Berau Masih Banyak Blank Spot, Pemerintah Diminta Perluas Jangkauan Jaringan

Senin, 20 April 2026 07:44 WITA
Pemerintah didorong perluas jaringan hingga kampung dan pesisir, agar akses informasi dan ekonomi digital makin merata.

NEWSNUSANTARA BERAU- Pemerintah Kabupaten Berau terus memacu pemerataan akses internet agar tidak hanya terfokus di kawasan wisata, tetapi juga menjangkau daerah-daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan jaringan atau blank spot.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan dengan PT Telkom Regional IV di Balikpapan. Dalam forum itu, berbagai kendala konektivitas dibahas, terutama gangguan jaringan yang kerap terjadi di sejumlah destinasi wisata unggulan.

Pemerintah didorong perluas jaringan hingga kampung dan pesisir, agar akses informasi dan ekonomi digital makin merata.

Langkah ini dinilai krusial menjelang masa libur sekolah dan hari raya, ketika lonjakan kunjungan wisatawan diperkirakan meningkat. Perbaikan jaringan diharapkan mampu mengantisipasi gangguan serupa yang sebelumnya kerap dikeluhkan pengunjung.

Baca Juga  Mapulu 'Naik Level', Berau Kini Nihil Kampung Tertinggal

Sebagai solusi awal, PT Telkom mengusulkan penambahan bandwidth guna meningkatkan kapasitas jaringan, khususnya di kawasan Pulau Derawan yang menjadi salah satu destinasi utama.

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, yang turut hadir bersama rombongan Wakil Bupati, menilai upaya tersebut sebagai langkah strategis. Ia menyebut pendekatan langsung kepada penyedia layanan dapat mempercepat penyelesaian persoalan.

“Ini langkah yang tepat. Pemerintah tidak hanya menunggu proses melalui dinas, tetapi langsung berkoordinasi dengan pihak penyedia layanan, dalam hal ini Telkom,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa peningkatan kualitas jaringan tidak cukup hanya mengandalkan kapasitas digital. Menurutnya, pembangunan infrastruktur fisik tetap diperlukan sebagai solusi jangka panjang.

Baca Juga  Rakyat Disingkirkan, Tambang Dibiarkan

“Penambahan bandwidth saja belum cukup. Perlu pembangunan tower di titik-titik tertentu agar jangkauan jaringan bisa merata,” tegasnya.

Ia juga menyoroti Pulau Kaniungan di Kecamatan Biduk-Biduk sebagai salah satu wilayah yang membutuhkan perhatian serius. Menurutnya, akses internet yang stabil tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga kehidupan ekonomi masyarakat.

“Di sana bukan hanya wisatawan, tapi juga banyak nelayan. Dengan jaringan yang baik, mereka bisa lebih mudah memasarkan hasil tangkapan. Begitu juga pelaku UMKM di sekitar kawasan,” jelasnya.

Baca Juga  Kehadiran Bupati Asahan di Rakor Ekonomi Makro Sumut Jadi Komitmen Konkret Pembangunan Daerah

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa akses informasi digital kini menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Perputaran ekonomi saat ini sangat bergantung pada informasi. Jadi jaringan yang memadai bukan lagi pelengkap, melainkan kebutuhan utama,” katanya.

Di akhir pernyataannya, ia mengingatkan bahwa masih banyak wilayah di Berau yang belum terlayani jaringan secara optimal.

“Masih banyak blank spot di Berau. Destinasi wisatanya sudah berkembang, sekarang tantangannya adalah memperluas jaringan hingga ke wilayah perkampungan,” pungkasnya.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait