Pastikan Pelaksanaan Porprov Siap, Wabup Tinjau PB Porprov

Ketua Harian PB Porprov Kaltim 2022, Wakil Bupati Berau Gamalis saat mengunjungi Sekretariat PB Porprov di Tanjung Redeb, Selasa (27/9).

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Wakil Bupati Berau, Gamalis meninjau Sekretariat PB Porprov Kaltim 2022 di Jalan Mangga II, Tanjung Redeb, untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Porprov pada November mendatang. Sekaligus melihat persiapan efektivitas sekretariat tersebut.

Gamalis juga melihat kesiapan administrasi pelaksanaan Porprov. Termasuk, di dalamnya pemantapan venue yang terus dimatangkan. Namun, belum turunnya hibah dari Dispora Kaltim ini, tentu menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi pihak panitia penyelenggara.

“Kalau melihat waktu, ini sangat kurang dalam mengejar target menjadikan Porprov ini ideal. Namun jika anggarannya bisa segera turun, kami optimis bisa lancar dan meriah penyelenggaraannya,” terangnya, usai meninjau Sekretariat PB Porprov Kaltim 2022 di Tanjung Redeb, Selasa (27/09/2022)

Ketua Harian PB Porprov Kaltim 2022, Wakil Bupati Berau Gamalis saat mengunjungi Sekretariat PB Porprov di Tanjung Redeb, Selasa (27/9).

Dirunya berharap kepada Pemprov Kaltim, agar dana hibah Rp 50 miliar untuk pelaksanaan dapat segera dicairkan oleh Pemprov Kaltim, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)Kaltim.

Pasalnya, tahapan yang diperlukan untuk pengajuan proposal pencairan sudah diserahkan. Baik itu berupa rancangan anggaran biaya (RAB), melaksanakan kegiatan rapat, menggelar sosialisasi terkait mekanisme pencairan dana tersebut.

“Bagaimana mau diselenggarakan dengan maksimal, kalau dana hibah belum bisa dicairkan. Padahal, proposalnya sudah selesai dan telah diserahkan. Porprov ini bukan untuk Berau saja, tapin seluruh Kabupaten/kota se Kaltim,” jelasnya.

Diterangkannya, waktu pelaksanaan Porprov Kaltim 2022 digelar pada 12 November mendatang. Di mana, waktu yang dibutuhkan tidak kurang 1,5 bulan saja lagi. Meski begitu, diakuinya saat ini, kesiapan pelaksanaan Porprov sebenarnya sudah kurang lebih 90 persen.

Tinggal kata Gamalis, menunggu turunnya dana hibah dari Dispora Kaltim. Artinya, ketika dana hibah sudah turun, maka persiapan yang belum selesai dapat dikerjakan dengan cepat oleh PB Porprov VII Kaltim.

“Disamping itu, kita juga harus melihat kondisi KONI Berau, jangan sampai kita tersibukkan dengan persiapan Porprov, tapi anak (Kontingen Berau) tidak terpedulikan,” pungkasnya. (/ADV).

Bagikan :

Ribuan Barang Bukti Dimusnahkan Kejaksaan Negeri Berau

Pemusnahan barang bukti tindak kejahatan yang sudah berkekuatan hukum tetap di halaman belakang Kantor Kejari Berau, Selasa (27/9).

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Rbuan barang bukti dari 155 perkara yang sudah memiliki ketetapan hukum, dari Maret hingga September 2022, dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau, pada Selasa (27/9). Pemusnahan itu dilakukan, di bagian halaman belakang kantor Kejari.

Dalam pemusnahan barang bukti itu juga, turut dihadiri Wakil Bupati Berau Gamalis, Ketua DPRD Berau Madri Pani, perwakilan Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, dan Kapolres Berau AKBP Shindu Brahmarya.

Kepala Kejari Berau, Nislianudin mengatakan, 155 perkara tersebut diantaranya, narkotika sebanyak 53 perkara, kemudian untuk kasus keamanan dan ketertiban umum (Kamtibum) dan tindak pidana imum dan lainnya (Tpul) Sebanyak 45 Perkara.

Kasus orang dan harta benda (Oharda) sebanyak 44 Perkara, obat obatan Doubel L 1.080 Butir.

“Kami juga memusnahkan barang bukti minuman Keras (Miras) Sebanyak 1884 Botol yang terdiri dari 15 Perkara,” jelasnya.

Ribuan barang bukti itu, dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat mini, Bomag untuk perkara minuman keras. Sementara, barang bukti lain, seperti perkara narkoba, pencurian, kekerasan seksual dan perkara lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar.

Namun lanjut Nislianudin, untuk barang bukti narkoba, disampaikannya sudah banyak di musnahkan di Mapolres Berau oleh pihak kepolisian saat penyidikan.

Adapun yang dimusnahkan bersama barang bukti dari perkara lain tersebut, hanya sebagian kecil, atau sisa dari sampel uji lab. Termasuk dengan alat bukti lainnya, berupa handphone, timbangan, hingga plastik pembungkus narkoba.

“Itu juga untuk antisipasi agar narkoba itu, tidak disalahgunakan oleh aparat, baik dari kepolisian maupun kejaksaan,” tuturnya.

Sementara itu, pemusnahan ribuan miras tersebut, dikatakan Nislianuddin, merupakan komitmen Kejari Berau dalam memberantas peredaran Miras di Kabupaten Berau. Di mana, dengan dilakukannya pemusnahan itu, menandakan, bahwa tidak ada pilih kasih atau pembiaran bagi peredaran Miras di Kabupaten Berau.

“Jadi tudingan yang disampaikan bahwa ada pembiaran terkait miras, itu tidak benar. Yang jelas semua akan ditindak tegas, dan aparat penegak hukum di Berau ini tidak tidur,” jelasnya.

Dirinya juga menyebut, dengan banyaknya barang bukti yang dimusnahkan oleh pihaknya, menandakan, bahwa tindak kejahatan dan kecenderungan oknum masyarakat melanggar hukum masih cukup tinggi.

“Ini baru yang tertangkap, tidak termasuk dengan yang belum terdeteksi keberadaannya,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis mengatakan, sangat mengapresiasi kepada aparat keamanan yang sejauh ini berkomitmen menindak tegas para pelaku tindak kejahatan.

Dirinya juga menegaskan, Pemkab Berau tidak pernah melakukan pembiaran peredaran miras di Kabupaten Berau. Dalam hal ini, baik Kepolisian, Kejaksaan, Satpol PP, maupun aparat penegak hukum lainnya, terus berupaya menjaga Kamtibmas dengan mengantisipasi peredaran miras.

“Pemusnahan kali ini adalah sebuah bukti, bahwa Pemkab Berau dan penegak hukum lainnya itu sudah melakukan gerakan. Dan terbukti adanya pemusnahan. Yang jelas siapapun pelaku tindak kejahatan melanggar hukum akan ditindak tegas,” pungkasnya. (/)

Pemusnahan barang bukti tindak kejahatan yang sudah berkekuatan hukum tetap di halaman belakang Kantor Kejari Berau, Selasa (27/9).
Bagikan :

Gelar Silaturahmi, Bupati Berau Sampaikan Belum Putuskan Kenaikan Tarif Perumda Air Minum

Bupati Berau Sri Juniarsih saat menggelar silaturahnin dengan awak media, Minggu (25/9).

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Bupati Berau Sri Juniarsih melakukan silaturahmi dengan insan media, baik media cetak maupun online di salah satu cafe di Tanjung Redeb, Minggu (25/9).

Dalam acara itu, tidak hanya saling bertanya kabar. Tetapi, juga membahas berbagai persoalan yang lagi ramai diperbincangkan. Salah satunya, terkait isu kenaikan tarif air minum dan harga tiket yang mahal.

Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan, ada banyak persoalan yang terjadi di Kabupaten Berau. Namun, dari sekian banyaknya persoalan itu, banyak yang diselesaikan dan ada yang masih beproses.

“Apa yang menjadi persoalan memang tidak bisa diselesaikan secepat mungkin, karena sebagai manusia punya keterbatasan. Tapi bukan berarti tidak ada upaya,” jelasnya.

Saat ini kata dia, Pemkab Berau tengah dihadapkan pilihan yang cukup sulit, yakni menaikkan harga tarif air minum atau tetap dengan harga lama. Namun dikatakannya, untuk sementara ini, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), belum memutuskannya, meskipun sudah mendapat laporan dari Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal.

“Kemarin saya dilaporkan soal hasil sosialisasi penyesuaian tarif. Tapi belum saya putuskan. Banyak hal yang menjadi pertimbangan saya mengapa belum mengclosingkan penyesuaian itu,” katanya.

Bupati Berau Sri Juniarsih saat menggelar silaturahnin dengan awak media, Minggu (25/9).

Salah satu yang membuatnya belum menteken kenaikan tersebut, yakni penyesuaian itu bersamaan dengan kenaikan BBM bersubsidi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Hal itu, tentu saja sangat berdampak beban masyarakat di Kabupaten Berau. Belum lagi disertai kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Sementara, jika kenaikan tarif air minum tetap dilakukan, tentu akan menambah beban masyarakat.

“Jadi sementara ini, kami masih pelajari dulu. Meskipun rencana itu akan tetap dilakukan di masa mendatang,” ujarnya.

Dalam silaturahminya dengan awak media itu, Selain membahas masalah penyesuaian tarif Perumda, Sri Juniarsih juga membahas upaya Pemkab Berau dalam mencari solusi harga tiket mahal, dan rencana penutupan jembatan Sambaliung. Juga menggelar diskusi membangun terkait persoalan-persoalan yang terjadi di Berau.

Perempuan nomor satu di Kabupaten Berau itu juga berharap kepada insan media, untuk ikut serta mengawal pembangunan di Kabupaten Berau, melalui fungsinya yakni kontrol pemerintah.

“Karena kita juga butuh media, selain menjadi mitra dalam menyebarkan informasi pembangunan, juga menjadi kontrol bagi kami,” pungkasnya. (/ADV)

Bagikan :

Bejat, Kakek 64 Tahun Cabuli Dua Cucunya. Satu diantaranya Sampai Melahirkan

Tersangka pencabulan 64 tahun

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Seorang kakek bejat SA (64) diamankan Polisi lantaran cabuli cucunya yang berinisial PU (16) hingga melahirkan. Padahal, PU baru saja menikah pada Februari 2022 lalu.

Kapolres Berau, AKBP Shindu Brahmarya melalui Kasihumas Polres Berau, Iptu Suradi mengatakan, kejadian itu terungkap, setelah 3 September lalu PU merasakan perutnya sakit ingin melahirkan.

Saat suaminya BE, membawanya ke RSUD dr Abdul Rivai. Setelah melahirkan anak perempuan, PU pun pulang ke rumah. Setelah beberapa hari kemudian, PU kemudian mengaku kepada suaminya bahwa anak yang dilahirkannya bukan anak dari hubungannya dengan suaminya. Melainkan anak dari SA, yakni kakenya sendiri.

“Dari pengakuan korban, kejadian pencabulan itu dilakukan oleh kakenya SA di Sembakungan Kecamatab Gunung Tabur,” ujarnya

Awalnya pelaku kurang yakin mengingat waktu pernikahannya sudah 7 bulan. Guna meyakinkannya, suami korban kemudian mendatangi RSUD dr Abdul Rivai apakah istrinya melahirkan dengan normal 9 bulan atau 7 bulan. Benar saja, petugas rumah sakit mengatakan bahwa istrinya melahirkan secara normal 9 bulan.

Merasa tidak terima, suami korban kemudian melaporkan SA ke Polres Berau. Ternyata, tidak hanya PU saja yang sudah dicabulidicabuli, saudanyanya yang berinisial IL (14) juga menjadi korban pencabulan kakeknya sendiri.

“Dan perbuatan itu sudah dilakukan lebih satu kali kepada IL,” jelasnya.

Saat ini, tersangka pencabulan SA sudah diamankan di Mapolres Berau, untuk proses lebih lanjut. (/)

Bagikan :

Polres Berau Gelar Tes Urine Dadakan, Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba

Polda Kaltim menggelar tes urine acak terhadap seluruh anggota Polres Berau, Kamis (22/9/2022).

NEWSNUSANTARA.COM, TANJUNG REDEB – Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Berau bersama Sub Bidang Provos Bidang Profesi dan Pengamanan (Subbid Provos Bidpropam) Polda Kaltim menggelar tes urine acak terhadap seluruh anggota Polres Berau, Kamis (22/9/2022).

Kasubbid Provos Bidpropam Polda Kaltim AKBP Eko Alamsyah mengatakan, kedatangannya kali ini untuk melakukan penegakan penertiban dan disiplin (gaktibplin) personel Polri di Polres Berau. Salah satunya adalah pemeriksaan tes urine.

Dikatakannya, tes urine ini dilakukan untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba oleh anggota Polres Berau. Tes urine dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan.

Iptu Suradi Humas Polres Berau

“Kegiatan ini sebagai bentuk dan wujud kegiatan tanpa diketahui oleh seluruh anggota dan ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa Polri bebas dari narkoba. Apabila terdapat anggota yang positif, maka Polres Berau akan melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut kepada anggota tersebut dan akan mendapatkan sanksi,” katanya.

Dia juga menjelaskan, tes urine untuk pencegahan narkoba ini sudah menjadi agenda rutin di lingkungan Polri untuk mendeteksi secara dini keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan narkoba tersebut. Dalam pelaksanaannya, anggota Polri yang melakukan tes urine bahkan dikawal hingga toilet.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi shock therapy kepada seluruh anggota agar tidak macam-macam atau jangan berani menyalahgunakan narkoba dan agar kepada seluruh personel Polres Berau tidak menggunakan narkoba,” tegasnya.

“Hasilnya semua negatif tidak ditemukan personel yang terindikasi menggunakan narkoba,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap urine yang telah diambil tidak ditemukan adanya urine yang positif mengandung obat-obatan terlarang, sehingga tidak ditemukan adanya pelanggaran anggota yang berupa penyalahgunaan narkoba.

Eko menambahkan, dampak narkoba bisa menyebabkan keluarga berantakan. Harta juga akan habis demi memperoleh narkoba. Selain itu, pengguna narkoba juga melanggar hukum dan dihukum penjara.

“Apabila diteruskan akan mengalami gangguan jiwa atau gila serta ganjaran pada akhirat nanti akan masuk neraka,” ujarnya. (*nyo/sar)

Bagikan :

Jaga dan Lestarikan Tradisi Turun Temurun

Gamalis saat memandikan anak dalam tradisi tulak bala di Kampung Talisayan

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Wakil Bupati Berau, Gamalis menghadiri tradisi bahari tulak bala di Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, Rabu (21/9/2022).

Kehadirannya, tentu saja menambah kemeriahan gelaran tulak bala, atau buang nahas di pesisir selatan Berau itu.

Dalam kesempatan itu, Gamalis beserta jajarannya, juga melakukan silaturahmi dengan masyarakat adat di Talisaya. Serta, menyapa ribuan warga dari berbagai wilayah di pesisir selatan yang hadir.

Gamalis saat memandikan anak dalam tradisi tulak bala di Kampung Talisayan

Dikatakan Gamalis, pemerintah sangat mendukung pelestarian budaya ataupun tradisi yang dilakukan secara turun temurun, salah satu nya tradisi tulak bala di Kampung Talisayan.

Dia juga mengapresiasi masyarakat Talisasayan, yang telah sejauh ini menjaga dan melestarikan budaya tersebut. Apalagi, pelaksanaannya yang mengundang masyarakat banyak, memberi berkah tersendiri bagi pelaku UMKM di Talisaya.

“Ini adalah potensi pariwisata di Kabupaten Berau. Dan menjadi bukti bahwa Berau, memiliki destinasi wisata beragam. Selain pantai, juga ada tradisi budaya seperti tulak bala ini. Ini yang akan terus kita dorong,” jelasnya.

Untuk mewujudkannya, tentu perlu ada sinergitas antara pemerintahan kampung dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau. Gamalis berharap, namun terpenting kata dia, pelestarian itu berada di tangan masyarakat kampung sendiri. Akan dikemas seperti apa tradisi tersebut di masa mendatang.

Pemerintah daerah dalam hal ini lanjut dia, akan mendukung penuh setiap potensi wisata yang digarap secara maksimal.

“Kita harus bersatu bersama untuk mempromosikan wisata dan kebudayaan bersama agar bisa terus dinikmati semua lini generasi,” jelasnya.

Kendati kata dia, tidak semua Kampung memiliki potensi wisata, seperti Kampung Talisayan. Namun, pemerintah kampung bisa mengembangkan sektor-sektor lain. Apakah itu itu kuliner, kerajinan tangan, maupun objek wisata alam lainnya.

“Itu semua tergantung inovasi dan kreativitas pemerintah Kampung, BUMK, dan masyarakatnya lagi. Potensi apa yang bisa dikembangkan, harus konsisten dilakukan. Kalau perlu belajar kepada kampung lain untuk menambah inovasi,” jelasnya.

Terlepas dari itu, Gamalis berpesan, agar masyarakat selalu bersyukur dan memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar selalu dilindungi dan dihi dari dari marabahaya.

“Tradisi tersebut sekaligus wujud kearifan lokal suku Banua di Kabupaten Berau. Semoga gelaran selanjutnya dapat lebih ramai dan menarik wisatawan yang datang sebanyak-banyaknya,” pungkasnya. (/ADV)

Bagikan :

Gelar Unjuk Rasa, HMI Beri Raport Merah Kepada Seluruh Anggota DPRD

 

HMI serta aliansi supir truk gelar unjuk rasa di depan DPRD Berau.

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Puluhan massa yang terdiri dari aliansi supir truk dan Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Berau, gelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Berau, Selasa (20/9). Mereka menuntut DPRD bersikap tegas kepada SPBU yang dikuasai pengetab yang membuat BBM bersubsidi menjadi sulit didapatkan.

Dalam aksi itu, mereka juga menyampaikan ketidakpuasan terhadap kinerja DPRD Berau yang berujung raport merah, yang diberikan peserta unjuk rasa kepada seluruh anggota DPRD Berau. Ketua HMI Berau, Andi Alfian juga mengatakan, aparat berwenang harus mampu menertibkan para pengetab BBM di seluruh SPBU yang ada.

“DPRD Berau berkomitmen dan mendorong aparat berwenang, dalam menertibkan pengetab BBM bersubsidi. Karena banyaknya pengetab, membuat BBM sulit didapatkan,” ujarnya kemarin.

Selain menyoroti soal BBM, dirinya juga menyampaikan mosi tidak percaya kepada DPRD Berau, karena dinilai tidak mampu bekerja dengan baik.

HMI serta aliansi supir truk gelar unjuk rasa di depan DPRD Berau.

Ada beberapa contoh yang mendasarinya memberikan DPRD Berau raport merah. Seperti tidak transparan dalam melakukan kinerja, setiap perda yang dibuat tidak ada dilakukan uji publik lebih dulu.

Selain itu, juga mendesak DPRD Berau untuk mencabut perda tentang penanggulangan bencana daerah, karena penerapan perda tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Karena lagi-lagi kami melihat, perda itu di sahkan secara tiba-tiba tanpa uji publik. Makanya, kami kemarin melihat ketika terjadi kebakaran, tidak bisa segera ditangani. Itu karena SDM nya tidak terlatih,” jelasnya. (/)

Bagikan :

Hadir di Tengah Kesulitan Masyarakat, Satgas Pamtas Yonarmed 5/105 Tarik/PG Bantu Pemakaman Warga Perbatasan

BANTU PEMAKAMAN: Personel Satgas Pamtas Yonarmed 5/105 membantu pemakaman warga perbatasan yang meninggal dunia. (foto :pendam vi)

NEWSNUSNTARA.COM ,NUNUKAN-Satgas Pamtas Yonarmed 5/105 Tarik/PG memiliki Tugas Pokok menjaga perbatasan dan kedaulatan Rl-Malaysia dari pergeseran/hilangnya patok batas negara dan mencegah terjadinya kegiatan ilegal serta masuknya barang-barang ilegal. Selain itu ada juga tugas kemanusiaan yang menjadi program Pembinaan Teritorial Terbatas (Bintertas) di wilayah binaan pos-pos jajaran Satgas, Senin (19/09/22).

BANTU PEMAKAMAN: Personel Satgas Pamtas Yonarmed 5/105 membantu pemakaman warga perbatasan yang meninggal dunia. (foto: pendam vi)

Salah satu dari program Bintertas adalah membantu warga yang mengalami kesusahan, sedang mengalami musibah ataupun kedukaan. Seperti yang saat ini dilakukan oleh Danpos Gabma Long Midang Serma Januar Afandi beserta anggota membantu proses pemakaman Meru (60) yang meninggal karena sakit prostat, bertempat di Desa Liang Tuer-Long Midang Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan.

Hal itu disampaikan oleh Dan SSK 1 Satgas Pamtas Yonarmed 5/105 Tarik/PG Kapten Arm Yuniyarto STHan dalam keterangan tertulisnya di Pos Gabma Long Midang. “Kegiatan membantu proses pemakaman merupakan wujud kepedulian pajurit Satgas Pamtas Yonarmed 5/105 Tarik/PG khususnya Pos Gabma Long Midang di tengah kedukaan warga binaannya. Hal ini dilakukan karena sebagai sesama manusia harus memiliki sikap toleransi dan saling membantu antar sesama,’’ ucapnya.

“Di samping itu tindakan prajurit ini merupakan wujud implementasi dari Perintah Harian Kasad pada poin 5 (lima) yaitu TNI AD harus hadir di tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi,” pungkasnya. (*/noy/sar)

Bagikan :

Seluruh Fraksi Setuju Raperda Perubahan APBD 2022 Disahkannya jadi Perda

Bupati Berau Sri Juniarsih saat menghadiri Sidang Paripurna Pandangan Akhir Fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD tahun anggaran (TA) 2022 di Gedung DPRD Berau, Senin (19/09/2022)

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Bupati Berau Sri Juniarsih mengikuti kegiatan rapat paripurna dengan agenda mendengarkan Penyampaian Pendapat akhir Fraksi-Fraksi DPRD Berau, terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2022, Senin (19/9/22).

Dari seluruh fraksi yang menyampaikan pendapat akhirnya, secara umum setuju Raperda Perubahan APBD tahun 2022. Namun dengan beberapa catatan, yang harus jadi perhatian Pemkab Berau.

Dalam sambutannya, Bupati Berau Sri Juniarsih memberikan apresiasi kepada unsur pimpinan dan seluruh anggota DPRD Berau, yang telah menyampaikan pandangan akhir dan sekaligus persetujuan atas Raperda Perudabahan APBD 2022 disahkan menjadi Perda.

Bupati Berau Sri Juniarsih foto bersama saat menghadiri Sidang Paripurna Pandangan Akhir Fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD tahun anggaran (TA) 2022 di Gedung DPRD Berau, Senin (19/09/2022)

“Raperda ini, sebelum ditetapkan, akan disampaikan ke Pemprov Kaltim, paling lambat 3 hari kerja setelah dilakukan persetujuan bersama untuk di Evaluasi yang kemudian ditetapkan melalui keputusan Gubernur Kalimantan Timur,” ujarnya.

Dikatakan Sri, kebijakan perubahan APBD yang telah disepakati, antara Pemkab Berau dan DPRD Berau, menjadi pedoman bagi kepala daerah dalam menyusun perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara APBD 2022, yang sebelumnya sudah dilakukan MoU bersama.

Setelah mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi dewan, Sri mengatakan, pada dasarnya, apa yang disampaikan merupakan pandangan dan penilaian dalam bentuk catatan maupun saran dan masukan untuk kemajuan Kabupaten Berau, dan efektivitas kinerja bagi jajaran Pemkab Berau.

Untuk itu ditegaskannya, setiap catatan yang disampaikan akan menjadi perhatian pemerintah daera dan akan segera ditindajlanjuti.

“Saya sebagai kepala daerah mengapresiasi atas saran dan masukan yang telah disampaikan. Dan ini akan ditindaklanjuti OPD terkait. Saya yakin, apa yang disampaikan dalam pandangan akhir fraksi ini tujuannya baik demi pembangunan Kabupaten Berau kedepan,” jelasnya.

Dikatakannya juga, sudah menjadi tanggung jawab bersama, untuk menetapkan prioritas yang terbaik bagi daerah, agar pemerintahan dan pembangunan dapat terselenggara dan terarah.

Adapun tujuan penyusunan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Berau Tahun 2022 merupakan gambaran kondisi kemampuan keuangan daerah. Kondisi keseluruhan pendapatan daerah pada perubahan APBD 2022 mengalami kenaikan, yang disebabkan hasil dari PAD dan pendapatan transfer, yakni sekira Rp 3,395 triliun.

Dia berharap, DPRD Berau sebagai mitra kerja Pemkab Berau, terus bersinergi dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Berau menjadi lebih baik.

“Harapan kami seperti. Dengan sinergitas yang baik, akan menghasilkan pembangunan yang pesat bagi daerah,” pungkasnya. (/ADV)

Bagikan :

Komitmen PT Berau Coal Dukung Perayaan Hari Jadi, Hingga Sumbang 1 Ton Ikan Segar

Manajemen PT Beraucoal mensukseskan peringatan hari jadi Kabupaten Berau ke-69

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB- PT Berau Coal dan mitra kerja turut serta mensukseskan peringatan hari jadi Kabupaten Berau ke-69 dan Kota Tanjung Redeb ke-212, yang diperingati pada 15 September. Rangkaian kegiatan peringatan hari jadi tersebut, dilaksanakan oleh Pemkab Berau mulai 10 hingga 18 September 2022.

Berbagai acara keramaian dilaksanakan, diantaranya ada tablig akbar, pawai budaya, pesta hiburan rakyat, Irau Manutung Jukut, lomba perahu panjang, dan masih banyak kegiatan adat lainnya.

PT Berau Coal dan mitra kerjanya yang terdiri dari PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), PT Pamapersada Nusantara, PT Dian Ciptamas Agung, PT Asian Bulk Logistic, PT Madhani Talatah Nusantara, PT Fajar Anugerah Dinamika, PT Kaltim Diamond Coal, PT Ricobana Abadi, PT Mutiara Tanjung Lestari, PT DNX Indonesia dan PT Yusrina Borneo Quantum, mendukung program-program pemerintah daerah. Dan memeriahkan pesta rakyat yang selama ini sudah tertunda dua tahun lamanya akibat pandemik.

Tidak hanya itu, PT Berau Coal dan mitra kerjanya, juga memberikan ikan sebanyak 1 ton kepada masyarakat secara gratis, melalui Pemkab Berau pada acara Irau Manutung Jukut, yang elama ini rutin dilakukan Pemda Berau.

Corporate Communication Superintendent PT Berau Coal, Rudini menyampaikan, dukungan pelaksanaan hari jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb, merupakan bentuk partisipasi Berau Coal dan mitra kerjanya, dalam mensukseskan program pemerintah daerah.

“Partisipas Berau Coal dan mitra kerjanya, pihak swasta lain dan juga Kadin Berau merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi dalam memeriahkan pelaksanaan hari jadi,” ujarnya, Minggu (18/09/2022).

“Selain itu, dukungan kegiatan ini juga untuk mendukung promosi pariwisata Kabupaten Berau, karena agenda di dalamnya cukup banyak kegiatan adat istiadat dan acara yang menjadi daya tarik wisata Berau” tambah Rudini.

Selain itu, Rudini menambahkan dukungan ikan sebanyak 1 ton oleh PT Berau Coal dan mitra kerjanya, merupakan dukungan rutin yang selama ini dilakukan untuk memeriahkan pesta bakar ikan untuk masyarakat Berau.

“Selain itu, kami dan mitra kerja juga melayani masyarakat pada stand bakar ikan yang kami buka. Kami merasa senang, karena stand kami banyak dikunjungi oleh masyarakat Berau. Terima kasih untuk masyarakat Berau yang telah berkunjung,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih mengapresiasi dan Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Khususnya kepada PT Berau Coal dan mitra kerjanya, yang telah membantu Pemkab Berau, dalam menggelar berbagai rangkaian hari jadi, terutama Irau Manurung Jukut dengan menyumbang 1 ton ikan segar.

Menurutnya, selama ini Berau Coal dan mitra kerjanya, selalu turut serta berkontribusi mensukseskan rangakaian acara hari jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb tahun 2022 ini. Tanpa kerja sama semua pihak, perayaan hari jadi tidak akan berlangsung meriah.

“Ini menjadi bukti, bahwa Berau Coal dan mitra kerjanya, sangat pro aktif membantu dan mendukung pemerintah daerah dalam kegiatan perayaan hari jadi ini,” jelasnya.

Lebih lanjut kata dia, meskipun terdapat kekurangan dalam perayaan kali ini, dirinya akan melakukan evaluasi. Dan berjanji akan menggelar Irau Manutung Jukut di tahun depan lebih meriah lagi. Secara keseluruhan, semua peserta dan ribuan masyarakat yang hadir, sangat antusias mengikuti kegiatan Irau Manutung Jukut tersebut.

“Kami meminta maaf jika ada kekurangan dalam penyelenggaraan kali ini. Semoga tahun depan kita bisa rayakan lebih besar dan lebih meriah lagi,” pungkasnya. (/).

Bagikan :