Tragedi di Manggar, Balita Hilang Saat Hujan Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Jembatan

Senin, 1 Juni 2026 07:26 WITA
Pihak Kelurga Dibantu Pihak Polisi Evakusi Korban Untuk Dibawah Rumah Sakit

NEWSNUSANTARA,BALIKPAPAN-Hujan deras yang mengguyur kawasan Balikpapan Timur pada Minggu (31/5/2026) berujung tragedi bagi sebuah keluarga di Kelurahan Manggar. Seorang balita berinisial KN (2) ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dan terseret arus parit yang berada di depan rumahnya.

Peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan Mangga 5. Sebelum kejadian, korban diketahui tengah bermain di sekitar halaman rumah saat kondisi cuaca sedang hujan.

Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen menjelaskan, ibu korban sempat meninggalkan KN beberapa saat karena sedang mengurus adiknya di dalam rumah. Ketika kembali memperhatikan keadaan sekitar, korban sudah tidak terlihat.

Baca Juga  Mari Bersama Sama Jaga Keamanan Berau

Pencarian langsung dilakukan oleh keluarga dengan menyisir area sekitar rumah. Upaya tersebut mengarah ke parit besar di depan rumah setelah ditemukan sandal milik korban di dekat saluran air tersebut.

Warga yang mendapat informasi segera berdatangan untuk membantu pencarian. Aliran parit yang cukup deras akibat hujan membuat proses pencarian dilakukan hingga ke wilayah Selili.

Sekitar satu jam setelah korban dinyatakan hilang, warga menemukan tubuh KN di bawah jembatan kawasan Selili RT 100 dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban kemudian dilarikan ke RS Medika Manggar untuk mendapatkan pertolongan.

Baca Juga  Merespon Prestasi di Bidang Literasi, Dewan Tekankan Inovasi Tingkatkan Minat Baca dan Kunjungan ke Perpustakaan

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan tindakan medis, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia setelah tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan saat tiba di rumah sakit.

Dari hasil penyelidikan awal, kepolisian tidak menemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Korban diduga terjatuh ke dalam parit dan terbawa arus yang sedang meningkat akibat hujan.

Baca Juga  Dukung Pengembangan Pertanian, Andi Amir Salurkan Belasan Semprotan Eektrik di Kampung Suka Murya

Kejadian ini menjadi perhatian aparat karena saluran drainase di lokasi diketahui memiliki kedalaman cukup besar dan belum seluruhnya tertutup. Kepolisian akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengevaluasi kondisi drainase yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Masyarakat, khususnya para orang tua, diimbau meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di luar rumah, terlebih ketika hujan turun dan debit air di saluran drainase meningkat.(Tim news)

Bagikan:
Berita Terkait