Efisiensi Anggaran, DPRD Berau Setuju SPPG Tutup di Akhir Pekan

Rabu, 8 April 2026 02:25 WITA
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi

NEWSNUSANTARA BERAU- Dukungan terhadap kebijakan efisiensi dalam pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) datang dari DPRD Berau. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menilai pengurangan operasional layanan, termasuk penghentian sementara pada akhir pekan, merupakan langkah yang tepat dalam rangka penghematan anggaran.

Sumadi menjelaskan bahwa layanan tidak perlu tetap berjalan ketika tidak ada aktivitas sekolah. Ia menilai kondisi tersebut justru membuka peluang pemborosan jika tidak disesuaikan.

Baca Juga  Musrembang Rencana kerja Pemerintah Desa

“Ketika Sabtu dan Minggu tidak ada kegiatan belajar, tidak perlu dipaksakan. Ini bagian dari upaya efisiensi,” katanya.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa kebijakan serupa jika diterapkan secara luas dapat menekan belanja negara hingga puluhan triliun rupiah. Menurutnya, anggaran tersebut sebaiknya dialihkan untuk kebutuhan pembangunan daerah yang lebih mendesak.

“Dana itu bisa difokuskan untuk pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan agar distribusi hasil pertanian ke kota lebih lancar,” ujarnya.

Di sisi lain, Sumadi menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam program pemenuhan gizi. Ia menyoroti adanya penerima manfaat dari kalangan yang dinilai tidak membutuhkan, sehingga berpotensi mengurangi efektivitas program.

Baca Juga  Sudah Dianggap Baik, DRPD Harap Pengelolaan Parwisata Lebih Serius

“Prioritas harus diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama untuk menekan angka stunting. Bukan untuk anak-anak dari keluarga yang mampu,” tegasnya.

Ia juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPPG, terutama terkait kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) dan kualitas makanan yang disalurkan.

“Kalau masih ada yang belum sesuai SOP, sebaiknya dihentikan sementara untuk dibenahi. Jangan menambah program baru sebelum yang berjalan diperbaiki,” ucapnya.

Baca Juga  Sekda Asahan Lepas Asahan Futsal Club Bertanding di Liga Futsal Nusantara

Sumadi menegaskan bahwa program pemenuhan gizi tetap memiliki tujuan yang baik, namun harus dijalankan dengan perencanaan matang agar tidak justru membebani anggaran tanpa hasil maksimal.

“Program ini penting, tapi pelaksanaannya harus tepat sasaran dan sesuai standar agar benar-benar memberi manfaat,” pungkasnya.

Reporter: Marta Tongsay | Editor:Hendra

Bagikan:
Berita Terkait