NEWSNUSANTARA,BERAU-Pemerintah Kabupaten Berau berharap persoalan batas wilayah dengan Kabupaten Kutai Timur yang telah berlangsung bertahun-tahun dapat segera memperoleh penyelesaian. Dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan pemerintah pusat dinilai menjadi kunci agar sengketa tersebut tidak terus berlarut.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan kejelasan batas administrasi sangat penting karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan pembangunan, pelayanan publik, hingga kepastian aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan.
Menurutnya, pemerintah daerah terus mengupayakan berbagai langkah untuk memperkuat dasar penyelesaian persoalan tersebut. Salah satunya melalui pembahasan bersama pemerintah kampung yang berada di wilayah terdampak.
Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Berau menerima kunjungan perwakilan Kampung Biatan Ilir dan Kampung Biatan Ulu. Dalam pertemuan itu, berbagai informasi mengenai sejarah wilayah, kondisi geografis, serta administrasi kedua kampung menjadi bahan pembahasan untuk memperkuat data yang dimiliki pemerintah daerah.
“Kami berdiskusi mengenai sejarah terbentuknya kampung serta kondisi geografis yang menjadi bagian penting dalam penyelesaian persoalan batas wilayah,” ujar Gamalis.
Ia mengungkapkan, sengketa tapal batas yang belum kunjung selesai telah memberikan dampak terhadap berbagai program pembangunan. Sejumlah rencana pemerintah menjadi sulit direalisasikan karena masih menunggu kepastian status wilayah.
Selain menghambat pembangunan, persoalan tersebut juga dikhawatirkan dapat memengaruhi hubungan sosial masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan apabila tidak segera diselesaikan secara bijaksana.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, hingga pemerintah pusat guna mencari solusi terbaik yang dapat diterima semua pihak.
Gamalis menilai penyelesaian persoalan ini tidak cukup hanya melalui mekanisme administrasi pemerintahan. Dibutuhkan pula komunikasi yang lebih luas agar proses pengambilan keputusan dapat berlangsung lebih cepat.
“Sinergi semua pihak sangat diperlukan agar persoalan yang sudah berlangsung cukup lama ini segera memperoleh titik terang,” katanya.
Dalam waktu dekat, Pemkab Berau juga berencana melakukan koordinasi langsung dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk membahas perkembangan penyelesaian batas wilayah tersebut. Langkah itu sekaligus menjadi upaya memperkuat dokumen dan data yang sebelumnya telah disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri.
Pemerintah Kabupaten Berau berharap seluruh proses dapat berjalan lancar sehingga kepastian batas wilayah segera ditetapkan dan masyarakat di kawasan perbatasan memperoleh kepastian hukum serta pelayanan pemerintahan yang lebih optimal.
“Harapan kami persoalan ini bisa segera selesai sehingga pembangunan dapat berjalan tanpa kendala dan masyarakat tidak lagi dibayangi ketidakpastian,” tutup Gamalis.(ADV)
Reporter : Akmal I Editor: Hendra





