Bupati Resmikan UPT Puskesmas Teluk Bayur dan Tubaan

Jumat, 2 Juli 2021 03:54 WITA

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas meresmikan UPT Puskesmas Teluk Bayur dan Puskesmas Tubaan Kecamatan Tabalar, Jumat (2/12) di Teluk Bayur. Peresmian ditandai dengan penguntingan pita dan pembukaan papan nama puskesmas serta penandatanganan prasasti gedung.

Peresmian ini juga dirangkai dengan penyerahan kartu Indonesia sehat (JKN-KIS), pelayanan KB gratis dalam rangka Harganas dan pelayanan vaksin covid-19 serta penanam pohon secara simbolis.

Baca Juga  Satbrimob Polda Kaltim Laksanakan Peringatan Isra Mi`raj di Masjid As Salam Stal Kuda

UPT Puskesmas ini dibangun untuk mendukung pelayanan kesehatan di Kecamatan Teluk Bayur dan Kampung Tubaan. Menggunakan anggaran Dana Alokasi Khsusus (DAK) senilai Rp 5,3 miliar untuk Puskesmas Teluk Bayur dan Rp 5,6 miliar untuk Puskesmas Tubaan.

Pembangunan gedung ini sendiri telah diselesaikan sejak tahun 2020 lalu, bersamaan dengan UPT Puskesmas Tanjung Batu.

UPT Puskesmas Teluk Bayur memiliki fasilitas kesehatan yang cukup lengkap, diantaranya rawat inap, UGD, persalinan, poliklinik rawat jalan. Sementara untuk instalasi pengelolaan limbah cair masih dalam tahap lelang kegiatan.

Baca Juga  Bupati Berau Harap Pemprov Bantu Atasi Persoalan Tapal Batas yang Berdampak ke Fasilitas Pendidikan

Bupati Sri Juniarsih mengatakan, UPT Puskesmas Teluk Bayur dan Tubaan ini merupakan bentuk pelayanan maksimal kepada masyarakat. Ia pun mengharapkan dengan peningkatan fasilitas kesehatan ini dapat memberikan pelayanan kesehatan secara cepat kepada masyarakat. “Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang kontribusi dalam berdirinya puskesmas ini. Mari masyarakat manfaatkan fasilitas ini dengan sebaiknya,” katanya.

Baca Juga  Tinjau Lomba Puncak Rasul dan Ancur Paddas, Sri Juniarsih Pesan Lestarikan Kuliner khas Berau

Ditegaskan bahwa dengan berdirinya puskesmas ini menjadi langkah kemajuan keberhasilan pembangunan kesehatan di Bumi Batiwakkak. “Ini menjadi indikator pencapaian derajat kesehatan di daerah. Jangan ada lagi keterlambatan pelayanan kesehatan. Dahulukan pelayanan kesehatan, urusan administrasi bisa belakangan,” tegas bupati.

Bagikan:
Berita Terkait