NUSANTARAKALTIM,TANJUNG REDEB – Gerai perizinan nelayan kembali ditunda. Awalnya perencanaan ini akan dimulai pada 4-6 November 2025.
Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Berau, Yunda Zuliarsih mengatakan gerai perizinan nelayan yang mengundang perwakilan Pemerintah Pusat diundur karena beberapa hal
”Gerai ini masih terkendala dalam adminsitrasi,” ujarnya
Yunda menambahkan, padahal waktu yang diberikan untuk pelaksanaan cukup panjang hingga perencanaan gerai tersebut.
”Waktu memang sudah cukup panjang akan tetapi ada beberapa hal yang ingin dipersiapkan,” ujarnya.
Namun, Yunda mengatakan, pihaknya telah melibatkan Pemerintah Pusat dalam pelaksanaan gerai perizinan nelayan. Dengan tujuan melakukan sosialisasi kepada nelayan terkait administrasi apa saja yang harus dilengkapi.
”Kementerian perhubungan laut telah melakukan sosialisasi. Jadi untuk gerainya masih menunggu kesiapan berkas yang harus dilengkapi para nelayannya,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa pelaksnaan ini memang harus lengkap untuk segala komponen. Apalagi petugas Gerai berasal dari Pemerintah Pusat.
Terakhi Yunda menyatakan hingga saat ini ada sekitar 66 nelayan yang akan mengurus izin, dan mungkin ada potensi bertambahnya nelayan yang mendaftar.
”Kami berharsp semua nelayan dapat mempersiapkan berkas agar gerai secepatnya bisa di buka,” tutupnya.
Repoter : Akmal





