Jelang Pengoperasian RS Tanjung Redeb, TPA Masih Proses Pemindahan, Aktivitas Tambang Masih Dicari Solusi

Jumat, 25 Juli 2025 09:06 WITA

NEWSNUSANTARA.COM, BERAU – Polemik tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Bujangga masih menjadi perhatian Pemkab Berau. Sebab, kondisinya yang berdekatan dengan RS Tanjung Redeb yang saat ini telah selesai dibangun.

‎Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan, bahwa untuk langkah relokasi masih berproses. Dirinya tidak ingin jika keberadaan aktivitas TPA itu, nantinya berdampak pada kegiatan rumah sakit.

“Saat ini proses pemindahan masih berlangsung, sementara untuk kendala lain seperti aktivitas pertambangan, kami masih akan mempelajari aturan dan regulasi yang ada,” ungkapnya.

‎Gamalis menyebut bahwa Pemkab akan segera menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar lokasi serta otoritas di tingkat pusat yang memiliki kewenangan terhadap pertambangan.

‎“Apabila aktivitas pertambangan terbukti memberikan dampak negatif terhadap operasional rumah sakit nantinya, tentu kami akan melakukan pembicaraan dengan pihak perusahaan,” ujarnya.

‎“Untuk TPA Bujangga sendiri, kami sudah siapkan lokasi baru dan proses pemindahannya akan kami percepat,” sambungnya.

‎Ia menambahkan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang nantinya menjadi pengguna layanan rumah sakit menjadi perhatian utama Pemkab Berau.
Karena itu, segala potensi yang dapat mengganggu fungsi RS Tanjung Redeb akan segera dievaluasi dan disikapi secara serius.

‎“Kami tidak ingin saat rumah sakit sudah beroperasi justru muncul persoalan baru akibat hal-hal yang seharusnya bisa dicegah sejak awal. Maka dari itu, pemerintah daerah akan berupaya memberikan langkah-langkah yang diperlukan demi keberlangsungan RS Tanjung Redeb sebagai layanan kesehatan unggulan,” tegasnya.

‎Ia menyebut, pembangunan RS Tanjung Redeb menjadi salah satu prioritas Pemkab Berau dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

‎Gamalis berharap rumah sakit tersebut diharapkan menjadi fasilitas kesehatan rujukan utama di wilayah pesisir dan pedalaman Kabupaten Berau.

‎“Kita semua akan mengawal proses pembangunan hingga operasionalnya, RS Tanjung Redeb diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang representatif, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Bumi Batiwakkal,” tandasnya.

Baca Juga  Bupati Asahan Harap Aksi Bergizi di Sekolah Melahirkan Generasi yang Sehat

(MGN/ADV)

Bagikan:
Berita Terkait