NEWSNUSANTARA,BERAU-Pemerintah Kabupaten Berau terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni 2026. Sebagai tuan rumah, Berau berkomitmen menyukseskan kegiatan tersebut melalui sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), instansi, hingga dunia usaha.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas penyelenggaraan. Menurutnya, seluruh pihak harus mampu berkolaborasi agar Berau memberikan kesan terbaik kepada para tamu yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
“Walaupun kondisi anggaran sedang dilakukan efisiensi, kita tetap harus memberikan pelayanan dan penyelenggaraan yang maksimal,” ujarnya.
Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan Harganas tahun ini. Agenda tersebut meliputi senam massal, pelayanan keluarga berencana melalui pemasangan alat kontrasepsi, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan konsultasi kesehatan mental, bazar UMKM, pasar murah, hingga pameran hasil karya Sekolah Siaga Kependudukan.
Sri Juniarsih berharap seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada para tamu yang hadir.
Selain kesiapan lokasi kegiatan, Pemkab Berau juga mulai menginventarisasi kebutuhan akomodasi peserta. Penyelenggara diminta menjalin koordinasi dengan pengelola hotel, penginapan, dan fasilitas pendukung lainnya agar seluruh tamu memperoleh pelayanan yang nyaman selama berada di Berau.
Di sisi lain, setiap OPD diarahkan untuk berpartisipasi menyediakan makanan bergizi yang dapat dinikmati tamu maupun masyarakat. Langkah tersebut diharapkan menjadi bentuk keterlibatan seluruh perangkat daerah dalam menyukseskan agenda tingkat provinsi tersebut.
Tak hanya OPD, Bupati juga mengajak perusahaan daerah, BUMN, serta sektor swasta untuk ikut berkontribusi, baik melalui dukungan fasilitas maupun bantuan lainnya sehingga pelaksanaan Harganas dapat berlangsung lebih semarak.
Aspek kebersihan juga menjadi perhatian khusus. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) diminta menyiapkan sistem pengelolaan sampah selama kegiatan berlangsung, termasuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan memanfaatkan bahan ramah lingkungan seperti daun pisang sebagai wadah makanan.
Menurut Sri Juniarsih, langkah tersebut sejalan dengan upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dalam setiap kegiatan berskala besar.
Ia berharap Harganas ke-33 tidak hanya menjadi ajang peringatan tahunan, tetapi juga mampu memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.( ADV)
Reporter: Akmal
Editor: Hendra





