA.COM, BERAU – Abut Barintak Gurimbang Fest 2025 kembali dilaksanakan dalam peringatan hari jadi ke-362 Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung, Kamis (14/8/2025).

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan sebagai rangkaian pesta rakyat Banua. Wakil Bupati, Gamalis yang turut hadir, membuka acara secara resmi mengaku, jika tradisi Banua sebagai suku asli Kabupaten Berau tidak boleh pudar.

Gamalis Harap Abut Barintak Gurimbang Fest 2025 jadi Ajang Mengingat Warisan Budaya Banua

Apalagi Gurimbang merupakan kampung yang berada di anak aliran Sungai Kelay banyak didiami masyarakat Berau bahari. Tentu dengan terselenggaranya kegiatan itu, merupakan wujud dari cara masyarakat mempertahankan dan mengingat tradisi adat dan budaya asli mereka.

Baca Juga  Satpolairud Polres Kukar Evakuasi Kapal Klotok yang Tenggelam

“Kampung Gurimbang dapat konsisten melestarikan adat dan tradisi Banua, mulai dari bahasa, kuliner, kesenian, hingga berbagai aspek lainnya yang mencerminkan warga Banua,” katanya.

Seperti halnya, bahasa etnis Melayu Banua. Menurut Gamalis, bahasa tersebut harus dilestarikan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingganya, dapat dikenal dan membudaya di kehidupan generasi muda.

Sebagai salah satu kampung mandiri yang ada di Berau. Gurimbang juga diakuinya sangat berpotensi dalam mengembangkan sumber daya manusia dan pendapatan asli kampung. Salah satunya, melalui pameran kebudayaan dan lain sebagainya.

Baca Juga  Wabup Resmikan Jembatan Kerungpedaringan, Warga Sudah Bisa Lewat

“Selain penguatan budaya, sektor potensial seperti pertanian padi sawah dan ekonomi kreatif perlu dikembangkan untuk mendukung perekonomian warga,” sambung Gamalis.

Produk khas Gurimbang diakuinya telah banyak dijual di pasaran. Seperti olahan hasil ikan seperti amplang dan bumbu dapur telah banyak dikenal masyarakat. Produksi itu yang harus dikembangkan sebagai oleh-oleh bagi wisatawan saat datang ke Berau.

Baca Juga  PLN Catat Rekor Peningkatan Konsumsi Energi Kendaraan Listrik Selama Nataru 2024-2025

Hanya saja, langkah tersebut tidak bisa dijalankan sendiri oleh Kampung, dukungan berbagai sektor juga harus berjalan baik. Dari organisasi perangkat daerah (OPD) hingga pemangku kesultanan Sambaliung. Harus turut serta dalam pengembangan budaya dan potensi kampung.

“Budaya adalah aset yang harus dijaga dan dipelihara sebagai fondasi kemajuan daerah. Abut Barintak ini harus menumbuhkan kekompakan dan kegembiraan bagi masyarakat,” tutupnya.

(MGN/ADV)

Bagikan:
Berita Terkait