NEWSNUSANTARA,BERAU-Potensi ekonomi wisata di kawasan Tanjung Batu dinilai belum tergarap maksimal. Salah satu indikatornya terlihat dari deretan kios yang berada di pintu masuk Dermaga Sidayang yang hingga kini belum berfungsi sebagaimana tujuan awal pembangunannya.
Dari enam kios yang tersedia, hanya dua unit yang masih beroperasi. Bahkan, usaha yang berjalan di dalamnya tidak bergerak pada sektor penjualan suvenir atau produk khas daerah yang seharusnya menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Kondisi tersebut mendapat perhatian Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat melakukan peninjauan ke kawasan Tanjung Batu, Jumat (29/5/2026). Ia meminta pengelolaan fasilitas tersebut dievaluasi agar dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat dan sektor pariwisata.
Menurutnya, diperlukan langkah-langkah kreatif untuk menarik minat pelaku usaha agar memanfaatkan kios yang telah disediakan pemerintah. Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah pemberian keringanan biaya sewa atau insentif lainnya pada masa awal usaha.
“Kita perlu mencari formula yang tepat agar kios-kios ini dapat terisi dan berkembang. Jangan sampai fasilitas yang sudah dibangun justru tidak dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.
Sri Juniarsih menilai lokasi kios sangat strategis karena berada di jalur utama wisatawan yang akan menuju Pulau Derawan. Posisi tersebut seharusnya dapat menjadi ruang promosi bagi produk-produk unggulan daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Ia juga mendorong pengembangan produk kerajinan dan oleh-oleh khas Berau agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Menurutnya, potensi sumber daya alam dan kreativitas masyarakat lokal dapat diolah menjadi produk yang mampu menarik minat wisatawan.
“Kalau produk lokal terus ditingkatkan kualitasnya, kios-kios ini bisa menjadi etalase bagi karya masyarakat sekaligus pusat oleh-oleh bagi wisatawan yang datang ke Berau,” katanya.
Selain meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, optimalisasi kios tersebut juga dinilai dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah melalui retribusi yang nantinya dipungut dari pemanfaatan fasilitas.
Pemerintah daerah berharap kawasan Tanjung Batu tidak hanya menjadi titik transit menuju destinasi wisata, tetapi juga mampu berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif yang memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar.
Reporter: Akmal I Editor: Hendra





