NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat penerapan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengadaan barang dan jasa.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang sehat dan beretika antara aparatur pemerintah dan pelaku usaha agar proses pengadaan berjalan profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita harus terus meningkatkan kapasitas para pejabat pengadaan dan penyedia dalam berinteraksi secara profesional, membangun budaya komunikasi yang sehat dan beretika,” ujar Gamalis, Senin (3/11/2025).
Menurutnya, keberhasilan sistem pengadaan bukan hanya diukur dari kecepatan proses, melainkan dari sejauh mana hasilnya mampu dirasakan langsung oleh masyarakat.
Gamalis menekankan, pengadaan barang dan jasa memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah sebagai pengguna anggaran dan penyedia sebagai mitra kerja untuk memastikan setiap kegiatan pengadaan berjalan efisien, transparan, dan tepat sasaran.
“Bersama-sama kita memastikan setiap rupiah uang rakyat yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa sistem pengadaan yang baik tidak hanya mendukung pemerintahan yang bersih, tetapi juga berpotensi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui proses yang akuntabel dan kompetitif, pelaku usaha lokal diharapkan semakin berdaya dan mampu bersaing secara sehat.
“Mari kita wujudkan sistem pengadaan di Kabupaten Berau sebagai pilar good governance sekaligus motor penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.
Selain profesionalisme, Gamalis juga menyoroti pentingnya integritas dalam setiap tahapan pengadaan. Ia berharap seluruh peserta pelatihan mampu menjadi teladan dalam penerapan prinsip transparansi dan kejujuran.
Pemerintah Kabupaten Berau, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung peningkatan kompetensi pejabat pengadaan dan penyedia jasa, baik melalui pelatihan, sertifikasi, maupun penguatan regulasi yang berlandaskan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
“Semoga Allah Swt senantiasa memudahkan setiap langkah kita dalam menjalankan amanah ini,” tutupnya. (ADV)





