NEWSNUSANTARA,BERAU – Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, kembali menyoroti kinerja Perusahaan Daerah (Perusda) yang dinilai belum menunjukkan kontribusi optimal terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menegaskan, peran Perusda seharusnya bukan hanya menjadi pelengkap, tetapi menjadi salah satu penggerak utama ekonomi dan pembangunan di Bumi Batiwakkal.
Menurut Rudi, hingga kini sebagian besar Perusda di Berau belum mampu memberikan dampak signifikan bagi kas daerah. Padahal, keberadaan mereka dirancang untuk membantu Pemkab dalam mengelola aset dan potensi ekonomi lokal.

“Perusda itu dibentuk untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah. Tapi faktanya, hingga sekarang hasilnya masih jauh dari harapan,” ujar Rudi, Kamis (30/10/2025).
Ia menekankan bahwa Perusda yang bergerak di sektor pelayanan publik maupun pengelolaan aset daerah harus menunjukkan kinerja yang lebih baik. Selain memberikan pemasukan, mereka juga wajib memastikan layanan publik yang diberikan berjalan maksimal dan memuaskan masyarakat.
“Terutama Perusda yang mengelola aset dan pelayanan publik. Selain menyetor ke kas daerah, mereka juga harus bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
Politisi ini juga menyoroti potensi besar Perusda yang menurutnya masih sering terabaikan. Ia menilai, dengan manajemen yang profesional dan strategi bisnis yang jelas, Perusda seharusnya mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mendorong kemandirian daerah.
Rudi mencontohkan beberapa Perusda seperti PDAM, Perusda Bakti Praja, dan Perusda Pertolongan Konsorsium yang terlibat dalam proyek PLTU Berau. Namun hingga tahun 2025, sebagian besar di antaranya belum juga mampu menyetorkan dividen ke kas daerah.
“Hanya beberapa yang sudah berhasil menyetor dividen, itupun nilainya masih sangat kecil,” ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, Rudi mendesak Bupati Berau untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh melalui audit kinerja terhadap seluruh Perusda. Evaluasi ini, katanya, penting dilakukan agar keberadaan perusahaan daerah tidak menjadi beban keuangan daerah semata.
“Kami minta Ibu Bupati segera melakukan audit dan evaluasi kinerja Perusda. Harus ada langkah nyata agar aset daerah tidak terus menjadi beban, tapi justru menjadi sumber pemasukan bagi Berau,” pungkasnya.(adv)





