NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB – Sisa bahan peledak diduga peninggalan perang dunia ke 2, yang ditemukan nelayan Talisayan di laut Tarakan, Kaltara, diserahkan ke Lantamal XIII Tarakan, Selasa (28/2) lalu, oleh anggota Pos Angkatan Laut (AL) Bidukbiduk.
Danpos AL Bidukbiduk, Peltu Solehun menjelaskan, berdasarkan informasi sementara yang didapatkan ya, bahwa sisa rudal tersebut merupakan, penggalak bom laut.

“Itu sepertinya bukan rudal, tapi penggalak bom laut. Tapi materialnya, sudah kami serahkan ke Lantanal XIII Tarakan,” ujarnya, Kamis (2/3).
Lebih lanjut, temuan bahan peledak yang ditemukn nelayan tersebut, awalnya diserahkan ke Koramil 0902-07/Talisayan, dan pihak koramil menghubungi Pos AL Bidukbiduk, dan pihaknya pada Senin (27/2) langsung mendatangi lokasi, untuk memastikan jenis bahan peledak yang ditemukan.
“Itu juga sudah pernah digunakan. Kondisinya tidak bisa meledak lagi,” jelasnya.
Hanya saja, pihaknya masih belum menerima informasi lebih detail mengenai benda diduga rudal tersebut. Karena masih dilakukan pemeriksaan di Lantamal XIII Tarakan, termasuk tahun berapa dan di mana benda tersebut dibuat.
Kemudian, apakah bahan peledak tersebut juga pernah digunakan pada perang dunia ke 2, juga masih terlalu dini untuk menyimpulkannya.

“Jadi kami belum menerima informasi lanjutan, karena masih diteliti juga. Tapi dipastikan itu tidak meledak lagi. Atau sudah pernah dipakai,” pungkasnya.





