Minim Penerangan Jalan di Pinggiran Tanjung Redeb Jadi Keluhan Warga

Rabu, 11 Maret 2026 09:11 WITA
Salah satu kegiatan proyek pemasangan Penerangan Jalan Umum beberapa waktu lalu.

NEWSNUSANTARA BERAU- Keterbatasan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah wilayah pinggiran Kota Tanjung Redeb kembali menuai keluhan masyarakat. Kondisi jalan yang gelap pada malam hari dinilai tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga berpotensi memicu gangguan keamanan lingkungan.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menilai persoalan penerangan jalan seharusnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan lampu jalan merupakan bagian penting dari infrastruktur dasar yang berkaitan langsung dengan keselamatan warga.

Baca Juga  Wabup Gamalis Tegas: ASN Harus Jadi Teladan, Jangan Parkir Mobil Dinas di Trotoar!

“Penerangan jalan ini bukan sekadar fasilitas tambahan. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, baik dari sisi keselamatan pengendara maupun rasa aman warga yang tinggal di sekitar jalan tersebut,” kata Rahman.

Salah satu kegiatan proyek pemasangan Penerangan Jalan Umum beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, beberapa titik yang belum memiliki lampu jalan sering kali menjadi lokasi rawan kecelakaan pada malam hari. Kondisi gelap juga dikhawatirkan dapat dimanfaatkan untuk aktivitas yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Salah satu laporan disampaikan warga RT 01 Kelurahan Gunung Tabur. Warga meminta pemerintah daerah menambah penerangan di kawasan tersebut karena kondisi jalan yang minim cahaya.

Baca Juga  Tiga Hari Dicari, Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal

Rahman mengatakan, warga menyampaikan bahwa area itu kerap menjadi tempat berkumpul sejumlah pemuda hingga larut malam. Situasi tersebut membuat sebagian warga merasa tidak nyaman.

“Karena jalannya gelap, tempat itu sering dipakai anak-anak muda untuk berkumpul sampai malam. Warga sekitar akhirnya merasa terganggu dan berharap ada lampu jalan di sana,” ujarnya.

Menurut Rahman, permintaan warga sebenarnya tidak besar. Mereka hanya mengusulkan penambahan dua titik lampu jalan agar kawasan tersebut tidak lagi gelap pada malam hari.

Baca Juga  Serapan Anggaran Berau Masih Rendah, DPRD Ingatkan OPD Tak Tunda Realisasi Program

Namun hingga kini, usulan tersebut belum tercantum dalam rencana anggaran tahun 2025. Rahman pun menyatakan akan terus mendorong agar aspirasi masyarakat itu dapat diprioritaskan dalam program pembangunan berikutnya.

“Tentunya kami berharap pemerintah daerah lebih responsif terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama terkait fasilitas penerangan jalan yang sangat berperan penting menjaga keamanan serta kenyamanan lingkungan pada malam hari,” tutupnya.(ADV)

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait