Berau Mulai Dihantui Kabut Asap. Wabup Gamalis: Semoga Tidak Hambat Kegiatan Masyarakat

Senin, 25 September 2023 11:09 WITA
Wakil Bupati Berau Gamalis.

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB- Kabut asap di Kabupaten Berau semakin jelas terihat. Bahkan, jarak pandang atau visibility sempat menurun di bawah 5 km.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis mengatakan, akan melihat kondisi lebih jauh terkait potensi dampak kabut asap apabila terus menebal di langit Bumi Batiwakkal. Dirinya juga belum mengetahui, apakah kabut tersebut merupakan dampak dari karhutla yang terjadi di Kabupaten Berau, atau kabut kiriman.

Baca Juga  Atlet Taekwondo Berau Raih Medali Emas

“Ini sesuatu yang tidak kita harapkan. Semoga, ini tidak sampai menghambat kegiatan masyarakat,” jelasnya.

Ketika ditanya, bagaimana mengenai dampak pelajar, apabila kabut tersebut semakin menebal. apakah akan diliburkan, atau tidak. Gamalis menjelaskan, mengenai hal itu, tentu akan dilakukan koordinasi dengan OPD teknis.

FOTO:Wabup Berau Gamalis.

“Terutama dengan Dinas Pendidikan Berau, DLHK, dan BPBD Berau, seberapa urgen kondisi kabut asap di Kabupaten Berau,” katanya.

Baca Juga  Buka 24 Jam, Managemen Mie Gacoan Abaikan Aturan Pemkab Berau

Mengenai Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah di Bumi Batiwakkal, tentu menjadi perhatian pemerintah daerah. Tidak hanya itu, Pemkab kata dia, juga melakukan antisipasi bersama BPBD Berau, TNI-Polri, dan masyarakat peduli api (MPA).

Untuk itu, dirinya berharap kepada seluruh masyarakay Berau bersama-sama mendukung pemerintah daerah dalam mencegah terjadinya karhutla. Karena kata Gamalis, dampak dari kahutla sendiri tak hanya mengganggu aktivitas belajar mengajar. Tapi juga meningkatnya penderita ISPA, serta mengganggu penerbangan.

Baca Juga  ‎Tiket Pesawat Nataru Kian Terjangkau, Arus Penumpang di Bandara Kalimarau Meningkat‎

“Tanpa bantuan dan dukungan masyarakat, pencegahan karhutla tentu akn sulit. Kita semua tentu tidak ingin bencana kabut asap beberapa tahun terakhir kembali terjadi,” pungkasnya. (*/ADV)

Reporter:Miko//Editor:Edy

Bagikan:
Berita Terkait