Realisasi Aspirasi Reses Dinilai Masih Rendah, DPRD Berau Minta Perhatian Serius

Minggu, 19 April 2026 07:34 WITA

NEWSNUSANTARA BERAU- Rendahnya realisasi program yang bersumber dari hasil reses kembali menjadi sorotan di DPRD Berau. Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada belum optimalnya pembangunan yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mengungkapkan bahwa aspirasi warga yang dihimpun melalui kegiatan reses kerap berulang setiap tahunnya. Fenomena tersebut, menurutnya, menjadi indikasi bahwa usulan yang telah disampaikan sebelumnya belum sepenuhnya terealisasi oleh pemerintah daerah.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto

Ia menyebut, dalam setiap agenda reses, masyarakat cenderung mengajukan permintaan yang sama karena belum ada tindak lanjut yang konkret.

Baca Juga  Pemerintah dan TP PKK Kabupaten Asahan Salurkan Bantuan Sembako Jelang HUT ke-80 RI

“Usulan yang muncul itu-itu saja, artinya masih banyak yang belum diwujudkan. Ini perlu jadi perhatian serius,” katanya.

Subroto menjelaskan, reses merupakan sarana penting bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Hasil dari kegiatan tersebut kemudian dirangkum dalam pokok-pokok pikiran DPRD yang seharusnya masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.

Namun, ia menilai masih terjadi ketidaksesuaian antara apa yang direncanakan dengan pelaksanaan di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen yang lebih kuat dari pemerintah daerah agar aspirasi masyarakat benar-benar diakomodasi dalam program prioritas.

Baca Juga  Kegiatan Yang Bersumber Dari DAK Distop

Menurutnya, sinkronisasi antara pokok-pokok pikiran DPRD dan program pemerintah daerah menjadi hal krusial. Dengan adanya keselarasan, proses pembangunan diyakini dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Semua usulan itu sudah melalui proses panjang dan menggunakan anggaran negara. Jadi harus ditindaklanjuti dengan serius, jangan hanya berhenti sebagai dokumen,” tegasnya.

Baca Juga  Tim Defra UK Sambangi Berau, Bupati Harap Dukung Program Pengurangan Emisi Karbon

Ia juga menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak semata dilihat dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi dari sejauh mana dampaknya dirasakan masyarakat.

Untuk itu, Subroto mendorong penguatan koordinasi dan komunikasi antara DPRD dan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi yang baik akan mempercepat realisasi program sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

“Harapannya ada kerja sama yang solid, sehingga pembangunan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait