
NEWSNUSANTARA.COM, TANJUNG REDEB – Pengembangan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai dimulai. Sesuai dengan rencana, gedung tersebut akan dibangun dua lantai.
Pembangunan yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Berau Sri Juniarsih, Direktur RSUD dr. Abdul Rivai Jusram dan sejumlah tamu undangan tersebut berlangsung di lahan seluas 15×22 meter persegi, Jalan Pulau Panjang, Tanjung Redeb, Kamis (20/7/2023).
Gedung baru tersebut diakui sedikit melenceng dari rencana awal yang akan dibangun enam lantai. Hal tersebut, karena anggaran dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Tahun 2023 hanya tersedia Rp 15 miliar oleh Pemerindah Daerah.
Untuk itu, menyesuaikan anggaran yang ada, gedung hanya cukup untuk dua lantai. Dengan ruangan yang menjadi prioritas adalah instalasi gawat darurat (IGD), unit perawatan intensif (ICU) dan ruang operasi.

“Ini adalah tuntutan dari akreditasi rumah sakit, yang sebelumnya kita sudah mendapatkan akreditasi paripurna bintang lima jadi ada beberapa kewajiban yang harus segera kita lakukan penyesuaian standarisasi, salah satunya kapasitas ruangan dan unit pelayanan darurat tersebut,” jelas Direktur RSUD dr. Abdul Rivai Dokter Jusram.
Seperti halnya di ruang ICU, kondisi sekarang yang hanya tersedia 13 tempat tidur yang harus disesuaikan menjadi 20 tempat tidur. Begitu juga dengan IGD, serta kamar operasi yang dikatakan Dokter Jusram banyak yang harus dibenahi.
“Jadi di gedung baru itu kita prioritaskan untuk tiga unit layanan tadi, ICU, IGD dan ruang operasi,” tambahnya.
Sedangkan, Bupati Berau Sri Juniarsih berharap dengan pengembangan RSUD kali ini bisa menjadi awal dalam pelayanan pihak rumah sakit kepada masyarakat agar lebih baik lagi.
“Kita harap dengan pengembangan konstruksi RSUD Dr Abdul Rivai ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien atau terhadap masyarakat Bumi Batiwakkal,” ujarnya.
Reporter:Miko//Editor:Edy





