Menyaksikan Tumpukan Sampah TPA Bujangga yang Tak Terkendali: Bupati Berau Merespon Dengan Meminjam Alat Berat Dari Perusahaan

Selasa, 16 Mei 2023 09:02 WITA
Bupati Berau Sri juniarsih

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih, merespons masalah yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bujangga. Tumpukan sampah di lokasi tersebut semakin tidak terkendali, bahkan sudah meluas hingga ke jalan masuk TPA karena melebihi kapasitas.

Menurut laporan dari Berau Terkini pada Kamis (25/5/2023), Sri Juniarsih menyatakan bahwa ada kerusakan pada alat yang digunakan. Oleh karena itu, pemerintah akan berkomunikasi dengan perusahaan pihak ketiga untuk meminjam alat berat operasional.

Baca Juga  Rekrutmen Bintara Polri 2023: Polda Kaltara Tanamkan Integritas dan Transparansi

Bupati, yang juga merupakan perempuan pertama yang menjabat di Berau, mengakui bahwa ekskavator milik DLHK Berau tidak mampu menangani tumpukan sampah yang semakin tinggi.

Bupati Berau Sri juniarsih

“Alatnya sudah tua juga. Saya akan langsung menghubungi perusahaan untuk meminjam alat beratnya,” ujarnya singkat kepada awak media.

Pemerintah Kabupaten Berau saat ini sedang merencanakan pemindahan lokasi TPA Bujangga. Menurut informasi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Berau, DLHK Berau telah menganggarkan dana sebesar Rp 200 juta untuk melakukan studi kelayakan pada tahun 2023 ini.

Baca Juga  Sakirman Dorong UMKM Ikuti Perkembangan Zaman, UMKM Perlu Belajar Pasarkan Produk Lalui Daring

DLHK Berau menyebutkan bahwa pemindahan lokasi perlu dilakukan karena TPA Bujangga sudah tidak mampu menampung jumlah sampah harian dari penduduk Bumi Batiwakkal yang terus bertambah pesat.

Pertumbuhan penduduk yang cepat ini menjadi ancaman bagi lingkungan di Berau. Saat ini, kepadatan penduduk di Berau mencapai 11 jiwa per kilometer persegi.

Baca Juga  Satreskrim Polres Batu Ringkus Pelaku Pembawa Senpi Rakitan

Selain itu, lokasi TPA Bujangga juga semakin padat dengan penduduk, dan sekitarnya akan dibangun Rumah Sakit Baru.

Pemerintah telah menetapkan empat opsi lokasi yang dapat menjadi TPA baru, termasuk dua lokasi di Labanan Makarti, Gurimbang, dan Teluk Bayur.

Sejak diumumkan pada 3 Mei 2023, proyek ini yang bersifat non-konstruksi diketahui belum mendapatkan penawaran dalam lelang yang dilakukan.(ADV)

Reporter:Miko

Bagikan:
Berita Terkait