Ratna Kalalembang: Dinkes Jangan Pasif, Harus Jemput Bola Tangani Kasus

Rabu, 8 April 2026 02:21 WITA
Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna Kalalembang

NEWSNUSANTARA BERAU- Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Berau dinilai tidak bisa dilepaskan dari kualitas pelayanan kesehatan yang optimal. Hal ini menjadi sorotan DPRD Berau, khususnya Komisi III, yang mendorong adanya perbaikan kinerja di sektor tersebut.

Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna Kalalembang, menekankan pentingnya peran aktif Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam merespons berbagai persoalan kesehatan yang terjadi di tengah masyarakat. Ia mengingatkan agar Dinkes tidak hanya menunggu laporan, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi secara nyata.

Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna Kalalembang

Menurut Ratna, langkah jemput bola menjadi strategi penting, terutama ketika muncul indikasi kasus penyakit di suatu wilayah. Dengan pendekatan tersebut, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum kondisi semakin meluas.

Baca Juga  Ribuan Pendekar Silat Lurug Polres Mojokerto Kota

“Jangan hanya menunggu laporan masuk. Kalau ada indikasi kasus, harus segera ditindaklanjuti dengan turun ke lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap sejumlah kasus penyakit yang muncul belakangan ini. Kondisi tersebut, kata dia, harus menjadi perhatian serius, terlebih bagi pimpinan Dinkes yang baru menjabat agar segera mengambil langkah konkret.

“Kondisi ini tentu memprihatinkan dan harus menjadi fokus utama untuk segera ditangani,” tambahnya.

Sebagai instansi yang bertanggung jawab di bidang kesehatan, Dinkes diharapkan mampu melakukan pengawasan langsung ke berbagai fasilitas layanan, mulai dari Puskesmas, Posyandu, hingga wilayah yang terindikasi mengalami persoalan kesehatan.

Baca Juga  Wakil Bupati Asahan Buka Pelaksanaan Orientasi CPNS Formasi Tahun 2024

Ratna menegaskan bahwa kecepatan dan ketepatan dalam penanganan menjadi hal utama yang diharapkan masyarakat dari layanan kesehatan.

“Yang dibutuhkan masyarakat itu penanganan yang cepat dan tepat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah terpencil. Program-program yang telah berjalan dinilai perlu diintegrasikan agar lebih efektif.

Di sisi lain, kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini turut menjadi perhatian karena berpotensi memicu munculnya berbagai penyakit. Oleh karena itu, kesiapsiagaan seluruh pihak terkait dinilai harus semakin ditingkatkan.

Baca Juga  Pucuk Pimpinan Polres Berau Berganti, Bupati Akui Dedikasi Kepolisian Penting untuk Bantu Tugas Forkopimda

“Situasi cuaca seperti sekarang ini harus diantisipasi dengan kesiapan yang lebih baik, agar penanganan bisa dilakukan sejak dini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ratna berharap Pemerintah Kabupaten Berau dapat bersikap lebih proaktif dalam mengantisipasi berbagai potensi masalah kesehatan, baik yang sudah terjadi maupun yang mungkin muncul ke depan.

Ia juga mendorong seluruh OPD untuk bekerja lebih maksimal agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap semua OPD bisa bekerja lebih optimal, sehingga masyarakat benar-benar merasakan dampak dari program yang ada,” pungkasnya.

Reporter: Marta Tongsay | Editor:Hendra

Bagikan:
Berita Terkait