Ekspor Perdana ke Prancis, 10 Ton Kakao Premium Berau Tembus Pasar Eropa

Rabu, 4 Maret 2026 06:55 WITA
Bupati Berau Sri Juniarsih.

NEWSNUSANTARA.BERAU– Komoditas kakao asal Kabupaten Berau kembali mencatat langkah penting di pasar internasional. Sebanyak 10 ton biji kakao fermentasi premium dilepas untuk ekspor ke Prancis dalam seremoni yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Berau, Selasa (3/3/2026).

Pelepasan ekspor ini menjadi bukti bahwa komoditas perkebunan Berau mulai mendapat tempat di pasar global. Pemerintah Kabupaten Berau menilai keberhasilan tersebut sebagai peluang besar bagi petani kakao untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan mereka.

Dalam sambutannya, Bupati Berau menyampaikan rasa syukur atas kemampuan sektor perkebunan daerah yang kini mampu menembus pasar luar negeri. Menurutnya, capaian ini diharapkan menjadi dorongan bagi para petani agar terus meningkatkan kualitas kakao yang dihasilkan.

Baca Juga  Optimis Objek Wisata Berau Maju dan Berkembang

“Kita berharap ekspor ini menjadi motivasi bagi para petani kakao untuk terus meningkatkan kualitas produksi sehingga kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat,” ujarnya.

Kakao Berau dikenal memiliki karakter rasa yang khas, dengan perpaduan pahit yang kuat dan sedikit sentuhan asam segar. Karakter tersebut dinilai menjadi salah satu daya tarik bagi industri cokelat premium di Eropa.

Bupati Berau Sri Juniarsih.

Sebelumnya, kakao Berau juga pernah meraih pengakuan dalam ajang pameran pangan internasional SIAL Interfood sebagai salah satu biji kakao terbaik. Bahkan, produk kakao dari Berau juga diminati oleh produsen cokelat ternama asal Prancis.

Baca Juga  WFH ASN Berau Jadi Ujian Integritas, DPRD Minta Pengawasan Diperketat

Pemerintah daerah menilai peluang ekspor ini masih sangat terbuka, tidak hanya dalam bentuk biji kakao fermentasi premium, tetapi juga dalam bentuk produk olahan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Upaya memperkenalkan kakao Berau ke pasar global juga dilakukan melalui partisipasi dalam ajang Amsterdam Cocoa Week di Belanda. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperluas jaringan perdagangan dan mempromosikan kakao Berau di tingkat internasional.

Pemkab Berau juga mendorong peningkatan kualitas produksi kakao melalui proses fermentasi yang lebih terstandar, teknik pengeringan yang tepat, serta peningkatan kapasitas petani.

Baca Juga  Tahun Ini Peningkatan Jalan Poros Pesisir Kembali Dilanjut

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada pihak perusahaan eksportir yang telah memfasilitasi pengiriman kakao Berau ke Prancis.

Ke depan, pemerintah daerah berencana mengembangkan potensi kakao tidak hanya sebagai komoditas perkebunan, tetapi juga sebagai bagian dari sektor pariwisata melalui konsep agrowisata kakao. Wisatawan nantinya dapat melihat langsung proses budidaya hingga pengolahan kakao menjadi produk cokelat khas Berau.

Selain itu, pengembangan produk olahan kakao juga diharapkan dapat menjadi oleh-oleh khas daerah sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk ikut terlibat dalam rantai ekonomi kakao di Berau.(*/)

Bagikan:
Berita Terkait