Bertambah Dua Pasien Covid-19 Dari Karyawan Tambang Batu Bara

RELEASE : Dinkes menyampaikan hasil press release penambahan dua kasus positif covid-19 di Kabupaten Berau melalui video confrence.
Dinkes Himbau Masyarakat Tetap Waspada


NEWSNUSANTARA,BERAU – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyampaikan bahwa per tanggal 7 juni 2020, terjadi penambahan dua kasus positif corona virus disease 2019 (Covid-19). Total kasus positif saat ini di Kabupaten Berau yang terkonfirmasi mencapai 36 pasien, 22 masih dalam perawatan. Dinkes pun mengajak seluruh masyarakat bersama-sama untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran covid-19 di Bumi Batiwakkal.
Kepala Dinkes Berau, Iswahyudi menyampaikan hingga saat ini jumlah orang dalam pengawasan (ODP) sebanyak 163, satu masih dalam proses pemantauan dan 162 telah selesai pemantauan. Kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 71, dalam proses pengawasan sudah tidak ada. Dan kasus positif telah mencapai 36.
“Untuk yang positif atas nama MAS (31) beralamat di Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjung Redeb merupakan pelaku perjalanan dari Kota Pekalongan dengan hasil PCR positif dan MRS (29) Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjung Redeb merupakan pelaku perjalanan dari Kabupaten Sidrap dengan hasil PCR positf,” jelasnya.
Dengan adanya penambahan kasus positif ini, ia pun menyerukan agar masyarakat bisa bersama-sama untuk mencegah penyebaran ini. Dengan menjaga kesehatan dan tingkatkan daya tahan tubuh, menggunakan masker jika keluar rumah, menjaga jaga secara fisik, hindari berada dalam kerumunan, tidak keluar rumah jika tidak benar-benar penting, lakukan cuci tangan pakai sabun sesering mungkin. “Terapkan pola hidup bersih dan sehat,” ajaknya.
Iswahyudi juga menyampaikan kepada masyarakat agar selalu waspada. Sementara untuk yang melakukan perjalanan baik dari dalam maupun ke luar Berau agar tetap waspada dan jika merasakan gejala agar segera melakukan karantina mandiri ataupun melaporkan ke tim gugus percepatan penanganan covid-19. “Yang berbahaya ini orang tanpa gejala (OTG) seperti dua kasus yang bertambah saat ini. Sehingga kita masih harus berjaga agar penyebaran virus tidak kembali terjadi,” pungkasnya.