Program Listrik Gratis Wujudkan Berau Terang 2027

Selasa, 21 Oktober 2025 11:06 WITA

NEWSNUSANTARA,BERAU – Kabar gembira datang bagi warga kurang mampu di Kabupaten Berau. Sebanyak 234 rumah tangga tidak mampu kini bisa menikmati sambungan listrik baru secara gratis, melalui program kolaborasi antara PT PLN UP3 Berau dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, di Kampung Limunjan, Kecamatan Sambaliung, pada Selasa (21/10/2025). Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Listrik Nasional ke-80.

Bupati Sri Juniarsih menyampaikan, program tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan PLN dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini belum menikmati akses listrik.

Baca Juga  Dermaga Teluk Sulaiman Resmi Beroperasi, DPRD Berau Nilai Jadi Pintu Baru Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Hari ini ada ratusan rumah yang disambungkan listrik secara gratis oleh PLN. Ini bentuk kerja sama nyata untuk membantu masyarakat kurang mampu, agar mereka juga bisa menikmati fasilitas listrik yang layak,” ujarnya.

Bupati dua periode itu menjelaskan, program sambungan gratis ini sangat membantu masyarakat, mengingat biaya normal pemasangan listrik baru bisa mencapai jutaan rupiah.

“Biasanya untuk sambungan baru biayanya bisa sampai Rp2,5 juta. Tapi kali ini masyarakat tidak perlu membayar sepeser pun. Kami tentu berharap program seperti ini bisa terus berlanjut ke kampung-kampung lain,” katanya.

Sri menegaskan, Pemkab Berau berkomitmen untuk memastikan akses listrik merata hingga ke pelosok, termasuk wilayah pedalaman seperti Kelay dan Segah.

Baca Juga  Jelang Penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah, Beras Bulog Dipastikan Aman

Insha Allah, melalui kerja sama ini, target kita tahun 2027 Berau sudah tuntas listrik. Tidak ada lagi rumah yang belum teraliri listrik,” tegasnya optimistis.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup, menjelaskan bahwa program sambungan listrik gratis ini merupakan wujud tanggung jawab sosial dan semangat gotong royong pegawai PLN.

“PLN tidak hanya bekerja sebagai penyedia listrik, tapi juga punya tanggung jawab sosial. Program ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tutur Rizki.

Rizki juga menyampaikan bahwa sistem kelistrikan di Berau saat ini masih terbatas karena sebagian besar wilayah masih mengandalkan PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) dan PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap). Namun, kondisi tersebut akan segera membaik.

Baca Juga  Turunkan 531 Personel Jaga Keamanan Nataru

Insha Allah pada November nanti, transmisi dari Talisayan ke Tanjung Redeb sudah selesai. Dengan begitu, pasokan listrik di Berau akan jauh lebih besar dan stabil,” jelasnya.

Melalui proyek interkoneksi transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang menghubungkan sistem kelistrikan dari Balikpapan, Samarinda, Bontang, hingga Berau, PLN optimistis bisa memperluas jangkauan listrik hingga wilayah terpencil dan mengurangi ketergantungan pada pembangkit lokal.

“Dengan sistem interkoneksi ini, kami ingin memastikan bahwa tak ada lagi warga Berau yang hidup tanpa cahaya listrik,” pungkas Rizki.

Bagikan:
Berita Terkait