Membongkar Rantai Peredaran Sabu-Sabu :Jajaran Polres Berau Ungkap Hampir 3 Kg Narkoba

Jumat, 12 Desember 2025 05:52 WITA

‎NEWSNUSANTARA, TANJUNG REDEB –
‎Dalam kurun 20 November hingga 10 Desember 2025, Polres Berau berhasil membongkar 9 kasus sabu di 10 lokasi berbeda dan menyita hampir 3 kilogram barang haram. Jumat (12/12/2025).

‎Polres Berau kembali menunjukkan bahwa wilayah ini bukan lagi sekadar lokasi transit kecil dalam peredaran narkotika, melainkan jalur strategis yang dibidik jaringan internasional.

‎Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, menegaskan bahwa temuan ini memperkuat dugaan lama bahwa Berau telah dijadikan rute favorit jaringan sabu lintas negara.

‎“Berau ini merupakan jalur emas yang menjadi sasaran utama peredaran sabu internasional,” tegasnya.

Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto,‎Didampingi Kasat Resnarkoba, AKP Agus Priyanto‎ Menunjukkan Barang Bukti Sabu-Sabu.

‎Didampingi Kasat Resnarkoba, AKP Agus Priyanto, ia memerinci bahwa total sabu yang diamankan mencapai 2.870,26 gram, dengan 12 tersangka ditangkap dalam rangkaian operasi intensif di lapangan.

‎Dua pelaku dengan barang bukti terbesar adalah RS (49) dan AS (40), masing-masing membawa lebih dari 1 kilogram sabu. RS bahkan mengaku berperan ganda sebagai bandar sekaligus kurir, dan mengambil barang langsung dari Kalimantan Utara.

‎Selama aksinya, RS dikendalikan oleh seorang pengendali yang berada di luar negeri. “Dia mengambil barang dari Kaltara dan dikendalikan seseorang yang masih dalam pengejaran,” ungkap Kapolres.

‎Polisi menduga kuat bahwa sabu tersebut berasal dari Tawau, Malaysia, lalu masuk ke Berau melalui jalur Malinau – Tarakan – Bulungan – Berau.

‎“Pemilik utama barang berada di Malaysia dan sudah menjadi target pengejaran,” ungkap AKBP Ridho.

‎Meski ditangkap bersamaan dalam periode yang sama, Kapolres memastikan para tersangka bukan satu jaringan. Mereka bergerak secara terpisah namun menjadikan Berau sebagai wilayah edar.

‎Di antara kasus yang mencuat, HN (26) dan AK (35): 573 gram sabu, FS (27), FD (26), NA (25): 3,77 gram, PU (33): 1,48 gram, MA (29): 16,99 gram, LE (32): 74,50 gram, SAW (28): 1,52 gram, KA (28): 158 gram, AS (40): 1.020 gram

‎Total operasi memperlihatkan pola jelas. Berau menjadi titik edar yang dipilih banyak kurir, baik dalam jaringan besar maupun kecil.

‎Melihat pergerakan yang masif, AKBP Ridho memastikan operasi tak akan berhenti. Polres Berau memperketat seluruh jalur darat dan laut yang disinyalir menjadi pintu masuk sabu.

‎“Kami tak akan memberi toleransi kepada pelaku peredaran narkoba,” tegasnya.

‎Reporter : Akmal | Editor :Edi

Baca Juga  Langkah Reboisasi, Sri Juniarsih Ajak Genjarkan Program Satu Orang, Satu Pohon
Bagikan:
Berita Terkait