Pengembangan Kawasan Kota Tua Teluk Bayur: Destinasi Unggulan Baru Pariwisata Berau

Selasa, 1 Agustus 2023 01:17 WITA
Foto: Lapangan Bola sekktar Kota Tua di Kecamatan Teluk akan dipermak menjadi wisata perkotaan.

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, dengan dukungan dari Ketua Komisi II DPRD Berau, Andi Amir Hamzah, tengah mendorong pengembangan kawasan Kota Tua di kecamatan Teluk Bayur sebagai destinasi andalan di area perkotaan. Menurut Andi Amir Hamzah, melalui penyempurnaan kawasan tersebut, potensi untuk menjadi daya tarik bagi para wisatawan dapat terwujud.

Andi Amir Hamzah mengakui bahwa Berau memiliki banyak spot pariwisata yang menarik, seperti Derawan, Maratua, Bidukbiduk, dan lainnya. Namun, kawasan yang berada dekat dengan pusat kota, seperti Teluk Bayur, menjadi pilihan yang sangat menarik saat ini. Terlebih lagi, Bandara Kalimarau hanya berjarak 10 menit perjalanan dari kawasan ini.

Baca Juga  4.900 Pekerja Rentan di Asahan Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan dari Wakil Bupati Rianto

“Dengan estimasi waktu tempuh yang singkat, saya setuju bahwa peremajaan kawasan ini adalah langkah yang tepat,” ujar Andi Amir Hamzah.

Foto: Lapangan Bola sekktar Kota Tua di Kecamatan Teluk akan dipermak menjadi wisata perkotaan.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa masalah pariwisata seharusnya telah lama diatasi dengan serius oleh pemerintah. Ini termasuk pengalokasian anggaran yang memadai, mengingat banyak destinasi yang memerlukan pembenahan.

Baca Juga  Bacaleg Rudy Sutanto Ikuti Peringatan HUT PPPRI BELA NEGARA dan HUT PANCASILA 1 Juni 2023

“Meskipun sumber pendapatan asli daerah (PAD) akan berubah, anggaran untuk peremajaan seringkali minim. Inilah tantangan,” ungkapnya.

Politikus dari Partai Golkar ini juga menambahkan bahwa sektor pariwisata di Bumi Batiwakkal tidak boleh diabaikan. Dia mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk peka terhadap potensi-potensi baru dan mengkomunikasikannya kepada pimpinan daerah agar anggaran yang memadai dapat dialokasikan. Sebab, pariwisata dapat menjadi alternatif utama ketika sektor pertambangan tidak lagi dominan.

Baca Juga  Halte Percontohan Perusahaan Lain di Kutai Barat

“Diperlukan keberanian dan inovasi. Berau perlu sentuhan besi untuk mengubah sektor pariwisata,” tegasnya.(ADV)

Reporter:Miko//Editor:Edy

Bagikan:
Berita Terkait