Anggota Asosiasi Gapensi Kecewa dan Enggan Menawar Proyek Pemerintah: Meminta Reformasi dan Peningkatan Transparansi

Rabu, 28 Juni 2023 05:29 WITA

BERAU,Kalimantan Timur,28 Juni 2023 – Seorang anggota yang aktif dalam Asosiasi Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) telah mengungkapkan rasa kecewa dan niatnya untuk tidak lagi berpartisipasi dalam penawaran proyek pemerintah. Keputusan ini diambil setelah perusahaan tempatnya bekerja mengalami beberapa kekalahan dalam upaya penawaran proyek.

Antok, yang merupakan salah satu anggota Gapensi yang merasa frustrasi, mengungkapkan bahwa perusahaannya sering kali kalah dalam penawaran proyek dan meragukan adanya campur tangan oknum mafia proyek. Menurut Antok, proyek-proyek yang dilelang diduga dimiliki oleh pihak-pihak terkait yang memanipulasi proses penawaran.

Baca Juga  Pemkab Berau Akui TPP Nakes Bukan Utang Daerah

“Dalam beberapa kesempatan, kami merasa bahwa oknum mafia proyek selalu terlibat dan mengganggu upaya penawaran kami seolah-olah proyek tersebut adalah milik mereka,” ungkap Antok dengan rasa frustrasi. “Kami telah berusaha melakukan introspeksi dan meningkatkan kualitas penawaran kami, namun tetap menghadapi kekalahan yang tidak adil.”

Keputusan Antok untuk tidak lagi menawar proyek pemerintah memiliki dampak yang signifikan bagi perusahaan tempatnya bekerja, dan kemungkinan besar akan menghadapi risiko pengangguran jika tidak mendapatkan proyek baru. Selain menjadi masalah individu bagi Antok, situasi ini juga berpotensi memberikan dampak negatif pada industri konstruksi secara keseluruhan.

Baca Juga  Ketua DPRD Berau: Evaluasi Diperlukan untuk Maksimalkan Serapan APBD dan Atasi Silpa

Dalam merespons kekecewaan dan niat Antok, humas Gapensi menyampaikan keprihatinannya. Ia mengungkapkan bahwa Gapensi akan mengadakan pertemuan internal untuk mendiskusikan masalah ini dan mencari solusi yang tepat agar anggota Gapensi tetap dapat aktif dalam menawar proyek pemerintah.

“Kami memahami rasa kecewa dan perasaan tidak adil yang dirasakan Antok. Gapensi akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengatasi dugaan oknum mafia proyek dan memastikan keadilan dalam proses penawaran proyek pemerintah,” ujar juru bicara Gapensi.

Baca Juga  Meningkatnya Keberadaan Organisasi Kemasyarakatan dan Paguyuban Adat Budaya di Kabupaten Berau

Keadaan ini menegaskan perlunya reformasi dan peningkatan transparansi dalam proses penawaran proyek pemerintah. Gapensi dan pihak-pihak terkait harus bekerja sama untuk memastikan bahwa semua perusahaan konstruksi memiliki kesempatan yang adil dalam mendapatkan proyek pemerintah. Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan perkembangan berkelanjutan bagi industri konstruksi.(Ilh)

Editor:Edy

 

Bagikan:
Berita Terkait