Perusahaan Umum Tirta Kanjuruhan Malang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Yang KE 1.262

Bagikan :

50 Hari Dirawat ,Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang Akhirnya Bisa Pulang

SELESAI PERWATAN: RS Syaiful Anwar tempat merawat korban tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 135 suporter.

NEWSNUSANTARA.COM -MALANG – Korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada tanggal 01/10/2022 lalu yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Kota Malang, sudah diperbolehkan pulang.

Dony Iryan Vebry Prasetyo Kepala Sub Bagian Humas RSUD Saiful Anwar Malang, menerangkan, pasien tersebut sudah dipulangkan pada Senin (21/11/2022) kurang lebih pukul 13.00 WIB.

Pasien terakhir dari tragedi Kanjuruhan yang menjalani perawatan di RSUD Saiful Anwar Malang bernama Novita Ramadhani, berusia 18 tahun, warga Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Dony juga menambahkan, “kondisi pasien tersebut sudah membaik sehingga tim dokter memperbolehkannya untuk pulang. Pasien itu menjalani perawatan kurang lebih selama 50 hari di RSUD Saiful Anwar Malang.

“Saat ini pasien tersebut tetap melakukan rawat jalan di RSUD Saiful Anwar Malang, untuk memulihkan kondisi. Secara berkala, pasien tersebut tetap harus melakukan pemeriksaan di RSUD Saiful Anwar. Selanjutnya tinggal kontrol dan rawat jalan. Seluruh pasien tragedi Kanjuruhan sudah pulang semua,” tutup Dony. (Hmzh)

Bagikan :

Dua Ulama Besar Resmikan TPQ MADIN AL AZIZ Sukorejo Gondanglegi

DIRESMIKAN: Ulama dari Yaman ikut meresmikan TPQ MADIN AL AZIS.

NEWSNUSANTARA.COM – MALANG – Paguyuban sekaligus warga Dusun Mbedali RT 02 RW 01 Desa Sukorejo Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang menggelar acara pemotongan pita sekaligus peresmian TPQ Madin Al-Aziz dengan mengundang beberapa habaib dan para ulama daerah Gondanglegi dan sekitarnya.

Acara peresmian TPQ MADIN AL AZIZ tersebut mengundang majelis sholawat Hubbun Nabi dan dihadiri oleh guru besar dari negara Yaman yaikni Syekh Dr Muhammad Ali Bin Ba’athiyah (Rektor Universitas Imam Syafi’i Yaman) dan KH Nur Hasanuddin (Pengasuh Ponpes Darussa’adah Poncokusumo).

Kedatangan Syekh Ba’athiyah sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat karena di Desa Sukorejo belum pernah kedatangan Syekh Ba’athiyah. Warga juga sangat senang desanya di datangi ulama’besar Seperti beliau.

Acara peresmian TPQ MADIN yang dilaksanakan Rabu (18/11/2022) dikoordinir oleh Parno atau yang lebih akrab di panggil Pakde Parno selaku Ketua Paguyuban di gedung TPQ tersebut. Pakde Parno menggerakkan para warga jalan Purwo untuk bergotong royong agar acara bisa berjalan dengan lancar

Pakde Parno menjelaskan, dengan adanya kegiatan ini jadi kenangan tersendiri bagi kami selaku panitia dan warga yang turut serta membantu demi kelancaran tersebut.

“Kekompakan panitia dan warga yang membuat acara berjalan dengan lancar, saya tidak mengira jika tamu undangan bisa mebludak. Ini suatu kebanggaan bagi paguyuban sekaligus warga khususnya Dusun Mbedali,” tambahnya.

Sementara itu Lilik Saropah selaku Kepala Sekolah TPQ MADIN Al Aziz mengatakan sangat bersyukur dengan acara pemotongan pita sekaligus peresmian TPQ Madin Al-Aziz ini yang di resmikan langsung oleh tokoh ulama besar.

Acara peresmian TPQ tersebut juga di meriahkan oleh Para komunitas RX King dan beberap komunitas lainnya , ditambah dengan adanya kembang api yang menggemparkan warga Sukorejo, membuat acara semakin meriah.

 

“Dengan kedatangan Syekh Ba’athiyah ini semoga mendapat barokah hingga membawa ilmu yang bermanfaat bagi siswa siswi kami, dan menjadi lebih semangat lagi dalam mencari ilmu agar bisa mengembangkan kepada masyarakat luas. Terimakasih juga kepada paguyuban dan warga yang ikut serta dalam acara ini semoga kekompakan kalian di balas lebih oleh Allah SWT,,” ujar Lilik. (mamzah).
[24/11 22.00] Suyonoseridah396@gmail co: Masyarakat, TNI dan POLRI Gotong Royong Bersihkan Aula SDN 04 Bumirejo Dampit yang Roboh

NEWSNUSANTARA.COM – MALANG – Masyarakat bersama TNI-Polri di Kabupaten Malang melakukan gotong royong pembersihan sisa material gedung Aula SDN 04 Bumirejo, agar dapat segera dilakukan renovasi.

Bangunan aula SDN 04 Bumirejo, Dampit, Kabupaten Malang, roboh dikarenakan berusia tua sudah rapuh, Kondisi itu direspons TNI-Polri yang turut serta membantu warga membersihkan material bangunan tersebut.

Pada tahapan awal dilakukan pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan atap, yang dikomando langsung oleh Batituud Serma Lasiman dan anggota Koramil 0818/15 Dampit dengan dihadiri oleh Polsek Dampit dan desa.

Dandim 0818 Kabupaten Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat memberikan apresiasi atas pembersihan material bangunan aula SDN 04 Bumirejo yang roboh tersebut.

“Tidak hanya di wilayah Dampit kepada seluruh jajaran, saya sudah perintahkan untuk memantau kondisi sekolah-sekolah, jangan sampai saat pembelajaran terjadi hal yang tidak di inginkan,” terang Letkol Inf Taufik Hidayat, Rabu (23/11/2022).

Taufik Hidayat juga menambahkan, peningkatan kewaspadaan ini sangat perlu dilakukan. “Terutama selalu koordinasikan dengan pihak terkait, mengingat akhir-akhir ini cuaca yang cukup ekstrim,” imbuhnya.

Sementara itu, Danramil Dampit Kapten Inf Reko menjelaskan, robohnya bangunan memang ada beberapa kerangka dari bagian bangunan yang sudah lapuk dimakan usia.

“Saat kejadian tidak ada kegiatan pembelajaran. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini,” terang Kapten Inf Reko.

Menurutnya, dalam hal ini TNI-Polri hanya membantu masyarakat untuk membersihkan maupun mengevakuasi material dari robohnya aula SDN 04 Bumirejo Dampit.

“Selanjutnya kita menunggu proses pembangunan lebih lanjut oleh pemerintah, yang rencana segera akan dilaksanakan,” kata Perwira Pertama atau Pama TNI AD dengan tiga balok di pundaknya.

Dengan dibersihkan material aula SDN 04 Bumirejo Dampit Kabupaten Malang yang ambruk oleh TNI-Polri tersebut dia berharap agar mempermudah aktivitas belajar mengajar di sekolah dan menghindari bayaha di area tersebut.(Hmz).

Bagikan :

Jalan Rusak di Kabupaten Malang Masih Menjadi PR DPUBM

TUNGGU DIPERBAIKI: Jalan rusak di wilayah Kabupaten Malang dikeluhkan warga karena belum diperbaiki.

NEWSNUSANTARA.COM – MALANG – Fenomena jalan rusak yang ada di Kabupaten Malang hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi DPUBM (Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga) Kabupaten Malang. Pasalnya di musim penghujan saat ini , banyak jalan yang awalnya rusak ringan kini menjadi parah,tak jarang pula akibat jalan rusak mengakibatkan terjadinya kecelakaan.

Seperti jalan yang ada di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang warga mengeluhkan kondisi jalan desa yang menghubungkan Wisata Pantai Sipelot, yang kini dalam kedaan rusak sepanjang 3 kilometer.

Tak jarang juga sudah beberapa kali membawa korban luka pada pengedara bermotor. Bahkan, ada kendaraan berjenis truk mengangkut pisang setempat terbalik, akibat jalan rusak.

Berdasarkan informasi ,Hal ini disampaikan, Kepala Desa (Kades) Pujiharjo, Hendik Arso, saat dikonfirmasi Dia mengatakan, kondisi jalan rusak di wilayah Desa Pujiharjo hingga kini belum ada tanggapan.

“Terus terang jalan rusak itu, adalah jalan satu-satunya menuju ke Desa Pujiharjo dan menuju Pantai Sipelot, serta tempat wisata lainnya. jalan yang rusak tersebut sepanjang 3 kilometer yang melewati hutan,” ungkapnya.

Dalam kecelakaan yang sering terjadi , itu memang tidak membawa korban jiwa atau luka. Tapi pengendara motor yang jatuh akibat melewati jalan berlubang, tidak sedikit yang mengalami luka-luka.

“Karena jalan rusak tersebut ,paguyuban sopir truk Desa Pujiharjo siap membantu material untuk perbaikan jalan. Karena kondisi jalan akan semakin parah, yang mana setiap hari diguyur hujan, dan jika tidak segera diperbaiki kondisi jalan semakin ambles,” ujarnya.

Di harapkan Pemkab Malang segera melakukan perbaikan, karena jalan itu merupakan jalan kabupaten, karena hal itu tanggung jawab Pemkab Malang untuk memperbaikinya.

“Desa Pujiharjo pada beberapa Minggu lalu dilanda banjir bandang, dan akses jalan sempat terputus akibat tanah longsor yang menunutupi jalan. Sehingga jika jalan rusak tidak segera diperbaiki, maka dipastikan pengunjung wisata enggan berwisata di wilayah desanya,” tuturnya.

Plt Dinas Bina Marga Kabupaten Malang Suwiqnyo , mengatakan bahwah pihaknya sudah menerima laporan perihal jalan rusak di desa Pujiharjo.

“,Kami sudah menerima laporan dan melakukan pengecekan melalui Unit, yang jelas wilayah Kabupaten Malang ini tidak kecil,fan sangat luas jadi kami perlu menata , karena jalan rusak di tempat lain itu juga ada yang lebih parah , tapi yang terpenting semua jalan rusak adalah menjadi prioritas kami. Kami berusaha maksimal”, tegas Suwiqnyo, Kamis (24/11/2022).
(Hmz).

Bagikan :

Rp 200 Juta untuk Perbaikan Jalan Rusak di Kabupaten Malang

RETAK: Sebagian jalan yang rusak perlu dilakukan perbaikan.

NEWSNUSANTARA.COM – MALANG – Melalui Dinas Pengerjaan Umum Bina Marga, Pemkab Malang menyediakan dana sebesar Rp 200 juta untuk pembenahan jalan rusak berlubang di Kabupaten Malang.

Dalam praktelik di lapangan, Pemkab akan menggunakan skema tambal sulam untuk memperbaiki jalan rusak berlubang. Bahkan Pemkab juga menyediakan dana sebesar Rp 11,5 miliar untuk peningkatan kualitas jalan agar jauh lebih baik.

Pelaksana tugas (Ply) Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Suwignyo menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemeliharaan jalan yang mulai rusak diakibatkan musim penghujan dengan curah tinggi.

“Perlu diketahui di musim penghujan ini, kami terus memantau kerusakan jalan. Saat ini kami masih memperbaiki jalur menuju pertigaan Krebet, termasuk jalan menuju Gondanglegi,” kata Suwignyo saat dihubungi, Minggu (13/11/2022).

Diketahui bahwa Jalan Krebet-Gondanglegi diproyeksikan untuk menunjang akses Tol Malang-Kepanjen Untuk itu Pemkab masih mengebut pengerjaan perbaikan Jalan Krebet-Gondanglegi.

“Krwbet – Gindanglegi kami target selesai pada November 2022,dan pastinya kita berharap tidak ada kendala lagi, ” jelasnya.

Saat ini sejumlah ruas jalan di Kabupaten Malang mulai rusak seiring datangnya musim penghujan,apalagi dengan itentitas curah hujan yang tinggi.Secara otomatis karena hujan tinggi. Lubang-lubang bermunculan di sejumlah jalan. seperti yang terlihat di Jalan Raya Bululawang-Gondanglegi.

Jalan berlubang sangat membahayakan bagi pengendara, terutama pengendara motor di tambah lagin minimnya penerangan jalan membuat pengendara motor harus ekstra hati-hati saat berkendara pada malam hari.

Karena minimnya penerangan jalan umum, tak jarang terjadi kecelakaan karena terjebak pada jalan yang berlobang melintas saat malam hari.(Hmz).

Bagikan :

40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Aremania-Aremanita Gelar Teatrikal di Depan Balkot Malang

RATUSAN NYAWA MELAYANG: Ratusan orang membawa poster dan keranda sebagai simbol banyaknya nyawa berjatuhan dalam peristiwa Kanjuruhan.

NEWSNUSANTARA.COM – MALANG – Walaupun kondisi hujan deras tak memadamkan semangat aksi solidaritas Aremania – Aremanita di momen 40 hari Tragedi Kanjuruhan, Kamis (10/11/2022) siang.

Kali ini ribuan massa bergerak dari Stadion Gajayana menuju bundaran Tugu Balai Kota Malang dengan membawa poster dan ratusan keranda, itu semua sebagai simbol banyaknya nyawa berjatuhan dalam peristiwa Kanjuruhan.

Walaupun massa dalam aksinya diguyur hujan deras, Aremania dan Aremanita tetap melanjutkan aksi dengan membacakan tuntutan untuk mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan.Massa yang tergabung dari berbagai elemen ini turut mempersembahkan aksi teatrikal.

Pada aksi ini Kukuh Sunyoto sebagai maskot Arema menjelaskan aksi teatrikal ini menggambarkan bagaimana situasi saat Tragedi Kanjuruhan meledak pada 1 Oktober bulan kemarin.

Tampak ditunjukkan ,yaitu Ada aksi pemeran aparat keamanan menembaki penonton dengan gas air mata di tribun hingga melakukan tindakan represif yang menimbulkan suporter terluka.

“Ya kami menggambarkan suasana waktu tragedi itu. Banyak suporter yang ditendang, diinjak, jadi tindakan itu memancing anak-anak turun ke lapangan. Untuk itu saya sendiri tadi berperan agar meminta aparat tidak melakukan tembakan gas air mata,” kata Aremania asal Slorok, Sumberpucung.

Menurut keterangannya, aksi teatrikal ini dilakukan secara spontan tanpa latihan.

“Terus terang dan junur aja , Ini spontan apa yang saya dan teman-teman alami waktu kejadian,” jelasnya sambil berorasi.(Hmz).

Bagikan :

Bikin Konten Video, Wisatawan Remaja Asal Malang Tewas di Lautan Pasir Gunung Bromo

NEWSNUSANTARA.COM MALANG – Akibat kurang hati – hati seorang wisatawan remaja berusia 18 tahun yang berasal dari Kedungkandang Kota Malang mengalami kecelakaan di Lautan Pasir Bromo, Senin (7/11/2022).

Remaja bernama Ghulam Ahmad Syahrul hendak mengabadikan momen dengan mengendarai motor trailnya untuk membuat konten video. Namun pengendara malah meluncur dengan kecepatan tinggi.

Syahrul Sempat dilarikan ke Puskesmas Sukapura, namun karena luka yang cukup serius di bagian kepala, nyawanya tak terselamatkan.

Diketahui, memang laut pasir sangat berbahaya jika belum paham medan jalan. Korban diduga tidak menguasai kemudi kendaraan dan wilayah pasir hingga hilang kendali. Kemudian pengendara dan motor terpental dan jatuh.

Syarif rekan korban menerangkan kepada Humas BB TNBTS. “Di saat jatuh, posisi kepalanya terbentur batu. Sehingga menyebabkan luka serius di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian,” terangnya, Senin (8/11/2022).

“Pengunjung diharapkan selalu waspada, hati-hati dan dalam kondisi fisik prima. Tertib dan memetuhi prosedur dalam berkendara. Sehingga hal-hal yang menyebabkan atau menimbulkan kejadian yang tidak-tidak”, tutupnya. (Hmz).

Bagikan :

Dishub Kota Malang Lakukan Kajian Terkait Kemacetan Jembatan Suhat

KEMACETAN: Rekayasa lalu lintas diharapkan menjadi solusi memecah kemacetan di atas jembatan Suhat.(foto:hamzah/newsnusantara)

NEWSNUSANTARA.COM MALANG – Kemacetan kendaraan yang yerjadi di Jembatan Soekarno-Hatta (Suhat) Kota Malang menjadi perbincangan masyarakat karena sering terjadi kemacetan di atasnya. Warga mengkhawatirkan konstruksi bangunan jika terus dibebani kendaraan di tengah jembatan.

Zuna Ulthary pengguna jalan dan selalu terjebak kemacetan mengatakan, merasa khawatir jika berhenti di traffic light tengah jembatan tersebut. Karena saat berhenti, jembatan terasa bergerak.

“Jujur aja saya setiap hari lewat ini dan saat berhenti jembatan itu terasa bergerak gitu,” kata Zuna, Senin (7/11/2022).

Sementara itu menyikapi hal tersebut Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan melakukan kajian terhadap lalu lintas di Jembatan Suhat dengan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Malang.

Dalam hal ini, rekayasa lalu lintas disebut menjadi langkah dan solusi terhadap jembatan yang dibangun tahun 1988 tersebut.

“Perihal jembatan Suhat, diupayakan kendaraan tidak berhenti di jembatan terlalu lama berhenti di jembatan bukan pelanggaran, tapi tentu akan menambah beban jembatan,” kata Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.

Widjaja mengaku tidak bisa mengambil keputusan sepihak. Sebab, hal tersebut berkaitan dengan kebijakan lalu lintas di Kota Malang. Pihaknya akan melibatkan akademisi ahli lalu lintas, ahli tata kota hingga stake holder lain dalam mengkaji lalu lintas di Jembatan Suhat.

“Kemacetan adalah hal yang harus diatasi. Tapi kami akan upayakan tidak berhenti di atas jembatan itu. Ini akan kami bicarakan di forum (lalu lintas dan angkutan jalan), karena ini tidak bisa satu keputusan di Dishub saja,” tegas Widjaja.(Hmz).

Bagikan :

2022, Musibah Angin Kencang Mendominasi Kabupaten Malang

RUSAK: Salah satu rumah warga porak poranda diterjang angin kencang. (Foto:hamzah/newsnusantara)

NEWSNUSANTARA.COM MALANG – Musibah angin kencang dan puting beliung marak terjadi di wilayah Kabupaten Malang di tahun 2022 ini. Hal itu tercatat pada data terbaru yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang. Musibah angin kencang sudah terjadi sebanyak 34 kali.

Yang terbaru, angin kencang menerjang wilayah Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Pada musibah ini , mengakibatkan belasan rumah warga dan bangunan pondok pesantren (Ponpes), mengalami kerusakan di bagian atap bangunan, terjadi pada Sabtu (5/11/2022).

“Ada 13 rumah warga mengalami rusak ringan akibat diterjang angin kencang. Dan juga bangunan Ponpes mengalami kerusakan berada di Dusun Gerih, Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Senin (7/11/2022).,

Rumah yang mengalami kerusakan milik Kariadi dan Siamah warga RT 08 RW 02. Kemudian di rumah Sumawan, Nurkholis dan Sukri warga RT 03 RW 02.

Sementara itu, di RT 09 RW 02 tercatat ada lima rumah warga yang mengalami rusak ringan akibat diterjang angin kencang. Yakni tempat tinggal milik Lukman, Jumailah, Tamam, Mansyur, dan Raseman.

Tiga rumah lainnya yang dikabarkan juga terdampak angin kencang terjadi di RT 10 RW 02. Yaitu di tempat tinggal milik Suwanto, Riono, dan Viki. Selain menerjang belasan rumah warga, satu bangunan Ponpes Andahdliyah juga terdampak musibah angin kencang tersebut.

Sebelum terjadi musibah angin kencang, hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah Kecamatan Pujon. Tidak lama kemudian, hujan deras tersebut dibarengi dengan hembusan angin kencang..

“Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material saja. Saat ini masih dalam assesment dan pendataan terkait berapa total kerugiannya,” imbuh Sadono.

Musibah angin kencang memang marak terjadi di Kabupaten Malang. Tercatat, sejak awal tahun hingga September 2022, sedikitnya musibah angin kencang telah terjadi sebanyak 34 kali.

“Dapat dikatakan bahwa tahun ini (2022) musibah angin kencang sering terjadi di wilayah Kabupaten Malang seperti Kecamatan Pakis dan Jabung. Namun beberapa wilayah lainnya seperti di Kecamatan Karangploso, Singosari, Tajinan, Wajak, hingga Kepanjen juga rawan terjadi musibah angin kencang,” tandas Sadono.(Hmz).

Bagikan :

Pemuda Donomulyo Kabupaten Malang Sandang Gelar Pemuda Inspiratif Tingkat Provinsi

PRESTASI: Bima menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jatim Kofifah Indar Parawansa.

NEWSNUSANTARA.COM – MALANG – Pemuda asal Desa Kecamatan Donomulyo Bima Aminul Karim terpilih menjadi Pemuda Inspiratif Provinsi Jawa Timur tahun 2022, sebuah ajang yang diseleranggarakan Pemprov Jatim.

Bima sebagai penggerak UMKM melalui paguyuban UMKM Donomulyo Maju Bersama (Domasa). Dia berkolaborasi dengan sektor pariwisata pantai Modangan Sport Tourism yang ada di Donomulyo.

Bima menerangkan bahwa UMKM di bidang makanan dan minuman, batik tulis, pembuatan roti, kerajinan. “UMKM berdiri sejak 2019 berama donomulyo maju bersama yang dikenal sebagai Donomulyo Maju Bersama (DOMASA),” ujarnya, Senin (31/10/2022).

Menurutnya, produk UMKM di wilayah Kecamatan Donomulyo telah berupaya menembus pasar luar negeri.

“Pemasaran sudah ada yang ekspor ke luar negeri ke beberapa negara-negara di ASEAN seperti produk media tanam yang berasal dari sepet kelapa,” imbuh pria yang menjadi bagian dari KNPI Kabupaten Malang ini.

Pemuda yang pernah menjadi juara 1 Duta Generasi Berencana Tingkat Nasional 2017 ini juga aktif mendirikan sebuah wadah untuk anak muda agar peduli kesehatan, melalui Women And Man Indonesia Center (WEMINAC).

“Terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Malang Dinas Pemuda dan Olahraga, para senior Tokoh pemuda organisasi kemasyarakatan pemuda serta masyarakat Kabupaten Malang yang sudah mendukung selama ini,” tandasnya. (Hmz).

Bagikan :