Ramadhan dan Idul Fitri Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG Aman

Jumat, 31 Maret 2023 10:15 WITA

NEWSNUSANTARA.COM, TARAKAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan keamanan konsumsi BBM & LPG di wilayah Kalimantan terpenuhi jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

“Dalam mengawal kelancaran distribusi BBM & LPG, Pertamina membentuk Satuan Tugas (Satgas) terhitung mulai 1 April hingga 2 Mei 2023 di kantor Regional dan seluruh lokasi suplai point BBM dan LPG yang tersebar di wilayah Kalimantan”, ujar Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, M Taufiq Setyawan.

General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan,Bersama staff lainya meninjau kelapangan untuk memastikan stok benar benar ada.

Pada Satgas RAFI 2023, Pertamina akan memantau stok dan penyaluran pasokan BBM dan LPG yang berada di wilayah operasional Regional Kalimantan yakni di Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

Baca Juga  Gencar Booster, Masyarakat Diminta Persiapan diri pelaksanaan Vaksin Rubella Untuk Anak

Diperkirakan tahun ini akan terjadi kenaikan konsumsi BBM jenis gasoline hingga 7,6 persen, gasoil sebanyak 1,5 persen dan LPG sebesar 4,6 persen dari rata-rata normal harian di wilayah Kalimantan. Untuk di Provinsi Kalimantan Utara sendiri estimasi kenaikan BBM jenis gasoline mencapai 6,8 persen, gasoil sebesar 0,3 persen, dan kenaikan konsumsi LPG 6,4 persen.

Sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan konsumsi BBM pada periode Satgas RAFI kali ini, Pertamina melakukan beberapa hal sebagai berikut.

1. Peningkatan stok gasoline:

Baca Juga  Terlibat Politik Praktis, ASN Siap-Siap Diberhentikan

a. Untuk Pertalite sebesar 8,10 persen dari konsumsi normal harian atau sekitar 6.561 KL/hari menjadi 7.092 KL/hari di wilayah Kalimantan. Untuk Kalimantan Utara, peningkatan stok Pertalite sebesar 6,67 persen dari konsumsi normal harian atau sekitar 324 KL/hari menjadi 346 KL/hari.

b. Untuk Pertamax sebesar 4,2 persen dari konsumsi normal harian atau sekitar 890 KL/hari menjadi 927 KL/hari di wilayah Kalimantan. Untuk Kalimantan Utara, peningkatan stok Pertamax 10,4 persen dari konsumsi normal harian atau sekitar 16 KL/hari menjadi 18 KL/hari.

2. Peningkatan Gasoil :

a. Untuk Solar sebesar 1,5 persen dari konsumsi normal harian atau sekitar 2.689 KL/hari menjadi 2.730 KL/hari di wilayah Kalimantan. Untuk Kalimantan Utara, peningkatan stok Solar 0,2 persen dari konsumsi normal harian atau sekitar 110 KL/hari menjadi 111 KL/hari.

Baca Juga  Ingatkan Perusahaan Bayar THR Tepat Waktu

b. Untuk Dexlite sebesar 1,2 persen dari konsumsi normal harian atau sekitar 439 KL/hari menjadi 444 KL/hari di wilayah Kalimantan. Untuk Kalimantan Utara, peningkatan stok Dexlite 1,8 persen dari konsumsi normal harian atau sekitar 9,3 KL/hari menjadi 9,5 KL/hari.

Selain itu, Pertamina juga menyiagakan SPBU di jalur padat kendaraan dan wisata sebanyak 114 SPBU yang tersebar di Kalimantan Timur sebanyak 19 SPBU, Kalimantan Barat 46 SPBU, Kalimantan Tengah 15 SPBU, Kalimantan Utara 3 SPBU, dan Kalimantan Selatan 31 SPBU. Seluruh SPBU siaga ini akan beroperasi selama 24 jam dan telah dilakukan build up stok sejak H-7. (*)

Bagikan:
Berita Terkait