Bekudung Betiung Didorong Jadi Event Nasional, Wisata Budaya Berau Kian Diperhitungkan

Kamis, 25 Juni 2026 03:36 WITA
Festival budaya khas Suku Dayak Gaai di Kampung Tumbit Dayak ini terus didorong menjadi event wisata budaya berskala nasional. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa keaslian prosesi adat yang masih terjaga merupakan kekuatan utama untuk memperkenalkan budaya Berau kepada Indonesia bahkan dunia

NEWSNUSANTARA,BERAU-Festival budaya Bekudung Betiung di Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, tak lagi sekadar agenda tahunan pelestarian adat. Event budaya khas Suku Dayak Gaai ini kini didorong menjadi wajah wisata budaya otentik Kabupaten Berau yang siap bersaing di level nasional.

Masuk dalam kalender event wisata daerah, Bekudung Betiung terus menunjukkan daya tariknya. Setiap tahun, festival ini mampu menghadirkan antusiasme tinggi masyarakat sekaligus menjadi ruang penting menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah modernisasi.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan festival ini bukan hanya soal seremoni budaya, tetapi bentuk nyata menjaga identitas asli Berau.

Baca Juga  Pengurus Dekranasda Periode 2025-2030 Dilantik, Bupati Pesankan Peran Aktif Pamerkan Produk Lokal ke Mata Dunia

“Bekudung Betiung adalah warisan para pendahulu yang harus terus kita jaga. Ini bukan hanya budaya, tetapi juga aset wisata otentik yang dimiliki Berau,” tegasnya saat membuka puncak festival, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, kekuatan utama Bekudung Betiung ada pada keaslian prosesi adat yang masih terjaga. Nilai inilah yang menjadi modal besar untuk memperkuat posisi Berau sebagai daerah dengan kekayaan wisata budaya yang unik.

Di tengah pesatnya perkembangan era digital, festival seperti Bekudung Betiung dinilai memiliki peran strategis dalam memperkenalkan wajah budaya Berau kepada publik yang lebih luas, sekaligus menarik minat wisatawan.

Baca Juga  Pangdam V/Brawijaya Tinjau Langsung Program Rutilahu wilayah Madiun

“Generasi muda harus ikut menjaga dan mengenal budaya ini. Justru di era digital seperti sekarang, budaya lokal punya peluang besar untuk semakin dikenal,” ujarnya.

Tak hanya berdampak pada pelestarian budaya, event ini juga dinilai mampu menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Aktivitas festival membuka ruang bagi pelaku UMKM, komunitas budaya, hingga sektor pariwisata untuk tumbuh bersama.

Dengan beragam rangkaian prosesi adat dan kegiatan budaya yang berlangsung selama sepekan, Bekudung Betiung dinilai memiliki potensi besar naik kelas menjadi event unggulan nasional.

Gamalis pun mendorong peningkatan pengelolaan event, strategi promosi, dan penguatan komunitas agar festival ini mampu menembus panggung nasional.

Baca Juga  Kapolsek Berbagi Sembako Terhadap Warga Campur  Sari yang sakit Sejak 2006

“Kita ingin Bekudung Betiung tidak hanya dikenal di Berau atau Kalimantan Timur, tetapi juga di tingkat nasional. Target kita, event ini bisa masuk kurasi event unggulan nasional,” jelasnya.

Pemkab Berau optimistis, dengan konsistensi pelaksanaan dan penguatan promosi, Bekudung Betiung berpeluang besar masuk dalam Karisma Event Nusantara sebagai salah satu event budaya unggulan Indonesia.

Jika terwujud, langkah ini akan semakin memperkuat posisi Berau sebagai destinasi wisata budaya yang autentik dan berdaya saing.(ADV)

Reporter: Akmal I Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait