Pemkab Berau Dorong Transformasi Pertanian Digital

Sabtu, 12 Juli 2025 07:12 WITA

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong kemajuan sektor pertanian dengan mengadopsi teknologi modern. Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP), sejumlah program strategis diluncurkan demi meningkatkan produktivitas dan daya saing petani di tengah tantangan zaman dan perubahan iklim yang semakin dinamis.

Langkah konkret tersebut disampaikan langsung oleh Kepala DTPHP Berau, Junaidi, pada Sabtu (12/7/2025). Ia menegaskan bahwa era baru pertanian telah dimulai dan teknologi menjadi kunci utama dalam transformasi ini.

“Sektor pertanian Berau tidak boleh hanya bertahan, tapi harus bersaing. Karena itu, kami dorong penggunaan teknologi,” ungkapnya.

Baca Juga  TraveLearn Ajak Anak Muda Bisa Keliling Dunia Bermodal Dua Jutaan Saja

Salah satu program unggulan yang tengah berjalan adalah penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP). Bantuan tersebut meliputi recovator, hand tractor, hingga alat tanam modern, yang akan mempercepat dan mempermudah pengolahan lahan pertanian di wilayah Berau.

Tak hanya itu, DTPHP Berau juga berinovasi dengan memperkenalkan penggunaan drone pertanian. Teknologi ini memungkinkan pemantauan dan penyemprotan tanaman secara efisien, akurat, dan lebih cepat. “Digitalisasi pertanian bukan lagi sekadar wacana. Drone akan menjadi bagian penting dari budidaya pertanian modern,” terang Junaidi.

Baca Juga  Manajemen PT BAA Tak Hadiri RDP, Ketua DPRD Kecewa

Selain bantuan dari pemerintah pusat, Pemkab Berau juga mengalokasikan anggaran melalui APBD tingkat II untuk pengadaan Alsintan. Proses pengadaan tersebut saat ini tengah dilakukan melalui sistem e-katalog, guna memastikan keterjangkauan bantuan ke seluruh kelompok tani di pelosok daerah.

Namun demikian, penguatan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian utama. Melalui program pelatihan dan pendampingan berbasis kebutuhan lapangan, DTPHP berupaya meningkatkan kapasitas dan pola pikir petani agar mampu beradaptasi dengan era industri 4.0.

Baca Juga  Polres Berau Musnahkan 2,3 Kilogram Sabu, 44 Tersangka Diringkus

“Setiap pelatihan disusun berdasarkan masukan dari petani. Sebab, mereka yang paling tahu kondisi dan kebutuhan di lapangan,” kata Junaidi.

Langkah-langkah strategis ini merupakan bagian dari visi besar Pemkab Berau dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah dan menjadikan petani sebagai pilar ekonomi lokal.

“Harapan kami, pertanian Berau menjadi mandiri, produktif, dan siap bersaing. Petani hebat, berarti masa depan kita juga kuat,” pungkasnya. (*/Adv/Kominfo)

Bagikan:
Berita Terkait