
NEWSNUSANTARA.COM,BERAU-KEMACETAN ANTREAN DI DERMAGA PENYEBERANGAN TERJADI DI KABUPATEN BERAU SETELAH PENUTUPAN JEMBATAN SAMBALIUNG UNTUK PERBAIKAN. Masyarakat di Kabupaten Berau mengalami kesulitan dalam perjalanan mereka menuju ibu kota Tanjung Redeb setelah Jembatan Sambaliung ditutup untuk perbaikan. Akibatnya, kondisi ini menyebabkan antrean panjang hingga hampir menimbulkan kemacetan.

Panjang ,akibat jembatan Sambaliung ,Kabupaten Berau, Kalimantan Timur di perbaiki.
Sejak Kamis siang, masyarakat Kabupaten Berau harus rela mengantre untuk menyeberang ke ibu kota. Kapal yang digunakan untuk mengangkut pengendara memiliki kapasitas yang terbatas, sehingga masyarakat yang ingin melintas terpaksa harus menahan kesabaran mereka menunggu giliran. Situasi ini tentu menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan bagi para pengendara.
Menyikapi hal ini, seorang warga Sambaliung bernama Ahmad mengungkapkan kekesalannya terhadap kemacetan ini. Dia berharap pemerintah dapat segera menemukan solusi untuk mengatasi antrean panjang di dermaga penyeberangan.
Pemerintah Kabupaten Berau menyatakan keyakinannya bahwa arus pengendara akan segera teratasi. Pihak berwenang telah menyiapkan jalur penyeberangan yang baik bagi pengendara roda dua dan roda empat. Mereka juga telah menempatkan alat berat dan material perbaikan di area jembatan.
Hendratno, Asisten I Setkab Berau, mengungkapkan bahwa proses perbaikan jembatan ini diperkirakan akan memakan waktu empat bulan, mulai dari bulan Juni hingga September mendatang. Pemerintah Kabupaten Berau berharap agar perbaikan jembatan dapat dilakukan dengan cepat dan efisien, sehingga kemacetan di dermaga penyeberangan dapat segera teratasi.
Dengan perbaikan jembatan yang sedang berlangsung, diharapkan masyarakat Kabupaten Berau dapat kembali merasakan kelancaran dalam beraktivitas. Pengendara diharapkan bersabar dan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh pihak berwenang untuk menghindari kemacetan yang lebih parah.(ADV)
Reporter:Miko





