
NEWSNUSANTARA.COM,Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mengadakan seminar untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) kepada pelajar SMA. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu (10/5/2023) dan dihadiri oleh ratusan pelajar dari 10 SMA di Kabupaten Berau.
Menurut Nurhayati, Kasi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Berau, pelajar dipilih sebagai sasaran utama karena dianggap lebih rentan terhadap penyebaran NAPZA. Dinkes berharap para pelajar yang mendapatkan pengetahuan tentang NAPZA akan lebih mudah membagikannya kepada pelajar lainnya.

Dalam kegiatan seminar ini, Dinkes mengundang dua narasumber yaitu dokter spesialis kesehatan jiwa dan pihak Badan Narkotika Kabupaten (BNK). Menurut Nurhayati, dokter spesialis memiliki keahlian dalam menjelaskan masalah NAPZA, mulai dari apa itu NAPZA, jenisnya apa saja, efek samping dan akibatnya nanti bagaimana. Sementara BNK berfokus pada hukum dan pidana apabila orang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba tersebut, baik dari sisi pengguna maupun pengedar.
Para pelajar menyambut positif sosialisasi bahaya narkoba ini. Mereka sekarang mengetahui bahaya dan resiko yang dihadapi oleh pecandu narkoba, serta memahami jenis-jenis narkoba yang membahayakan bagi kesehatan dan perkembangan kecerdasan.
Seorang siswa SMAN 7 Berau, Fajar Apriliansyah, menyambut positif seminar tersebut. Dia mengatakan, “Ini kesempatan bagus bagi saya sebagai pelajar yang memang susah mencari ilmu-ilmu seperti ini, karena tidak selamanya pelajaran di sekolah itu lebih mendalam mengenai narkoba”.
Seminar bahaya narkoba ini direncanakan akan digelar di semua kecamatan se-Kabupaten Berau. Tujuan utamanya adalah untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. MK (ADV)





