Verifikasi Geopark Masuk Tahap Akhir, Berau Berpeluang Raih Status Geopark Nasional

Rabu, 8 Juli 2026 07:59 WITA
Kedatangan tim verifikator bersama observer disambut Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said

NEWSNUSANTARA,BERAU-Harapan Kabupaten Berau menjadi bagian dari kawasan Geopark Nasional Sangkulirang-Mangkalihat semakin terbuka.

Tim Verifikator Geopark Nasional mulai melakukan penilaian lapangan terhadap 15 geosite yang diusulkan sebagai syarat penetapan kawasan tersebut sebagai Geopark Nasional.

Kedatangan tim verifikator bersama observer disambut Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, di Rest Area Dumaring, Pondok Kerja LPHD Pangalima Jerrung, Kecamatan Batu Putih, Rabu (8/7/2026).

Muhammad Said menyampaikan, verifikasi lapangan menjadi tahapan paling menentukan setelah proses pengusulan yang telah berlangsung sejak 2019.

Selama kurun waktu tersebut, berbagai persyaratan telah dipenuhi, mulai dari inventarisasi keragaman geologi, penyusunan dokumen induk, penetapan warisan geologi hingga praasesmen oleh Kementerian PPN/Bappenas pada 2025.

Baca Juga  Berita Resmi: Ketua dan Tiga Wakil DPRD Kabupaten Malang Dilantik

“Verifikasi ini menjadi momentum penting bagi Berau. Kami berharap hasilnya sesuai harapan sehingga Geopark Sangkulirang-Mangkalihat dapat ditetapkan sebagai Geopark Nasional. Apabila masih ada yang perlu diperbaiki, kami siap menerima masukan sebagai bahan evaluasi,” ujarnya.

Sebanyak 15 geosite yang tersebar di wilayah Berau menjadi objek penilaian, di antaranya Goa Beloyot, Goa Tewet, Air Panas Pemapak, Danau Halo Tabung, Labuan Cermin hingga kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat.

Kawasan-kawasan tersebut dinilai memiliki nilai geologi, keanekaragaman hayati, serta kekayaan budaya yang menjadi modal pengembangan geowisata berkelanjutan.

Baca Juga  DPRD Dukung Penuh Pelaksanaan Car Free Day, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

Ketua Tim Verifikator Geopark Nasional, Prof. Mega Fatimah Rosana, menjelaskan verifikasi dilakukan untuk memastikan seluruh data dalam dokumen usulan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Tim melakukan penilaian terhadap kualitas warisan geologi, sistem pengelolaan kawasan, upaya konservasi, pemanfaatan geosite, hingga keterlibatan masyarakat dalam menjaga sekaligus mengembangkan kawasan geopark.

Menurutnya, status geopark tidak hanya ditentukan oleh keunikan bentang alam, tetapi juga komitmen daerah dalam menjaga kelestarian serta mendorong manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga  Bupati Ajak Masyarakat Jadi Pahlawan Millenial

“Semangat geopark adalah alam lestari, masyarakat sejahtera. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan kawasan secara berkelanjutan menjadi salah satu aspek utama dalam proses penilaian,” jelasnya.

Verifikasi yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026 ini menjadi tahapan akhir sebelum pemerintah pusat menetapkan status Geopark Nasional Sangkulirang-Mangkalihat.

Apabila seluruh aspek dinyatakan memenuhi syarat, kawasan tersebut akan menjadi salah satu geopark nasional baru di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Berau sebagai daerah tujuan konservasi, pendidikan, dan geowisata berkelas nasional.(*)

Reporter: Akmal I Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait