NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong kemajuan sektor pertanian dengan mengadopsi teknologi modern. Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP), sejumlah program strategis diluncurkan demi meningkatkan produktivitas dan daya saing petani di tengah tantangan zaman dan perubahan iklim yang semakin dinamis.
Langkah konkret tersebut disampaikan langsung oleh Kepala DTPHP Berau, Junaidi, pada Sabtu (12/7/2025). Ia menegaskan bahwa era baru pertanian telah dimulai dan teknologi menjadi kunci utama dalam transformasi ini.

“Sektor pertanian Berau tidak boleh hanya bertahan, tapi harus bersaing. Karena itu, kami dorong penggunaan teknologi,” ungkapnya.
Salah satu program unggulan yang tengah berjalan adalah penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP). Bantuan tersebut meliputi recovator, hand tractor, hingga alat tanam modern, yang akan mempercepat dan mempermudah pengolahan lahan pertanian di wilayah Berau.
Tak hanya itu, DTPHP Berau juga berinovasi dengan memperkenalkan penggunaan drone pertanian. Teknologi ini memungkinkan pemantauan dan penyemprotan tanaman secara efisien, akurat, dan lebih cepat. “Digitalisasi pertanian bukan lagi sekadar wacana. Drone akan menjadi bagian penting dari budidaya pertanian modern,” terang Junaidi.
Selain bantuan dari pemerintah pusat, Pemkab Berau juga mengalokasikan anggaran melalui APBD tingkat II untuk pengadaan Alsintan. Proses pengadaan tersebut saat ini tengah dilakukan melalui sistem e-katalog, guna memastikan keterjangkauan bantuan ke seluruh kelompok tani di pelosok daerah.
Namun demikian, penguatan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian utama. Melalui program pelatihan dan pendampingan berbasis kebutuhan lapangan, DTPHP berupaya meningkatkan kapasitas dan pola pikir petani agar mampu beradaptasi dengan era industri 4.0.
“Setiap pelatihan disusun berdasarkan masukan dari petani. Sebab, mereka yang paling tahu kondisi dan kebutuhan di lapangan,” kata Junaidi.
Langkah-langkah strategis ini merupakan bagian dari visi besar Pemkab Berau dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah dan menjadikan petani sebagai pilar ekonomi lokal.
“Harapan kami, pertanian Berau menjadi mandiri, produktif, dan siap bersaing. Petani hebat, berarti masa depan kita juga kuat,” pungkasnya. (*/Adv/Kominfo)





