Spot Wisata di Maratua Bertambah, Gua Gumantung Jadi Tempat Terbaru Para Wisatawan

Jumat, 7 November 2025 09:45 WITA

NEWSNUSANTARA, MARATUA – Wisata baru Gua Gumantung menarik perhatian wisatawan dan masyarakat lokal di Pulau Maratua. Objek wisata alam ini mulai dioperasikan sejak April 2025 dan langsung menjadi destinasi favorit baru di kawasan tersebut.

Pengelola Gua Gumantung, Doni, mengatakan gua ini awalnya ditemukan oleh masyarakat setempat. Menurutnya, proses membuka akses menuju gua cukup sulit karena lokasinya dipenuhi batu karang.
“Awalnya akses sangat sulit. Dulu banyak batu karang, sehingga jalur masuk susah dibangun,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).

Wisata baru Gua Gumantung Di Pulau Maratua

Ia menuturkan, sempat ada pihak yang menawarkan penggunaan alat berat, namun ia menolak demi menjaga keaslian alam sekitar.
“Kami memilih cara manual agar keindahan alam tetap terjaga. Dulu perjalanan ke lokasi bisa memakan waktu tiga jam, tapi sekarang hanya sekitar 15 menit dengan jarak 470 meter,” jelasnya.

Baca Juga  Rencana Terapkan Ganjil Genap bagi Kendaraan Di Kota Malang Dekati Realisasi

Akses menuju gua dibangun selama empat hingga enam bulan, dan menurut Doni, masih banyak yang perlu dibenahi, termasuk membuka jalur tambahan agar pengunjung lebih mudah menjangkau lokasi.

Saat ini, di kawasan tersebut terdapat tiga gua, yaitu Gua Gumantung yang sudah dibuka, Gua Kehe Tanah-Tanah yang kedalamannya mencapai 20 meter dan dibuka untuk foto, serta Gua Kehe Kubah yang masih dalam proses pengerjaan.

“Luas Gua Gumantung sekitar 20 meter ke kiri dan 30–40 meter ke kanan. Pengunjung masih bisa berenang di dalamnya, tapi tidak disarankan terlalu jauh ke dalam,” terangnya.

Doni menambahkan, berdasarkan cerita masyarakat, Pulau Maratua dulunya merupakan pulau yang muncul dari dasar laut, terbukti dari banyaknya fosil dan cangkang di sekitar area gua.

Baca Juga  Dukung Pemerintah Kabupaten Berau dalam Pengembangan Peternakan* PT Berau Coal Terima Penghargaan dari Pemprov Kaltim

Selama enam bulan beroperasi, pengunjung Gua Gumantung telah mencapai lebih dari seribu orang. Promosinya sejauh ini masih dilakukan secara sederhana.
“Promosi masih dari mulut ke mulut, tapi sekarang kami juga mulai menggunakan media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook,” ungkapnya.

Doni menyebut, pembangunan Gua Gumantung sepenuhnya menggunakan dana pribadi, meski pihaknya membuka peluang kerja sama melalui program CSR perusahaan.
“Biaya yang sudah dikeluarkan mencapai ratusan juta rupiah, terutama untuk pembuatan akses jalan dan dermaga,” katanya.

Untuk sementara, harga tiket masuk masih terjangkau: Rp10 ribu untuk warga lokal, Rp40 ribu untuk warga Berau, dan Rp50 ribu untuk wisatawan asing.
“Tarif ini belum tetap, kami akan lakukan survei lagi agar sesuai dengan fasilitas yang tersedia,” jelasnya.

Baca Juga  Putus Mata Rantai PMK , Forkopimda Kota Malang Berupaya Lakukan Pencegahan.

Doni berharap keberadaan Gua Gumantung dapat menambah destinasi wisata di Maratua serta mendukung pelaku UMKM lokal.
“Tujuan utama kami adalah mengembangkan wisata sekaligus membantu ekonomi masyarakat di sekitar sini,” pungkasnya.Reporter:Akmal

Bagikan:
Berita Terkait