Atlet dan Olahraga Harus Jadi Perhatian, Syarifatul: Harus Jadi Prioritas

Kamis, 6 Juli 2023 12:06 WITA
FOTO:Syarifatul anggota DPRD Berau (kanan)

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB- Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah, menyoroti perkembangan olahraga di Kabupaten Berau. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap minimnya dukungan dan kecenderungan atlet untuk mempertimbangkan diri membela daerah lain daripada daerah asalnya, yaitu Kabupaten Berau.

“Ini harus menjadi perhatian. Atlet-atlet ini memberikan kontribusi bagi daerah, mereka memberikan prestasi di bidang olahraga, seperti pada Porprov 2022 yang lalu,” ujar Syarifatul.

Untuk mengatasi masalah anggaran yang selama ini menjadi keluhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau perlu merumuskan strategi yang efektif, terutama melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau. Mengandalkan anggaran yang ada saat ini tidak akan memberikan hasil maksimal.

Baca Juga  Proyek Gapura Kota Tua Teluk Bayur Diperpanjang 30 Hari, Ini Alasannya‎

Diperlukan kerjasama dengan pihak ketiga untuk mendukung program Pemkab Berau dalam pengembangan olahraga di Bumi Batiwakkal.

“Pemkab juga harus dapat melibatkan pihak ketiga. Terlebih lagi, para atlet kita yang berpartisipasi dalam Pra PON harus diprioritaskan. Terutama untuk cabang olahraga yang memiliki potensi untuk meraih kemenangan,” tambahnya.

FOTO:Syarifatul anggota DPRD Berau (kanan)

Setiap Pengcab olahraga dapat menyampaikan kebutuhannya kepada Dispora. Jangan sampai atlet kita yang berpotensi meraih prestasi malah gagal berpartisipasi.

Baca Juga  Program Beasiswa Berau Diminta Lebih Selektif dan Akuntabel

DPRD akan memberikan dukungan dari segi anggaran jika dibutuhkan, namun dukungan ini harus disesuaikan dengan kebutuhan yang spesifik.

“Selain itu, masih ada anggaran yang tersedia dalam APBD Perubahan. Harapannya, Pemkab memberikan prioritasnya untuk atlet dan pengembangan olahraga,” ungkapnya.

Menanggapi isu tentang atlet berprestasi yang mempertimbangkan untuk pindah daerah karena minimnya dukungan, seperti yang dialami oleh Habibie Wahid, atlet tenis meja asal Berau yang meraih medali perak dalam turnamen internasional tenis meja di Bali, Syarifatul memberikan apresiasi atas prestasi yang telah dicapai. Namun, ia juga menyesalkan fakta bahwa atlet tersebut harus mempertimbangkan pindah daerah karena minimnya dukungan dari daerah asalnya.

Baca Juga  Polres Berau Amankan Residivis Curanmor

“Atlet berprestasi ini adalah aset kita dan harus dijaga dengan segala cara. Ini juga harus menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Saya berharap masalah ini dapat dibahas bersama, sehingga tidak ada lagi atlet yang memutuskan untuk pindah daerah,” pungkasnya. (/ADV)

Reporter:Miko//Editor:Edy

Bagikan:
Berita Terkait