BMKG Beri Peringatan Cuaca Ekstrem di Berau, DPRD Minta Imbauan Disampaikan Hingga ke Wilayah Pesisir

Jumat, 24 Oktober 2025 10:52 WITA
FOTO: Saga Ketua Komisi III DRPD Berau

NEWSNUSANTARA,BERAU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Berau mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Bumi Batiwakkal.

Pada Jumat (24/10/2025), hujan dengan intensitas tinggi terpantau mengguyur beberapa kawasan di Berau. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak seperti banjir, genangan air, jalan licin, angin kencang, hingga tanah longsor di beberapa daerah.

Baca Juga  Pemkab Berau Dukung Pembangunan Hijau di Bumi Batiwakkal
FOTO: Saga Ketua Komisi II DRPD Berau

“Kami mengimbau masyarakat serta para pemangku kepentingan untuk tetap berhati-hati terhadap kondisi hujan lebat dan angin kencang yang masih terjadi. Waspadai juga potensi dampak lanjutannya, seperti pohon tumbang, banjir, dan longsor,” ujar Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi.

Merespons peringatan tersebut, Anggota Komisi II DPRD Berau, Saga, menekankan pentingnya penyebaran informasi secara menyeluruh. Ia meminta agar imbauan dan peringatan cuaca ekstrem tidak hanya disampaikan melalui media massa atau media sosial, tetapi juga disebarluaskan hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, dan kampung, terutama di wilayah pesisir.

Baca Juga  Ansor dan Banser Gelar Wayang Kebangsaan

“Informasinya ada peningkatan tinggi gelombang air laut juga. Jadi penting sekali untuk masyarakat pesisir bisa tahu informasi tersebut,” ucap Saga.

Menurutnya, tidak semua masyarakat aktif memantau media massa maupun media sosial. Karena itu, distribusi informasi secara langsung di lapangan sangat diperlukan, mengingat peringatan tersebut menyangkut keselamatan masyarakat.

Baca Juga  DPRD Berau Agendakan RDP dengan PT BAA Lagi

Saga juga mengingatkan agar warga tetap waspada dan menjaga diri menghadapi kondisi cuaca yang berubah-ubah belakangan ini.

“Cuaca sekarang sulit diprediksi. Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar rumah atau di wilayah yang rawan bencana,” pungkasnya.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait