DPRD Berau Dorong Disbun Perhatikan Kualitas dan Harga TBS Petani Sawit

Kamis, 30 Oktober 2025 09:50 WITA
Ilustrasi Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit

NEWSNUSANTARA,BERAU-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perkebunan (Disbun) agar lebih memperhatikan kualitas Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang dihasilkan petani lokal. Permintaan ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, yang menilai pentingnya pendataan menyeluruh terhadap hasil panen petani.

Menurut Sakirman, pendataan mendetail sangat dibutuhkan untuk memastikan harga beli TBS sesuai dengan kualitas yang dihasilkan petani. Apalagi, saat ini jumlah pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi Crude Palm Oil (CPO) di Bumi Batiwakkal terus meningkat.

Baca Juga  Subroto Soroti Ketimpangan Pendapatan, Minta Pemkab Berau Perkuat Pemerataan Ekonomi
Ilustrasi Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit

“Semakin banyak perusahaan pengolahan CPO, pasti kebutuhan TBS juga meningkat. Ini harus dimanfaatkan, jangan sampai justru merugikan petani,” tegasnya, Kamis (30/10/2025).

Ia menilai, bertambahnya jumlah pabrik tidak diimbangi dengan ketersediaan kebun kelapa sawit yang cukup. Akibatnya, banyak perusahaan membeli TBS dari kebun rakyat. Kondisi ini menjadi peluang besar bagi petani lokal untuk mendapatkan keuntungan lebih, jika harga dan kualitas TBS dikelola dengan baik.

Baca Juga  Ketua DPRD Berau Kecewa Bonus Atlet Dianggarkan di APBD Perubahan 2023: Anggaran kita bedar Rp 3,5 T, harusnya Bisa di Murni 2023.

Sakirman juga menekankan pentingnya peran Disbun dalam mendata potensi dan produksi sawit lokal, sehingga pemerintah daerah memiliki basis data yang jelas untuk menentukan kebijakan harga yang berpihak pada petani.

“Disbun bisa merekomendasikan agar pabrik CPO swasta membeli TBS dengan harga yang menguntungkan bagi petani,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong Dinas Perkebunan agar lebih berpihak pada petani sawit mandiri di luar kelompok plasma. Langkah ini dinilai penting agar persaingan harga di tingkat pabrik menjadi lebih sehat dan transparan.

Baca Juga  Ajak Pelanggan Aktif Beri Laporan ke PDAM

Tak hanya itu, Sakirman juga menyarankan Perusahaan Daerah (Perusda) ikut berperan aktif dalam pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit di Berau. Dengan begitu, BUMD daerah dapat turut menikmati peluang ekonomi dari pesatnya industri kelapa sawit di wilayah tersebut.

“Perusda jangan sampai kehilangan momentum. Sektor sawit ini sedang berkembang pesat dan perlu disikapi dengan langkah strategis,” pungkasnya.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait