Tiga Pesawat Tempur Super Tucano Siaga di Perbatasan Indonesia-Malaysia-Filipina 

Rabu, 23 Februari 2022 04:39 WITA

NEWSNUSANTARA.COM, TARAKAN – Dijelaskan Komandan Skuadron Udara 21 Lanud Abdulrahman Saleh Letkol Pnb Heru Wardhana, S. Sos bahwa
Bahwa pesawat tersebut merupakan anti gerilya, Rabu (23/2/22)

“Ini adalah pesawat anti gerilya sehingga utamanya melaksanakan serangan udara ke darat dan dia juga memiliki kemampuan melaksanakan serangan udara-udara” Terang Heru saat dijumpai Newsnusantara di Lanud Anang Busra

Baca Juga  TMMD Ke 116 Kodim 0907/Trk Sukses, Pangdam Pimpin Upacara Penutupan

Diketahui pesawat bermesin turbooprop yang diproduksi oleh negara Brazil tersebut, memiliki kemampuan menempuh operasi jarak jauh karena dilengkapi mesin berjenis Hartzell 5-blade dan Pratt & Whitney Canada PT6A-68C turboprop masing-masing berkekuatan 1.196 kw

Sedangkan untuk sistem operasionalnya, memiliki kecepatan maksimal 350 not dilengkapi persenjataan baik peluru, roket serta bom.

Baca Juga  Ketersediaan Bahan  Pangan di Kabupaten Malang Surplus Meningkat 13,39 Persen

Kembali dijelaskan Heru bahwa pesawat tersebut telah bergabung dengan pihak nya sejak 12 tahun lalu dan telah membantu pengamanan perbatasan.

“Pesawat ini datang dari tahun 2012, sudah 10 tahun. Digunakan untuk dilakukan operasi perbatasan ” Terangnya lagi

Diketahui 3 pesawat EM 314 Super Tucano TNI AU tersebut tiba di Lanud Anang Busra sengaja didatangkan dari Skuadron Udara 21 Lanud Abdulrahman Saleh Malang (21/2) dalam rangka melaksanakan operasi gabungan udara Ambalat Samodra-22 tertanggal 21 – 24 Februari 2022 di Lanud Anang Busra.(Putri)

Baca Juga  DPRD Minta Pemkab Berau Ambil Langkah Serius Atasi Turunnya Minat Bertani
Bagikan:
Berita Terkait