Program  Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Malang Terbilang Masih Belum Jelas

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono
NEWSNUSANTARA ,MALANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malang belum bisa memastikan waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka.
Menurutnya ini semua terdapat kendala akan takutnya serta waspada pada panfemi yang saat ini masih belum hilang yaitu Covit -19.
Hasilnya ,kepastian aktifitas belajar secara langsung atau tatap muka di sekolah masih  belum jelas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono mengatakan sebenarnya pelaksanaan belajar tatap muka bisa digelar sebelum bulan Agustus 2021 kemarin.
Namun di Karenakan terdapat  sebuah alasan, kegiatan tersebut akhirnya ditunda.
“,Terkait PTM (pembelajaran tatap muka) kami Diknas  yakin hampir semua sekolah sudah siap sejak awal Juli lalu,” kata Rahmat ketika dikonfirmasi.Senin (23/8/2021).
Pihaknya tidak bisa berbuat banyak menyikapi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Malang yang membuat pelaksanaan PTM terus diundur yang bertujuan antisipasi.
 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malang ingin memprioritaskan keamanan siswa dan guru agar tidak terjangkit Covid-19.
Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Malang tampaknya semakin lama terealisasi.pasalnya, terdapat gedung sekolah di setiap kecamatan masih difungsikan sebagai  tempat isolasi terpadu atau isoter.
Rahmat juga masih menunggu proses rampungnya vaksinasi bagi murid pada jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
“,Karena perkembangan belum memungkinkan & sambil proses vaksinasi bagi siswa SD kelas 5-6 dan siswa SMP unt direalisasikan, maka PTM belum diizinkan,” tutupnya singkat..(Hamzah).