Jelang Diklat Paskibraka 2026, Pemkab Berau Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Peserta

Jumat, 5 Juni 2026 04:47 WITA
Dalam rapat koordinasi lintas sektor, Pemkab Berau menekankan pentingnya kesiapan fasilitas, kesehatan, administrasi, asrama, hingga jaminan asuransi bagi seluruh peserta (IST)

NEWSNUSANTARA,BERAU-Pemerintah Kabupaten Berau mulai mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026. Rapat koordinasi lintas sektor digelar di Ruang Sangalaki untuk memastikan seluruh kebutuhan peserta selama masa pendidikan dan pelatihan dapat terpenuhi secara optimal.

Mewakili Bupati Berau, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat, Warji, menegaskan bahwa setiap tahapan persiapan harus dirancang secara detail. Mulai dari kelengkapan administrasi, kesiapan fasilitas, hingga pelayanan kepada peserta menjadi bagian penting yang harus dipastikan sebelum masa karantina dimulai.

“Tidak boleh ada yang terlewat. Semua kebutuhan peserta harus dipersiapkan dengan baik agar pelaksanaan diklat berjalan lancar,” ujarnya.

Baca Juga  Dalam Dua Tahun Terakhir Hasil Tangkap Nelayan Meningkat. Kadis Perikanan Sebut, Trend Usah Perikanan Masih Bagus

Pada tahun ini sebanyak 39 calon anggota Paskibraka Kabupaten Berau dinyatakan lolos seleksi setelah melalui serangkaian tahapan sejak April lalu. Mereka dijadwalkan mengikuti masa karantina dan pelatihan intensif pada awal Agustus hingga pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Warji mengatakan pembinaan fisik harus dilakukan secara maksimal sejak awal. Selain itu, kesiapan lokasi latihan, asrama, transportasi, serta perlengkapan pendukung lainnya juga harus dipastikan dalam kondisi siap digunakan.

Menurutnya, masa karantina yang berlangsung sekitar 18 hari membutuhkan perhatian khusus dari seluruh tim pelatih dan pembina. Para peserta harus mendapatkan pendampingan yang optimal agar dapat mengikuti seluruh rangkaian latihan dengan kondisi fisik maupun mental yang prima.

Baca Juga  Gandeng Polri, PLN Gelar Pelatihan Pemanfaatan FABA Serentak di 46 Lokasi PLTU

Ia juga meminta agar pemerintah memberikan perlindungan kepada seluruh peserta melalui jaminan kesehatan dan asuransi. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan para calon pengibar bendera selama mengikuti pelatihan.

Selain itu, evaluasi rutin setiap hari perlu dilakukan untuk memantau perkembangan peserta sekaligus mengantisipasi kendala yang mungkin muncul selama masa pendidikan berlangsung.

Warji turut mengapresiasi kerja keras panitia seleksi yang telah berhasil menjaring putra-putri terbaik Berau. Ia menilai pelaksanaan Paskibraka pada tahun-tahun sebelumnya berjalan sukses tanpa kendala berarti, bahkan tidak ditemukan kesalahan saat prosesi pengibaran maupun penurunan bendera.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat dipertahankan pada pelaksanaan tahun ini melalui persiapan yang lebih matang dan koordinasi yang solid antarinstansi.

Baca Juga  Polres Berau Tangkap Residivis Pelaku Pencurian Uang yang Viral di Media Sosial

Ia juga bersyukur kondisi cuaca di Berau masih didominasi hujan sehingga diharapkan tidak mengganggu kondisi fisik peserta saat menjalani latihan di lapangan. Meski demikian, seluruh pembina diminta tetap memperhatikan kesehatan peserta mengingat latihan akan berlangsung di ruang terbuka.

Warji berharap seluruh unsur yang terlibat terus menjaga kekompakan sehingga Paskibraka Berau 2026 dapat kembali mencatatkan pelaksanaan yang sukses dan menjadi kebanggaan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pelatih, pembina, dan semua pihak yang telah mempersiapkan kegiatan ini. Semoga pelaksanaan Paskibraka tahun ini berjalan lancar dan menghasilkan pasukan pengibar bendera yang terbaik,” pungkasnya.(ADV)

Reporter:Martha: Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait