Kepala Kampung Baru Ditantang Jadi Penggerak Ekonomi, Bukan Sekadar Pengelola Administrasi

Selasa, 9 Juni 2026 08:00 WITA
Pelantikan empat Kepala Kampung hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) Tahun 2026

NEWSNUSANTARA,BERAU-Pelantikan empat Kepala Kampung hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Berau untuk menegaskan arah baru pembangunan kampung. Para pemimpin yang baru dilantik tidak hanya diminta menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi berbasis potensi lokal.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat melantik empat kepala kampung di Balai Mufakat, Selasa (9/6/2026). Mereka yang resmi dilantik yakni Mudassir T sebagai Kepala Kampung Biduk-Biduk, Sopiyadi M, S.IP sebagai Kepala Kampung Suaran, Jaja Miharja sebagai Kepala Kampung Tasuk, dan Muclistryadi, S.STP sebagai Kepala Kampung Sei Bebanir Bangun.

Baca Juga  Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan Gelar Rapat Koordinasi untuk Perkuat Sinergi dan Program Kerja Tahun 2025

Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menekankan bahwa setiap kampung di Berau memiliki keunggulan dan sumber daya yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kepala kampung diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan terobosan yang berdampak nyata bagi warga.

“Potensi yang ada di kampung masing-masing harus bisa dihidupkan dan dikembangkan. Jangan hanya fokus pada urusan administrasi, tetapi bagaimana potensi itu bisa menjadi sumber kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pelantikan empat Kepala Kampung hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) Tahun 2026

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kampung tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah kampung. Kolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), pemerintah kecamatan, hingga berbagai elemen masyarakat menjadi kunci agar program pembangunan berjalan optimal.

Baca Juga  Jadi Keluhan Tiap Tahun, Anggota DPRD Berau Sebut Perlu Ada Perindungan Buruh dan Pemenuhan Hak

Bupati juga mendorong kepala kampung untuk merangkul organisasi dan kelompok masyarakat seperti PKK, Karang Taruna, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Pelibatan seluruh unsur masyarakat dinilai penting agar pembangunan kampung berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Jika semua unsur bergerak bersama, pembangunan kampung akan lebih maju dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Sri Juniarsih mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan sebagai bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan status kampung dari berkembang menjadi maju, hingga menuju kampung mandiri.

Baca Juga  Jajaran Polres Berau Amankan Pelaku Penjual Minuman Keras Tanpa Izin

“Harapan kami, kampung yang saat ini berkembang bisa naik menjadi kampung maju, dan yang sudah maju dapat terus meningkat menjadi kampung mandiri,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Berau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Kampung PAW Tahun 2026. Ia menilai proses demokrasi di tingkat kampung telah berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, sehingga mampu melahirkan kepemimpinan baru yang diharapkan membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Reporter: Akmal I Editor: Sarno

Bagikan:
Berita Terkait